Indonesia
NovelToon NovelToon
Luluh Ditangan Gadis Malam

Luluh Ditangan Gadis Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: daisysy

Pertemuan tak sengaja di sebuah klub malam antara seorang konglomerat dingin dan gadis malang yang terikat kontrak terlarang, memicu badai asmara, rahasia tersembunyi, serta ujian restu keluarga yang mengancam hubungan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon daisysy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam yang Nikmat

Makan malam di atas rooftop Thorne Grand Hotel berjalan melampaui segala ekspektasi. Di bawah temaram cahaya ribuan lampu fairy lights yang berpadu dengan kerlip bintang malam kota Amsterdam, meja makan eksklusif itu terasa seperti dunia kecil yang hanya diciptakan khusus untuk mereka berdua. Tidak ada lagi bayang-bayang kemarahan Nyonya Valen, tidak ada lagi intrik licik dari Annelise, dan tidak ada lagi batasan kontrak dingin yang selama ini mengikat hubungan mereka.

Victor, yang biasanya dikenal sebagai sosok pria kaku, dingin, dan penuh perhitungan dalam dunia bisnis, malam itu menjelma menjadi pria paling romantis di dunia. Ia menceritakan banyak hal kecil tentang masa kecilnya, tertawa lepas saat Freya secara tidak sengaja menumpahkan sedikit saus pada gaun mahalnya, dan terus-menerus memuji kecantikan gadis itu tanpa henti. Di sisi lain, Freya merasa pertahanan hatinya runtuh sepenuhnya. Tawa, sentuhan lembut di jemarinya, serta tatapan penuh pemujaan yang diberikan Victor membuat Freya sadar bahwa rasa cintanya pada pria ini telah tumbuh begitu dalam, melampaui batas logika dan rasa takutnya.

Hidangan penutup berupa strawberry tart segar dengan taburan cokelat leleh disajikan oleh kepala pelayan pribadi sebelum akhirnya mereka dibiarkan sendiri menikmati sisa malam.

"Kau menikmati malam ini, Maan?" bisik Victor lembut, matanya menatap intens ke arah Freya sementara jemarinya mengusur pelan punggung tangan gadis itu di atas meja.

Freya mengangguk pelan, senyuman manis menghiasi bibirnya yang merona. "Ini malam terindah yang pernah ku miliki, Victor. Aku merasa... seperti berada di dalam mimpi."

Victor tersenyum tipis, lalu berdiri dari kursinya. Ia mengulurkan tangan kanannya ke hadapan Freya. "Kalau begitu, mari kita lanjutkan mimpi ini ke tempat di mana tidak ada satupun orang yang bisa mengganggu kita."

Alih-alih kembali turun ke lantai bawah atau bersiap pulang ke penthouse pinggir hutan, Victor menuntun Freya masuk ke dalam sebuah lift pribadi tersembunyi yang hanya bisa diakses menggunakan kunci sidik jari khusus milik pemilik utama Thorne Grand Hotel. Lift tersebut melesat mulus membawa mereka naik ke lantai paling atas dari struktur bangunan utama—sebuah area privat eksklusif yang dirancang khusus sebagai Presidential Penthouse Suite pribadi milik sang pemilik mutlak imperium Thorne.

Pintu lift terbuka langsung ke sebuah ruang lounge pribadi yang sangat luas, didekorasi dengan interior modern klasik bernuansa kayu mahoni gelap, kaca patri raksasa, dan sofa beludru hitam yang elegan. Dinding kaca dari lantai hingga langit-langit menyuguhkan pemandangan panorama 360 derajat kota Amsterdam yang berkilau di malam hari.

Freya terpana menatap kemegahan ruangan tersebut. "Victor... tempat apa ini?"

"Ini adalah tempatku, tempat di mana aku tidak perlu menjadi seorang CEO yang dingin, tempat di mana aku hanya menjadi seorang pria biasa yang ingin bersamamu," jawab Victor lembut tepat di samping telinganya.

Pria itu memeluk pinggang ramping Freya dari belakang, membawa gadis itu melangkah mendekati jendela kaca raksasa yang menghadap langsung ke arah kanal-kanal air yang memantulkan lampu kota. Hawa hangat tubuh Victor menembus kain tipis gaun champagne yang dikenakan Freya, mengirimkan sengatan listrik halus ke seluruh permukaan kulit gadis itu.

Victor mengecup pelan leher jenjang Freya yang terekspos sempurna, membuat napas gadis itu mendadak tercekat.

"Victor..." desis Freya pelan, kepalanya mendongak bersandar di bahu bidang pria itu.

Victor membalikkan tubuh Freya, memaksa gadis itu menghadap sepenuhnya kepadanya. Tatapan mata biru Victor menggelap, dipenuhi oleh gairah membara yang sejak tadi berusaha ia tahan di sepanjang makan malam mereka. Tanpa menunggu aba-aba lagi, Victor merengkuh tengkuk Freya, membungkam bibir gadis itu dalam sebuah ciuman yang dalam, menuntut, dan penuh kerinduan.

Ciuman itu bukan lagi sekadar sentuhan lembut, melainkan sebuah ledakan emosi yang membakar. Bibir Victor melumat bibir manis Freya dengan ritme yang semakin lama semakin intens. Freya merespons dengan sama bersemangatnya, jemarinya meremas kuat kerah jas tuxedo Victor, menarik tubuh pria itu agar semakin menempel erat tanpa ada celah.

Udara di dalam ruangan mendadak terasa begitu panas. Victor mengangkat tubuh Freya dengan mudah, membuat kedua kaki jenjang melingkar sempurna di pinggang pria itu. Freya mengeluarkan pekikan tertahan saat punggungnya didudukkan perlahan di atas permukaan meja kayu mahoni yang luas di dekat jendela, sementara Victor terus menghujani bibir, rahang, dan lehernya dengan ciuman-ciuman basah yang memicu desah napas berat.

"Ah... Victor..." desah Freya tertahan, suaranya bergetar hebat saat bibir panas Victor turun menghisap kulit sensitif di balik lekuk lehernya.

Victor melepaskan kancing jasnya, lalu membuangnya begitu saja ke lantai. Tangannya yang kokoh mulai meraba resleting gaun champagne di punggung Freya, menurunkannya perlahan hingga kain halus itu melorot jatuh, menampakkan bahu mulus dan kulit putih bersih yang bersinar diterpa cahaya lampu malam kota.

Pemandangan itu membuat akal sehat Victor benar-benar buyut. Di matanya, Freya bukan lagi sekadar gadis simpanan kontrak, melainkan dewi yang telah merenggut seluruh jiwanya.

"Kau sangat cantik, Maan... Kau milikku," bisik Victor serak, suaranya nyaris seperti geraman tertahan di tengah napasnya yang memburu.

Freya memejamkan matanya, menikmati setiap sentuhan tangan besar Victor yang menjelajahi lekuk tubuhnya dengan penuh pemujaan. Ketika tangan pria itu menyentuh kulitnya secara langsung, gelombang sensasi nikmat yang luar biasa menyengat tulang belakangnya, memaksa sebuah desahan nikmat lolos dari bibirnya.

"Mhpt... Victor, kumohon..." rintih Freya pelan, jemarinya meremas rambut hitam Victor yang berantakan, menarik kepala pria itu agar kembali mencium bibirnya.

Victor membimbing Freya berpindah dari meja besar menuju ranjang king-size berseprai sutra hitam yang terletak di tengah kamar utama suite tersebut. Lampu ruangan diredupkan secara otomatis, menyisakan cahaya keemasan dari kota Amsterdam yang menembus kaca jendela besar, membingkai siluet tubuh mereka dalam keindahan yang magis.

Mereka melebur dalam pelukan tanpa busana, menyatukan kulit dalam sentuhan-sentuhan intim yang membakar. Setiap gerakan Victor begitu penuh gairah namun sarat akan kelembutan, memastikan bahwa Freya merasakan seluruh cinta dan hasrat yang ia pendam selama ini.

"Ah... ahh, Victor... pelan..." desah Freya di tengah keintiman yang kian memuncak, matanya terpejam rapat menikmati sensasi nikmat luar biasa yang menjalar di setiap jengkal tubuhnya. Suara desahannya memantul lembut di dinding kamar mewah itu, berpadu dengan deru napas Victor yang semakin memburu.

Victor mengunci pergerakan mereka, menatap tepat ke dalam mata cokelat Freya yang basah oleh air mata kebahagiaan. "Rasakan aku, Freya... biarkan aku menjadi satu-satunya pria di duniamu."

"Ya... ahh, ya Victor... aku mencintaimu..." rintih Freya dengan suara terengah-engah, jemarinya mencakar pelan punggung bidang Victor saat gelombang kenikmatan yang begitu dahsyat menghantam kesadarannya secara bersamaan.

Di bawah langit malam Amsterdam, di dalam kamar rahasia yang menjadi saksi bisu cinta terlarang mereka, malam itu berubah menjadi sebuah simfoni kenikmatan yang sempurna. Mereka saling memberikan diri seutuhnya, menghapus segala keraguan, menepis setiap ancaman di luar sana, dan tenggelam dalam pelukan hangat yang menyatukan dua jiwa menjadi satu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!