Indonesia
NovelToon NovelToon
Bad Boy Or Good Boy?

Bad Boy Or Good Boy?

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Tamat
Popularitas:57.7k
Nilai: 5
Nama Author: Puput

Rayn dan Ryan adalah saudara kembar yang berbeda karakter. Ryan seorang bad boy sedangkan Rayn seorang good boy yang cenderung culun dan kutu buku.

Bagaimana jika suatu hari mereka bertukar identitas? Apakah kehidupan mereka akan menjadi lebih baik atau justru semakin buruk? Belum lagi kisah cinta mereka, apakah akan ikut bertukar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puput, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

"Ryan!" panggil teman-teman Ryan saat Ryan berjalan mendahului mereka sewaktu pulang sekolah.

Ryan masih sangat dengan sahabatnya hingga dia tidak menggubris mereka.

"Ryan tunggu!!"

Akhirnya Ryan menghentikan langkahnya meski tanpa melihat mereka. "Mau apa lagi kalian! Belum puas menghina saudara gue!"

"Kita minta maaf."

"Minta maaf? Kalian kalau mau minta maaf jangan sama gue, tapi sama Rayn." Ryan kembali melanjutkan langkahnya. Tapi lagi-lagi ketiga temannya masih mengikutinya.

"Ryan, tapi kita masih mau temenan sama lo."

"Temenan sama gue? Kalian siapa yang ngajarin buat ngebully orang. Gue memang cowok brengsek tapi gue gak pernah ngebully orang kecuali kalau mereka cari masalah sama gue." Kemudian Ryan menaiki motornya dan memakai helmnya.

"Ryan, oke kita mau minta maaf sama Rayn." kata Rangga sambil memegang lengan Ryan agar tidak menghidupkan mesin motornya.

"Cuma lo?"

"Kita semua." jawab mereka secara bebarengan.

"Oke, kalian ikut gue."

Mereka bertiga segera menuju motornya dan menaiki motor mereka masing-masing. Begitulah mereka yang selalu menurut dengan omongan Ryan.

Beberapa saat kemudian motor mereka segera melaju meninggalkan sekolah. Sepertinya mereka akan menghampiri Rayn di dekat sekolah Rayn.

...***...

Rayn kini keluar dari gerbang sekolahnya dengan mengendarai motornya. Dia melajukan motornya dengan kecepatan sedang menyusuri jalan yang biasa dia lintasi.

Di belakang Rayn ada tiga sepeda motor yang mengikutinya.

Diega!

Rayn melirik kaca spionnya saat merasa ada yang mengikutinya.

Diega? Diega kenapa ngikutin aku?

Rayn semakin mempercepat laju motornya. Begitu juga dengan Diega dan anak buahnya yang semakin mengejarnya.

Ckkiittt!!!

Rayn mengerem motornya saat tiba-tiba Diega berhasil menyalipnya dan menghadang jalannya. Daerah itu memang sangat sepi.

"Lo mau apa?" tanya Rayn sambil membuka kaca helmnya.

Diega melepas helmnya dan turun dari motornya yang diikuti oleh anak buahnya. Dia berjalan mendekati Rayn yang masih duduk di atas motornya. "Udah lama gue mau balas dendam sama lo, dan sekaranglah waktu yang tepat."

Mendengar perkataan Diega, Rayn melebarkan matanya. Balas dendam? Habislah sudah dirinya. Rayn sama sekali tidak bisa beladiri. Seluruh tubuhnya kini terasa bergetar. Dia sangat ketakutan. Melawan Diega seorang saja dia tidak bisa apalagi sekarang dia membawa tiga anak buahnya. Rayn hanya bisa pasrah menerima apa yang akan dilakukan mereka padanya.

"Kenapa lo diam? Lo takut? Bukannya lo kemarin-kemarin udah jadi jagoan." Diega menarik jaket Rayn agar dia turun dari motornya.

Mau tidak mau akhirnya Rayn turun dari sepeda motornya. "Lepasin gue! Gue gak ada masalah sama lo!" Rayn berusaha dengan keras mendorong tubuh Diega.

"Lo bilang lo gak ada masalah sama gue?" Diega memberi kode pada anak buahnya untuk menyergap Rayn. Kedua anak buahnya kini memegang kedua tangan Rayn sampai Rayn tidak bisa berkutik. "Yang pertama lo udah ngerebut Shella."

Bughh! Dengan keras Diega memukul perut Rayn sampai Rayn meringis kesakitan. Tentu saja rasanya sakit setengah mati.

"Yang kedua lo udah berani-beraninya ngalahin gue waktu basket! Dan lo juga udah berani ngehajar gue!"

Bugh! Bugh!

Dua pukulan keras melayang lagi di rahang bawah Rayn sampai bibir Rayn mengeluarkan darah.

Napas Rayn tak teratur. Badannya terasa begitu lemas. Selama ini dia tak pernah merasakan sakit seperti ini. Begitu sakit sampai sekujur tubuhnya terasa remuk. Rayn hanya memejamkan matanya saat Diega akan melayangkan pukulannya lagi.

"STOP!!!" teriak seseorang yang telah menghentikan motornya di belakang Diega. Dia turun dan menarik Diega dengan keras. "Apa yang lo lakuin!!" dengan cepat dia memukul pipi kanan Diega sampai tubuhnya terhuyung ke belakang.

💕💕💕

.

Like dan komen ya...

1
Azizah az
dari bayi selalu ngalah kamu Rayn
Siti Khalimah
yakin udahan i ini?????terusin donk!
Siti Khalimah
seru lanjutttt
Me Cayla
.
Fina Fitriani
cerita yg singkat... tp alur ceritanya menarik
Opa Sujimim
kadang aku suka bingung Ryan,rayn.suka kebalik²tp yg bisa membedakan nama cinta dan Sheila,agak mikir dulu baru ngeh😄😄
Opa Sujimim
kok manggilnya jadi mama,bukannya bunda ya😄🙏
Author Halu: iya, kepeleset jarinya.. 🤭
total 1 replies
Opa Sujimim
kok sepi ya padahal critanya bagus
Author Halu: pembaca gak terlalu suka teen.. 😅
total 1 replies
Opa Sujimim
waduhhh jd berantem ni sikembar gegara cewek🤭🤭
Opa Sujimim
tuh kan jadi ribet 😇😇
Opa Sujimim
makin seru nih
Opa Sujimim
sikembar berbeda karakter,👍
Opa Sujimim
dari bayi juga Uda keliatan si rayn lebih anteng dibanding ryan,tar ceweknya juga jadi ketuker nih pasti😄😄
Opa Sujimim
habis baca kisah Mak bapaknya langsung lari kemari🏃🏃seru nih
Gita Oktasari
semangat kak, aku udah baca cerita othor mulai dari emaknya si kembar, smpai si kembarnya,aku paling suka baca cerita turun temurun kek gini,
Zuni Zun
muasal dari ryan ya mak thor..kasian sella,cinta,dn perasaan rayn ..,meskipun akhirnya terungkap..semngaatt
Zuni Zun
yang ada fall in loper sma sella yuuuu ryan..hahaha
fitria widyani
kasihan cinta. gak ada yg cinta dia
fitria widyani
ryan sama shella
rayn sama cinta
fitria widyani
kasihan rayn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!