Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Bukan Wanita Cacat

Aku Bukan Wanita Cacat

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Kontras Takdir / Kebangkitan pecundang / Karir / Dendam Kesumat / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:45.4k
Nilai: 5
Nama Author: Maciba

Bagai tersambar petir, Edrea mendapati suaminya sedang bercinta dengan wanita lain, dalam rumah, di atas ranjang milik Edrea.

Hati Edrea bertambah sakit, sebab wanita itu kerap membully dan menghina Edrea, karena kecacatan fisik. Kakinya tidak bisa berdiri sempurna, memiliki luka parut di wajah, leher, tangan serta kaki. Belum lagi penggunaan kaca mata tebal dan tubuhnya berisi, semakin menjadikan penampilan tidak sempurna.

Sejak mengetahui perselingkuhan sang suami. Edrea bersumpah membalaskan rasa sakitnya. Hingga suatu hari Edrea berubah, bukan lagi wanita culun dan cacat, dia tidak bisa direndahkan, bahkan semua orang berbalik memujanya.

Bagaimana cara Edrea membalaskan dendam yang terlanjur mendarah daging? Simak kisahnya hanya di Novel Aku Bukan Wanita Cacat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maciba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 Berbalik Arah

Madrid – Spanyol

Seorang pria tampan baru saja menyelesaikan tugas utamanya. Meninjau lokasi peternakan sapi dan domba serta perkebunan milik keluarga Torres di Kota Sevilla. Eberardo Mikhael Torres didampingi Frederick dan Alonso, dalam perjalanan menuju Torres Inc.

“Tuan?” panggil Frederick sedikit gemetaran memegang setir mobil, lalu melirik seniornya di samping kursi kemudi.

Frederick terkejut mendapati kabar dari mata-mata di Kota Jakarta. Mereka melaporkan setiap pegerakan Edrea, namun baru hari ini asisten tinggi menjulang serta tampan rupawan mampu buka suara.

“Hem? Katakan!”

“Tuan, wanita anda, maksud saya calon istri …” Frederick tidak sanggup mengatakannya apalagi menunjukkan video Rea yang dilempari telur serta air kotor.

BUGH

Eberardo menendang jok mobil, menghembuskan napas kasar. “Katakan dengan benar. Apa yang terjadi dengan Rea ku? Dia memiliki pria lain kah? Tunangan atau pria tulang lunak itu mendekatinya lagi?”

“Lebih parah dari itu Tuan.” Nampaknya Frederick salah perhitungan. Seketika mobil terhenti karena Eberardo menyembulkan kepala tepat di samping asistennya.

“Apa? Dia menikah lagi? Dengan siapa? Beraninya pria itu.” Geram Eberardo mengalungkan lengan ke leher Frederick.

“Tu-tuan bukan! Tapi Nona Rea dituduh merebut kekasih orang lain. Selain itu para haters ramai menghujat bahwa Nona Rea melakukan operasi plastik.” Terang Frederick menyerahkan iPad.

“Silakan Tuan lihat.”

“Bilang dari tadi bukan terlalu banyak jeda. Mana sini!” Eberardo menyambar benda pipih nan lebar. Menyimak video secara seksama. Mengeram marah, kedua tangannya mengepal kuat, seandainya terlihat pasti kepalanya sudah berasap.

“Siapa yang melakukan ini Frederick? Beraninya dia mengusik masa depanku. Hukum pelakunya!” perintah pria yang selalu sial dalam masalah hati itu.

“Baik Tuan, saat ini dalam tahap interogasi. Utusan kami baru menangkap seseorang yang diduga menjadi penggerak dan pengamat di lapangan.” Tukas Frederick, semua disampaikan tak ada yang ditutupi.

“Kalau pelakunya Marvin. Culik dia bawa ke gudang. Ku hajar pecundang itu.” Bengis Eberardo yang dikenal memiliki kemampuan bela diri, serta anak nakal semasa sekolah. Pernah mematahkan tulang hidung, rahang serta lengan siapa saja yang mengganggu dan merebut miliknya.

 

**

Jakarta

Dua hari berselang, haters masih datang berkerumun di lokasi syuting. Mereka tidak tahu jika hari ini proses syuting ditiadakan. Rea pun leluasa melakukan aktifitasnya.

Rea dan Anyelir mengunjungi salah satu agensi tempatnya bernaung, sederet rencana telah disusun dalam dua hari ini, menunggu eksekusi sempurna.

“Re kamu siap, kurang dari lima menit kita sampai.” Anyelir melirik jam di pergelangan tangan.

“Siap, kamu tenang saja. Dia berani menyentuhku, kenapa aku tidak bisa menyerang balik? Ini akibat dari keserakahannya An.” Tukas Rea memandangi kerumunan wartawan di depan gedung.

Rea turun dari mobil, berdiri tegak di dampingi pengacara serta Anyelir selaku managernya. Puluhan wartawan pun mulai meliput dan berlomba mendapat gambar sempurna.

Tiba saatnya konferensi pers, Rea mengungkap kenyataan sebenarnya, lalu video dalam flashdisk yang merekam aksi perselingkuhan Marvin dan Tsania terkuak.

Kini rekaman itu bisa dilihat oleh publik, tentu saja Rea telah mengedit dan membuang bagian yang tidak perlu menjadi santapan umum.

‘Jadi selama ini Marvin Curry suami anda? Kapan kalian menikah?’

‘Tsania tega sekali merebut suami orang. Dulu anda sangat tidak berdaya melawan mereka, sekarang anda berniat balas dendam?’

Beragam pertanyaan wartawan tidak bisa Rea jawab satu persatu. “Saya dan Marvin menikah dua tahun yang lalu. Itu semua karena kecelakaan, membuat kaki saya cacat. Hingga Marin datang menolong.”

“Tentu saja Marvin menikahi saya karena tanggung jawab dan kasihan. Karena dia pelaku utama dari tragedy dua tahun yang lalu.”

‘Marvin yang menjadi idola para wanita tidak sebaik citra yang disebarnya selama ini, rupanya ia menyimpan kebusukan.’

“Sampai akhirnya saya memergoki keduanya di rumah kami. Tapi saya beruntung, mengetahui hal itu, Saya merasa buruk rupa dan tidak layak bersanding dengan seorang aktor terkenal seperti Marvin.” Imbuh Rea tetap tegar menyampaikan kenangan pahitnya.

Kilat dari kamera pun sangat mengganggu. Para awak media saling bicara satu sama lain, bukti yang mereka lihat nyata.

Di tempat lain

Tsania bersama Marvin tengah bersitegang, sebab Marvin jarang memberi perhatian dan sentuhan untuknya.

Layar televisi yang sejak tadi menyala kini menampilkan wajah cantik Rea. Infotainment segera melakukan siaran langsung, tidak ingin melewatkan berita hangat yang akan menambah rating programnya.

“Ya, saya memutuskan berpisah dari Marvin. Mungkin dia lebih membutuhkannya.” Ujar Rea dalam layar datar berukuran 40 inchi.

Tsania menganga, tidak pernah menyangka, langkahnya menjatuhkan Rea menjadi boomerang bagi dirinya. “Berani sekali dia menyebut namaku? Awas kau Rea.”

Tubuh wanita itu limbung, kehilangan daya gravitasi, Tsania pun ambruk di atas lantai.

Terlalu syok mendapati kenyataan yang ada. Kini nama baiknya sebagai artis sekaligus model terkenal sudah hancur. Terjatuh dari ketinggian belasan ribu kaki.

Karena tidak sadarkan diri selama beberapa jam, terpaksa Tsania di larikan ke rumah sakit. Mendapat penanganan dari tenaga medis yang muak menatapnya.

Ditemani Marvin, wanita ini pun siuman. Menangis sesenggukan.

“Aku takut Marvin. Aku tidak punya uang lagi. Karirku hancur karena wanita itu, teganya dia melakukan ini.” Rengek Tsania.

“Semua ini salah kamu. Namaku terseret. Seandainya kamu tetap diam jangan mengutamakan ego karena cemburu pasti kita tidak menjadi incaran masa.” Marvin mendorong tubuh Tsania agar menjauh.

“Hah, ma-masa apanya?”

“Kamu lihat di bawah sana. Wartawan menunggu. Kamu terlalu bodoh Tsania.” Hardik Marvin meninggalkan kekasihnya sendirian di rumah sakit.

Hari pun terus berganti. Bola panas yang sebelumnya menyerang Rea kini memutar arah. Tsania menjadi sasaran empuk, pemberitaan pun belum reda. Baik di televisi atau sosial media, bahkan semua kompak memberi simpati serta permohonan maaf kepada Rea.

Hastag ‘Maafkan kami Edrea’ menjadi tranding topik di beberapa aplikasi.

Semua orang berbalik memusuhi Tsania, cibiran dan hujatan pun merusak mental. Hingga Tsania tidak berani keluar dari rumah, karena sekumpulan ibu-ibu yang geram atas tingkah Tsania, mengecam sikapnya.

“Bagaimana ini Marvin? Apa yang harus aku lakukan?” putus asa dan tidak bisa berpikir, tumpuan Tsania kini hanya Marvin. Sebab kekasihnya yang lain, memutuskan hubungan mereka setelah mengetahui kabar buruk Tsania.

‘Keluar kamu dasar wanita tidak tahu diri.’

‘Mana ada maling mau mengaku.’

‘Percuma wajah cantik tetapi attitude buruk.’

‘Jaga suami kalian.’

Para ibu muda beraksi tepat di depan pagar rumah Marvin. Membawa poster penolakan kegiatan Tsania di dunia hiburan. Cap sebagai pelakor melekat di depan nama Tsania.

Kehilangan Job syuting serta model iklan menjadi pukulan berat bagi Tsania. Bukan hanya namanya di dunia hiburan hancur, tetapi semua teman menghilang, media menggunjing Tsania sebagai wanita murahan.

Tidak ada yang mau berteman dengan Tsania, mereka takut terseret pusara kasus yang menyimpan mantan artis papan atas ini.

“Aku tidak mau tahu, kamu keluar dari rumah ini! Sekarang juga.” Marvin merasa masih bisa menyelamatkan harga diri, asalkan ia menunjukkan penyesalan dan menjauh dari Tsania.

“Jangan Marvin. Kamu tahu kan aku cinta sama kamu, jangan mengusir aku. Aku … aku rela melakukan apapun, tapi tolong jangan tinggalkan aku.” Mengiba, merendahkan diri di kedua kaki kekasihnya.

“Baik. Aku bantu. Tapi kamu harus membantuku, aku ingin menikah lagi dengan Rea. Bila perlu buat publik jenuh padanya, saat itu terjadi, aku bisa masuk sebagai pahlawan. Menggunakan kekuatan skandal.” Seringai licik Marvin.

Mereka melakukan hal gila demi meraih kesuksesan, saling bekerjasama untuk menjatuhkan Edrea. Demi kehidupan gemerlap dunia.

“Tolong aku Marvin. Aku mau memalsukan identitas data diri. Bersembunyi di balik identitas palsu, aku ingin karirku kembali.”

“Ok artinya kamu setuju dengan kesepakatan ini? Kita putus. Aku hanya mencintai Rea, bukan kamu. Uang aku transfer ke rekening, silakan kamu gunakan sebaik-baiknya.” Marvin pun melenggang pergi dari hadapan Tsania.

Berat hati Tsania menyetujui demi mencapai tujuannya. Berharap setelah Rea jatuh dan tidak bisa bangkit, Tsania akan menggantikan posisinya.

TBC

***

ditunggu dukungannya kakak 😉🙏

1
Priskha
walah kok critanya nggantung gini ndak seru....
nacl di Goodnovel: halo Kak
maaf ya
total 1 replies
Priskha
ini crita papanya Edgardo Rafel Torres yg nikah sm bu gurunya itu ya thor???
nacl di Goodnovel: halo Kak
bukan kak
ini adiknya Edgardo
total 1 replies
Priskha
jgn melihat org dr cover dpn nya, skrg menyesal kan...mkn tuch Tsania
Marcella Lantang
koq selesainya bgn aza ???
Marcella Lantang
Mantap Rea...ambil alih perusahaan dan tunjukan kemampuan km
Marcella Lantang
pintar..bukan hanya cantiq tp Rea jg smart..
Marcella Lantang
ich tidak tau malu bingits sih laki2 ini
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘ok
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
Daniela Whu
seorang aktor kok rumah di jaga oleh preman 🤔bukanx pengawal
Defi
Marvin kenapa harus marah 😜
Fadil Fadil
mantapp rea👍👍👍
Day
mantap Re
Eva Pramita
selamat idul adha... minal aizhin wal faizhin
nacl di Goodnovel: moho maaf lahir dan batin 🙏
total 1 replies
Day
mantul Rea
nacl di Goodnovel: iya dong
total 1 replies
Eva Pramita
ok.. perempuan yang cerdik..
good RE
nacl di Goodnovel: terima kasih 🙏
total 1 replies
Uthie
Cerita yg bagus temanya.. dan awal cerita yg menarik 👍. hingga berlanjut terus untuk bisa menanti kan lagi kelanjutan ceritanya 👍👍👍🤗

rekomen cerita favorit saya ❤️
nacl di Goodnovel: makasih banyak 😘
total 1 replies
Uthie
Wahh.. ternyata sampai di masa tunggu saya 😂😂😂👍

ditunggu kembali kelanjutan ceritanya 👍
akan jadi cerita favorit saya ini 👍🤗🤗🤗
nacl di Goodnovel: makasih kak 🙏😘
total 1 replies
Uthie
mang enak 😜
nacl di Goodnovel: ga enak kak 😪
total 1 replies
Uthie
Banyakin lagi niii part soal hal yg bikin malu 2 manusia busuk itu 👍👍😂😂
nacl di Goodnovel: siap kakak
makasih dukungannya 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!