Indonesia
NovelToon NovelToon
Batas Obsesi Cegil

Batas Obsesi Cegil

Status: tamat
Genre:Obsesi / Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:54.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Livy adalah definisi nyata dari "cegil". Selama dua tahun di SMA Wijaya, dia melakukan segala cara ekstrem untuk memenangkan hati Galang, kapten tim basket yang sedingin es. Livy menempel padanya bak perangko, membuatkan bekal setiap hari, hingga melabrak siapa saja yang mendekati Galang. Namun, Galang selalu merespons dengan tatapan sinis serta perkataan yang menyakitkan.

Puncaknya terjadi di hari ulang tahun Galang yang ke-17. Hadiah rajutan tangan Livy dibuang ke tempat sampah di depan umum. Malam itu, Livy sadar dia telah kehilangan harga dirinya. Dia memutuskan untuk berhenti mengejar Galang secara total.

Galang menyadari dia merindukan kehadiran Livy, semuanya sudah terlambat ketika teman masa kecilnya Livy datang ke sekolah sebagai murid pindahan. Livy sudah menutup hati pada Galang, dari situ giliran Galang yang harus menurunkan harga dirinya, mengejar Livy yang telanjur menjauh.

Sebuah pertanyaan, apakah Galang mampu merebut hati Livy?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tawa Canda Yang Asing 15.

Koridor latai dua SMA Wijaya selalu bising menjelang bel pulang sekolah. Masih di hari yang sama, mulai dari pagi loker Galang masih tetap kosong melompong, Di kelas, Livy yang tiba-tiba pindah tempat duduk. Dan sekarang justru mendadak satu siluet di dekat mading.

Seketika netra Galang menatap Livy berada disana. Sebuah tawa yang terdengar lepas di kedua telinganya, sangatlah renyah lepas tanpa beban.

Hingga Galang menyadari mata Livy menyipit bak bulan sabit saat tertawa. Dan yang membuat hati Galang mendadak ada sesuatu yang sakit, Livy sedang tertawa bersama Hanafi, ketua osis yang sangat perfect disekolah ini. Yang merupakan musuh Galang dalam lingkaran aset sekolah.

Galang terpaku ditempatnya berdiri, Kakinya terasa seberat timbal.

Selama hampir dua tahun Livy mengemis perhatiannya, Galang hanya akrab dengan ekspresi-ekspresi ekstrem dari gadis itu.

Livy yang menatapnya dengan binar obsesif yang menakutkan. Livy yang histeris saat Galang kedapatan membalas chat cewek lain. Atau Livy yang menangis dengan napas tersengal-sengal, memohon seolah Galang adalah satu-satunya oksigen yang tersisa di bumi.

Galang belum pernah melihat Livy tertawa sewajar itu bersamanya. Tidak pernah sekalipun.

Di depan Galang yang mulai menyadari dirinya selalu galak dan defensif, Tawa Livy selalu tegang, seperti seorang berjalan diatas tali.

Takut salah langkah lalu kehilangan segalanya, tapi hal itu justru benar-benar terwujud.

Di depan orang-orang yang bahkan bukan bagian dari lingkaran pertenanan nya, Livy terlihat hidup yang seolah-olah membuktikan ini loh livy yang normal.

"Lang, ayo buruan, keburu telat ke tempat latihan" Rian menegur sebuah tepukan di bahunya.

Galang terdiam, matanya masib terkunci ke sosok Livy yang masih tertawa 'bulan sabit'

Jika dilihat lamat-lamat, Livy orangnya cantik. Wajah yang terlihat glowing, bibir yang tipis, serta mempunyai hidung mungil yang mancung.

Dengan kebodohan hidupnya, Galang menyadari kalau Livy tidak seburuk yang ia kira. Tidak segila yang dibayangkan, Dia bisa bersikap normal nan anggun seperti siswi lain pada umumnya.

"Kamu duluan saja, saya mau ada urusan" Galang meninggalkan Rian, praktis membuat Rian langsung melongo dengan mulut terbuka.

Bukan karena ditinggal oleh Galang, tapi saat mata Rian masih menatap punggung Galang yang mencoba mendekati Livy dengan si ketos sekolah ini.

Sementara di POV Galang, Pria itu berdehem memberi kode pada Livy untuk bertindak gila seperti biasa.

Namun apa yang terjadi di detik berikutnya? Yap, betul sekali. Livy langsung kehilangan senyum mata yang indah itu.

"Han, kalau gitu saya pulang dulu ya. Kayaknya mau mendung deh, makasih ya es good day nya, kamu baik banget" Kata Livy sembari senyum pada Hanafi.

"Iya sudah, hati-hati dijalan ya"

Livy mengangguk, tanpa menoleh sedikitpun ke arah Galang, gadis itu berjalan menatap lurus ke arah depan. Menuju ke sepeda motornya di tempat parkir pertengahan gerbang pertama dan gerbang utama.

Sementara itu Hanafi tebar senyum pada Galang yang wajahnya ketara sekali betenya. Hanafi pun pergi meninggalkan Galang menuju ke ruang osis nya.

Sementara Galang terdiam, membeku, dan mematung. Sebuah realita yang kembali mencuar diluar akal pemikirannya.

Galang berlari menyusul Livy di parkiran sekolah, sayangnya, dia hanya bisa melihat siluet kecil punggung Livy yang sudah menjauh di belokan jalan raya.

Setengah jam kemudian..

Latihan basket Galang kali ini carut marut, gak fokus sama sekali, sampai guru pembina itu heran melihat kapten tim basket andalannya.

"Hari ini kamu kenapa lang? Kok enggak biasa nya" Sapa Pak Waluyo. Guru pembina.

Galang menyunggingkan senyum semangat, beri tanda bahwa ia baik-baik saja. Langsung bangkit untuk latihan basket seperti biasanya.

Tepat saat Galang ingin pulang dari latihan, Kiara datang membawakan minuman ion isotonik untuk galang. Galang melirik sedikit pada Kiara, ia meraih botol minuman tersebut. Melangkah sebentar melewati tong sampah dan lekas membuang nya.

"Iiiih napa dibuang?" Kiara cemberut.

"Saya lebih suka minum air putih, tolong jangan ngasih saya minuman yang manis-manis" Jawab Galang dengan tatapan dingin. Kemudian ia melanjutkan langkah kaki, meninggalkan Kiara yang lagi mengepalkan tangannya erat-erat.

Langkah kaki Galang menuju ke konter hp depan gerbang untuk membeli kartu seluler, sekaligus membeli lima kartu untuk antisipasi.

Sesekali Galang melihat layar hp yang berada di kolom pesan whatsaap dari kontak benama Olivia. Yang sebelumnya sempat Galang kasih nama kontak bernama Hama.

Kolom pesan dari kontak Olivia itu Galang terus menerus memberi pesan untuk bertanya : "kenapa" Livy mendadak menghindar.

Tidak hanya sekali Galang ngirim pesan, bahkan sampai terus dan meneror Livy lewat pesan karena tidak dibalas satupun oleh Livy.

Yang akhirnya berakhir naas, nomor Galang di blokir.

Sama halnya seperti Livy zaman jadi cegil yang pernah ngirim pesan ke Galang sampai hp Galang mendadak panas, Galang blokir malah Livy ganti nomor baru.

......................

...****************...

To be continue,

1
Syifa Azhar
Karin siapa nih?? kok tiba-tiba muncul nama beda typo kah😂
kadang temen nya livy juga sering ganti nama dari fanya jadi lazma😂😂
Rofiwan: karin tokoh sampingan baru yang muncul sesaat kak, circle livy ada 3 kak. Fanya, Lazma dengan Mayang.
total 1 replies
memei
saya saya kurang enak bgt di bacanya
memei
kata saya saya saya ,gak enak banget di bacanya
Rofiwan: iya maaf kak, kalau kurang enak dibaca🙏 di bab pertengahan cerita sudah jadi bahan evaluasi dan panggilan saya kamu udah diganti.
total 1 replies
memei
sebenarnya pasti banyak cowok yg iri PNGN jadi Galang yg di cintai cewek secara ugal ugalan
𝐈'𝐦𝐄𝐥𝐥𝐢𝐞𝐍𝐨𝐭𝐋𝐢𝐞🔮
HO OH! kek begituu jadi cewekk, laki-laki nggak cuma dia piwisss
𝐈'𝐦𝐄𝐥𝐥𝐢𝐞𝐍𝐨𝐭𝐋𝐢𝐞🔮
Ulalala....
𝐈'𝐦𝐄𝐥𝐥𝐢𝐞𝐍𝐨𝐭𝐋𝐢𝐞🔮
Ya jujurr aja, kalau gue jadi Galang juga gue risih bjirr.
Syifa Azhar
sering typo kadang kelas XII kadang kelas 9🙄
Rofiwan: aku nulisnya tengah malam kak🤣
total 1 replies
Syifa Azhar
kalau sudah tiada baru terasa 💃💃
Syifa Azhar
ini kan yang kamu harapkan terus kenapa harus merasa aneh Galang?
Syifa Azhar
good jadi wanita kudu harga diri👍👍👍
Syifa Azhar
nah gitu dong,👍👍
berdirilah dimana kamu dihargai💪
Syifa Azhar
jika tidak di harapkan jangan datang💪
Syifa Azhar
jangan jatuhkan harga dirimu sedemikian rupa Ivy,cinta boleh bodoh jangan😂
Syifa Azhar
peduli boleh tapi gak gitu juga vy🙄
Syifa Azhar
gimana Galang gak ilfil sama kamu Ivy,kalau sikapmu seperti emang bener Galang bilang kamu cewek psikopat 😬
Syifa Azhar
siapa lagi Rangga???salah nama apa ceritain pemeran baru?
Syifa Azhar
susah memang kalau berurusah sama orang yang sudah kategori "obsesi jiwa"😂
Syifa Azhar
ceritanya menarik,cuma terlalu formal untuk bahasa sehari-hari dilingkungan sekolah, kata-kata saya bisa di ubah aku,kamu mungkin biar lebih enak cerita nya 😂
Rofiwan: iya kak, aku akui emang formal dan kaku banget, tapi bab bab kesananya udah ku ubah kok. yang bab-bab awal pondasi cerita aku memang memilih ga revisi bab nya😄
total 1 replies
Syifa Azhar
jiwa muda yang masih penuh tantangan,dimana ego dan gengsi saling beradu😂
coba kita lihat seberapa keras perjuanganmu Ivy sampai kamu menyadari arti perjuangan mu benarkan cinta atau hanya sekedar obsesi🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!