Indonesia
NovelToon NovelToon
Bukan Benci Tapi Cinta

Bukan Benci Tapi Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Misteri / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:49.8k
Nilai: 5
Nama Author: Permata Queen

Kisah ini terjadi saat di bangku perkuliahan berlangsung, terdapat gadis cantik nan rupawan bernama Ila. Ia lahir di keluarga sederhana dan memiliki adik laki laki. Keluarga mereka hidup bahagia meskipun dengan kondisi yang pas-pasan.
Cerita ini dimulai, dia yang direbutkan oleh beberapa lelaki membuat terbentuknya cinta segitiga di antara mereka dan juga terjadi konflik perpecahan antar sahabat pun terjadi.

Kehidupan di masa lalu selalu menghantui Ila, adanya konflik masa lalu membuat kehidupan Ila menjadi penuh masalah. Mira sahabat yang ia percaya mengkhianatinya dan keluarga Angga yang juga merupakan sahabat Ila adalah penyebab kecelakaan yang membuat Ayah Ila meninggal dunia. Setelah ditinggal ayahnya, Ila adalah tulang punggung keluarganya. Hubungan yang terjalin antara Angga dan Ila pun mulai tidak baik saat itu.

Bagi penonton setia novel permata queen, stay tune terus ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Permata Queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21 : ILA DROP , ANGGA TETAP MEMAKSA

Ila menghela nafas, karena ponselnya sudah ada di genggamannya. Akhirnya Ila melanjutkan pekerjaan kantornya.

Sepanjang hari Ila sudah sangat bekerja keras dan bertanggung jawab atas pekerjaannya itu. Hingga waktu menjelang sore ia pun sudah beberes mejanya. Ila hari itu tidak akan bekerja terlalu lama di kantor karena dia sudah berjanji kepada ibunya untuk pulang lebih cepat.

Dan saat Ila hendak keluar dari ruangannya dia melihat teman saat masa kuliahnya dulu dan bukan lain yang menjadi teman sekelasnya dulu yaitu Mira. Ila merasa heran dengan keberadaan Mira di kantornya, tetapi seketika dia mengingat semua yang telah mereka lalui saat kuliah dulu dimana Mira sangat menyukai Angga dan karena itu semua Mira sangat membenci Ila sampai sekarang.

"Buat apa aku mencampuri urusan mereka" ucap Ila pada dirinya sendiri

Tiba-tiba dari belakang badan Ila ada Jesi yang mengagetkan sahabatnya itu dan sontak Ila terkejut.

"Hayo, ada apa kamu di sini lagi lihat apa nih?" ucap Jesi (Jesi bingung melihat di sekeliling apa yang sebenarnya dilihat oleh Ila)

Ila pun menjelaskan kepada Jessi bahwa dia melihat teman kuliahnya dulu masuk ke dalam ruangan bos besar. Karena melihat wajah Ila yang begitu ingin tahunya, Jesi meledek Ila kalau dia masih perhatian dengan Angga dan Ila langsung menyela perkataan Jesi itu.

Mereka berdua saling bersitegang dengan pendapatnya masing-masing akhirnya Ila memilih pergi dari sana dan meninggalkan sahabatnya itu karena sudah merasa emosi dengan semua perkataan yang dibilang oleh Jesi yang jelas-jelas itu tidak menggambarkan perasaan dia kepada Angga.

Ila tidak akan memikirkan apapun yang berhubungan dengan Angga karena itu bukan urusannya, saat itu Ila memutuskan untuk pulang saja. Saat hendak melangkahkan kaki, ada yang memanggil dia dari kejauhan dan saat ia menoleh itu ternyata bos besar Angga. Ila mencoba menghindar darinya dan pergi dari sana tetapi saat Ila berlari kabur, Angga mengejarnya dan menarik tangannya. Lalu Angga menyeret tangan Ila hingga Ila merasa kesakitan.

"Lepaskan tanganku, apakah kamu tidak malu kamu melakukan ini di kantormu." ucap Ila mengoceh atas perbuatan Angga kepadanya

Angga fokus berjalan melangkah kakinya menuju ruangannya dengan diikuti Ila dibelakangnya sambil memegangi tangan Ila dan mereka pun menjadi pusat perhatian pegawai disana. Mereka pun seringkali sebagai bahan gosip karena seringkali melakukan tingkah yang aneh dan membuat penasaran orang lain sebenarnya hubungan antara bos besar Angga dan Ila yang cuma bawahannya sedekat apakah itu.

...----------------...

Sesampainya di ruangan Angga dia melepaskan genggamannya dari tangan Ila dan Ila tidak tinggal diam dia sudah muak dengan tingkah Angga kepadanya yang semakin lama seenaknya sendiri dan dia memutuskan untuk pergi dari sana. Saat langkah kakinya berjalan bos besar Angga mulai mengancamnya.

"Mau coba pergi dari tanggung jawab, aku ini atasanmu." ucap Angga (seakan akan dia telah melupakan persahabatannya dulu dan ini bukan Angga seperti biasanya. Entah jiwa apa yang merasuk tubuh Angga).

Ila langsung terkaget dengan pernyataan Angga kepadanya. Ila mulai takut dan berpikir bahwa dia tidak boleh egois dan harus memikirkan ibu dan adiknya di rumah karena pekerjaan ini sangat menentukan kehidupannya saat itu. Dengan menghela nafas panjang Ila memutuskan siap menghadapi Angga dengan segala perlakuan yang akan dia berikan kepadanya. Ila mulai mendekati Angga kembali dan menunduk kepalanya sebagai tanda dia akan menuruti semua yang diperintahkan bos nya itu.

"Ternyata kamu kembali lagi, saya pikir kamu masih egois saja." ucap Angga

Ila menyimpan amarah dalam hatinya tapi tidak berani untuk mengungkapkannya saat itu. Ila mencoba bersabar menghadapinya dan berusaha untuk tidak menyela setiap perkataan bos besar dan hanya tunduk terdiam mendengar semua ocehannya.

"Kamu sekarang ikut aku, jangan coba membantah atasanmu ini." perintah Angga

Ila hanya mengangguk dan dia masih sangat marah dengan sikap Angga kepadanya.

Mereka berdua akhirnya berjalan bersama karena Angga selalu menggenggam tangan Ila dengan erat. Ila tidak bisa melakukan apa-apa karena setiap Ila membantah Angga selalu mengancam dan mengungkit hutang budi kepadanya. Saat itu Ila sangat malu karena dilihat ratusan mata kalau dia sedang berjalan bersama dengan bos besar pemilik perusahaan.

...----------------...

Angga memerintahkan Ila untuk masuk ke dalam mobilnya dan Angga yang akan menyetir mobil itu dengan sendiri tanpa supir. Angga pun berencana akan membawa Ila untuk makan bersamanya di restoran tanpa izin Ila pun dia bisa melakukan apapun sesuai kehendaknya.

"Mengapa kamu diam saja, dari tadi aku saja yang bicara." ucap Angga

Ila tidak menjawab perkataan dari Angga dan memilih untuk diam

Angga menepikan mobilnya dan mencoba menegaskan kembali kepada Ila mengapa dia tidak mau berbicara sepatah kata pun dari mulutnya.

"Aku tanya sekali lagi sama kamu, bicaralah ini perintah bosmu." ucap Angga

Ila mulai menatap wajah Angga dan mereka berdua saling bertatapan saat itu. Terlihat wajah Ila yang pucat dan berlinangan air mata yang membasahi pipinya.

"Aku mohon padamu, aku ingin pulang." ucap Ila dengan nada yang lemas seperti menahan sakit dan dia merasa kedinginan

Angga melihat kondisi Ila yang kedinginan langsung memberikan jasnya agar dia bisa sedikit lebih hangat, tetapi tetap saja Ila masih kedinginan. Angga pun memegangi tangan Ila dan meniupnya sambil menggosoknya agar Ila merasa hangat. Keadaan Ila saat itu sangat lemas, jadi dia tidak bisa melakukan apa-apa selain diam saja. Angga pun jadi merasa bersalah atas yang ia lakukan kepada Ila.

"Apakah aku terlalu keras kepadanya, andai saja kamu tahu aku lakukan ini agar kamu bisa memaafkan aku dan kita bisa seperti dulu lagi." ucap Angga sambil menatap Ila yang sedang tertidur lemas

...----------------...

Angga sampai di rumah Ila, dia menggendong Ila menuju rumahnya dan saat itu yang membuka pintu adalah adik Ila. Angga membaringkan Ila di sofa ruang tamu dan adik Ila panik melihat keadaan kakaknya seperti itu.

"Kenapa kak Ila?"

"Dia merasa lemas tadi saat perjalanan."

"Ibu kemana?" tanya Angga

"Itu kak, ibu masih pergi ke warung beli beras." jawab adik Ila

"Mungkin sebentar lagi tiba." lanjut adik Ila

Adik Ila pun membuatkan minuman hangat untuk kakaknya dan Angga. Di sisi lain Angga merasa sedih, dia mengenggam tangan Ila dengan mengelus kepalanya.

"Mengapa kamu jadi seperti ini." ucap Angga (dia tidak tega dengan kondisi Ila yang berbaring lemas)

Tiba-tiba tangan Ila bergerak dan dia mulai sadar. Kebetulan saat itu minuman hangat yang dibuat adik Ila sudah datang. Angga membantu Ila bangun dan memintanya untuk minum dulu.

Mereka pun malam itu merasa dekat sekali Angga yang membantu Ila dari sakitnya dan Ila tanpa berkata kata apa-apa seperti tidak ada dendam yang tersulut di hatinya.

BERSAMBUNG.

1
Alfitri Rika
Cerita misteri yang sangat memuaskan ternyata plot twist nge plot banget deh hehehehe
Yunita Indriani
blm ada kelanjutannya lg ya
Citracitra
keren itu JB, RI an. Jadi kangen Dream high2 karena liat visual dari author
champagnefabulous
Ceritanya bagus thor! Keep it up, ya!
Daisy Louise
Permisi thor izin bertanya.. kapan kiranya ceritanya bisa lanjut? Saya sudah menunggu.. tapi akan terus saya tunggu hingga ribuan purnama huhu
Mentari.f.v
semangat kak.. mampir di novelku 3 Serangkai
Berkilau
semangat thor buat up an selanjutnya
ruby sunn
Thor aku masih menunggumu loh! Lanjutannya bikin gak bisa tidur dan galau nih Thor!
Hustle Flyswat
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
moonstrucktraveller
Keren bingit ceritanya! Lanjut! Pantang mundur!
SugaryHeaven
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
SugarGenius
Hiiii.. makasih loh thor karena udah bikin aku baper parah sama ceritanya hiks
Windy Miller
cepetan up thorr plisssss semangat cuy
Afshin: kak, mampir juga dong di novelku judulnya "Buruk Rupa?" siapa tau suka😅🙏
total 1 replies
love hunter
Thor update crazy dong ...... author baik.. pinter... update crazy ya 咀汨昨汨
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Ceritanya makin seruuuu! Semangat Thor!
sunshinegyspy
Semangat kak..., ditunggu lagi up terbarunya嬉汳ェ剌
Nightingale Soakage
lh kok smpe sini,,,??? thor mna lanjutanx,,,kok kgk ad juga hari updatex,,,?
Nightingale Soakage
Aku udah mampir nih! Kayaknya sih bakal menetap buat nungguin bab baru! *ahem*
flowerbean
Thor aku jarang banget nih komen di karya org, tapi aku gregetan mau komen disini soalnya ceritanya bagus dan aku kepo parah sama lanjutannya!!!
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!