Indonesia
NovelToon NovelToon
Terlalu Tinggi Untuk Kamu Gapai

Terlalu Tinggi Untuk Kamu Gapai

Status: tamat
Genre:CEO / Balas Dendam / Cintapertama / Tamat
Popularitas:963
Nilai: 5
Nama Author: Kacang atoom

Seorang pelayan yang dihina dan dikhianati bangkit sebagai CEO konglomerat misterius demi membalas dendam, namun takdir penyesalan dan pengorbanan mengubah rasa benci tersebut menjadi perjuangan cinta sejati yang mendewasakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kacang atoom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Jebakan di Hotel

​Malam yang seharusnya menjadi perayaan kemenangan bagi Adhitama Group di Hotel Grand Hyatt mendadak bergeser menjadi arena persaingan gelap yang penuh intrik. Di salah satu sudut lorong privat yang minim pencahayaan, dekat dengan area reservasi VIP, udara terasa begitu pekat dan menekan.

Siska, yang baru saja melarikan diri dari riuk-pikuk ballroom dengan mata sembab dan napas terengah-engah, tiba-tiba ditarik paksa ke dalam bayang-bayang pintu darurat.

​"Siska! Diam dan dengarkan aku kalau kamu tidak mau keluarga kita hancur malam ini juga!" sebuah bisikan kasar dan penuh keputusasaan menghantam telinganya.

​Siska terperanjat, matanya membelalak lebar saat mengenali sosok di depannya. Danang. Pria itu tampak sangat berantakan; jas mewahnya kusut, tatanan rambutnya acak-acakan, dan matanya memancarkan kegilaan orang yang berada di ujung tanduk. Bayangan kekalahan finansial dari Gozali Capital dan kehancuran reputasinya telah merusak seluruh akal sehat pria itu.

​"D-Danang?! Kenapa kamu bisa ada di sini?!" bisik Siska ketakutan, berusaha melepaskan cengkeraman tangan Danang yang mencengkeram bahunya dengan sangat kuat hingga terasa menyakitkan.

"Lepaskan aku! Kamu sudah gila!"

​"Ya, aku gila! Dan ini semua gara-gara si gembel Rendy itu!" bentak Danang dengan suara tertahan namun sarat akan kebencian yang membara. Pria itu merogoh saku dalam jasnya dan mengeluarkan sebuah botol kaca kecil berisi cairan bening yang tak berbau.

"Lihat ini, Sis. Ini adalah tiket satu-satunya untuk mengembalikan semua harta, posisi, dan harga diri kita yang direbut oleh si bangsat itu!"

​Siska menatap botol kaca itu dengan tubuh gemetar hebat. "A-Apa itu, Danang...?"

​"Ini obat tidur dosis tinggi," jawab Danang dengan senyum miring yang sangat mengerikan.

"Tugasmu sangat mudah. Kamu masih punya akses sebagai asisten pribadinya malam ini, kan? Masukkan cairan ini ke dalam gelas whisky yang akan disajikan ke meja VIP Rendy. Begitu dia pingsan di kamar hotel yang sudah aku sewa, wartawan akan masuk dan mengambil foto kalian berdua dalam keadaan tertangkap basah!"

​Napas Siska tertahan, dadanya naik turun oleh rasa horor yang membekukan darahnya.

"Skandal media...? Kamu... kamu mau aku menjebak Rendy dengan skandal tuduhan pelecehan?!"

​"Tepat sekali!" Danang mencengkeram kedua rahang Siska, memaksanya menatap lurus ke dalam matanya yang liar. "Begitu foto-foto skandal itu tersebar esok pagi, saham Adhitama Group akan anjlok drastis! Kakek Adhitama pasti akan menendang Rendy dari kursi CEO untuk menyelamatkan nama baik keluarga, dan kita bisa memeras mereka ratusan miliar untuk menutup semua utang kita!"

​"Nggak! Aku nggak mau!" jerit Siska pelan, menggelengkan kepalanya histeris. "Aku tidak akan pernah melakukan perbuatan haram dan jahat ini pada Rendy!"

​PLAK!

​Sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus Siska, membuat wanita itu tersungkur ke lantai marmer yang dingin dengan sudut bibir yang mengeluarkan darah.

​"Jangan sok suci, Siska!" ancam Danang seraya berlutut dan mencengkeram rambut Siska dengan kejam.

"Ingat, jika rencana ini gagal dan aku hancur, aku akan membongkar seluruh manipulasi keuangan ayahmu ke publik malam ini juga! Ayahmu yang jantungan itu akan langsung masuk penjara dan mati di sana! Kalau kamu masih mau pertunangan kita berlanjut, kalau kamu masih mau menjadi nyonya besar dan menyelamatkan ayahmu... lakukan ini sekarang!"

​Danang memaksa jemari Siska yang terbalut perban untuk menggenggam botol kaca dingin itu. Pilihan yang diberikan Danang bagaikan jurang kematian di kedua sisinya: menghancurkan pria yang pernah sangat tulus mencintainya, atau menyaksikan ayahnya membusuk di dalam penjara.

​Dengan langkah yang menyeret dan lutut yang lemas bagaikan tanpa tulang, Siska melangkah kembali menuju area pelayanan VIP. Seluruh tubuhnya menggigil hebat. Air mata ketakutan menetes tanpa henti, membasahi pipinya yang memar akibat pukulan Danang. Di atas nampan perak yang ia bawa, berdiri segelas whisky amber murni.

​Saat berada di balik tirai pembatas yang sepi, dengan tangan gemetar yang tak sanggup ia kendalikan, Siska membuka tutup botol kaca itu dan meneteskan cairan bening bernoda kejahatan tersebut ke dalam minuman Rendy. Cairan itu larut tanpa jejak, meninggalkan potensi kehancuran yang mengerikan di dalamnya.

​Siska menarik napas panjang yang terasa menyiksa dada, memoles wajahnya yang pucat pasi, lalu melangkah keluar dari balik tirai. Ia berjalan pelan menuju meja utama VIP di tengah ballroom, di mana Rendy Adhitama sedang duduk berdampingan dengan Clara Vaneisha di bawah sorotan lampu kristal yang berkilauan.

Setiap pijakan kaki Siska terasa begitu berat, seolah ia sedang mengantar racun takdir ke hadapan sang penguasa Adhitama.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!