Indonesia
NovelToon NovelToon
Tenda Biru

Tenda Biru

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:77.5k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Aku usaha, kamu juga usaha. Kita sama-sama berusaha demi mewujudkan wedding dream kita."

Demi janji itu, Rhea rela menjadi TKI dan mengubur mimpinya untuk bekerja di perusahaan yang sangat ia inginkan.

Saat pulang, tenda biru justru berdiri di depan rumah Oza. Pria yang sangat ia cintai itu menikahi Trisna, sahabat yang paling ia percaya.

Rhea berlari dengan air mata berurai, ketika ia memutuskan mengakhiri hidupnya, seseorang menahan tubuhnya dan menariknya.

"Jangan bertindak bodoh. Jangan hanya karena manusia, kamu rela memberikan nyawa."

Sejak hari itu, takdirnya berubah. Akankah pengkhianatan itu menjadi akhir hidupnya, atau awal dari kebahagiaan yang tak pernah ia bayangkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tenda Biru 33

"Tris ... Trisna!"

Sore menjelang malam, Oza yang baru kembali dari bekerja langsung mencari keberadaan Trisna. Dia masuk ke kamar, tapi Trisna tak ada di sana.

"Waah selamat ya Pak Oza, kayaknya baby lucu bakalan launching nih."

Saat keluar dari ruangannya dan hendak pulang, Oza membuka matanya lebar-lebar ketika mendengar salah seorang bawahannya mengucapkan selamat. Tentu saja Oza bingung, tapi dia hanya menanggapi dengan senyuman kecil.

Oza kembali berjalan, tapi kemudian dia berhenti dan bertanya sesuatu.

"Kenapa kamu ngomong begitu?"

"Ah itu, tadi Trisna pulang kan Pak? Wajahnya pucat, katanya perutnya mual. Nah siapa tahu kan tanda-tanda ada kehidupan baru. Meski belum pasti, tapi saya doakan demikian."

Oza mengusap wajahnya kasar. Dia menuju ke kamar mandi dan mendorong pintu itu kuat, tapi istrinya juga tak ada di sana.

"Ada dimana dia?"

Oza mengusak rambutnya kasar. Ia kemudian berjalan keluar kamar, mencari keberadaan Trisna di tempat lain.

Beberapa ruangan sudah ia datangi, termasuk dapur dan juga kamar-kamar yang lainnya, akan tetapi Trisna belum juga tertangkap oleh matanya.

"Sebenernya dia kemana sih, hape nya juga mati. Sial," umpat Oza. Bola matanya terus saja bergerak kesana-kemari mencari sosok istrinya.

Ceklek!

Mata Oza langsung melihat ke sumber suara, ia menghembuskan nafasnya kasar melihat orang yang dicarinya muncul dari sana.

"Kamu dari mana aja sih," ucapnya sambil berjalan mendekat.

Trisna mengerutkan alisnya. Wajah Oza yang terlihat pada matanya saat ini nampak kusut dan tidak karuan.

"Kenapa emangnya, aku dari tadi di rumah. Nggak kemana-mana. Lagian tumbenan nyariin aku, biasanya juga nggak peduli aku ada dimana dan ngapain aja," jawab Trisna dengan mata yang memicing.

Wanita itu seolah meluapkan kembali isi hatinya. Oza yang berstatus suaminya tersebut, bak orang asing setelah kembali ke rumah.

"Ngapain kamu bilang kalau kamu hamil hah!"

Suara Oza meninggi, ucapan Oza tajam dan sengit.

"Laah siapa juga yang ngomong kalau aku hamil. Nggak ada kali yang ngomong. Lagian kalau wanita yang udah menikah hamil itu wajar, yang nggak wajar adalah pria yang sudah memilih wanita jadi istrinya tapi sama sekali tidak menyentuhnya."

Trisna melenggang pergi setelah berkata demikian. Dia tak peduli dengan ekspresi kemarahan yang ditunjukkan Oza.

"Tris!"

Panggilan Oza pun juga sama sekali tak diindahkan olehnya. Ia terus saja berjalan lurus menuju kamar tanpa menoleh ke belakang.

"Trisna, tunggu!"

Oza berhasil mengejar, dia menarik tangan Trisna hingga wanita itu kini menghadap ke arahnya.

"Ada apa? Apa yang mau kamu omongin hmmm?"

Mata Trisna menatap tajam ke arah Oza, satu sudut bibirnya terangkat satu, dan ia juga mengibaskan tangan suaminya yang memegangnya.

"Kenapa kamu ngomong kayak gitu?"

"Terus, aku harus gimana, Mas? Hampir tiga bulan aku menjadi istrimu, tapi kamu sama sekali tidak memberiku nafkah bathin. Kamu anggap aku ini apa, pajangan? Kenapa kamu memperlakukan aku kayak gini?"

Apa yang ditahan Trisna selama ini akhirnya dikeluarkan juga. Dia sebelumnya tak pernah membahas ini secara langsung, hanya melalui tindakan-tindakan kecil. Tapi agaknya sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengatakannya.

Oza diam, ia mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Lihat, kamu pasti begini. Kamu selalu menghindari tatapanku. Kenapa kamu kayak gini ke aku, Mas. Kalau kamu tidak mau menyentuhku, lalu apa gunanya kamu menikahi aku? Apa jangan-jangan kamu masih mencintai Rhea. Apa karena dia kamu akhirnya tak bisa memberikan nafkah bathin padaku?"

Trisna maju satu langkah, diikut dengan Oza yang mundur satu langkah. Pandangan Oza tetap berada pada titik yang lain.

"Jadi benar karena Rhea?" ucap Trisna sambil tersenyum kecut.

"Jangan bawa-bawa nama itu lagi, Tris. Dia nggak ada hubungannya dengan rumah tangga kita," sahut Oza cepat. Kali ini dia menatap langsung ke arah mata Trisna. Tatapan yang begitu tajam.

Jika biasanya Trisna takut, tapi tidak untuk kali ini.

Dia membuka satu persatu kancing piyamanya, dan menjatuhkannya ke lantai. Di dalam baju yang tak ada dalaman itu, dua buah benda kenyalnya terpampang nyata.

"Jadi, kenapa selama ini kamu mengabaikan ku."

Trisna berjalan mendekat ke arah Oza yang terus memundurkan langkahnya. Sampai Oza terpojok di dinding kamar. Tapi Trisna tidak berhenti, dia terus mendekat hingga tubuhnya menempel pada tubuh Oza.

Glup!

Oza menelan saliva nya dengan susah payah saat benda kenyal itu menempel di dadanya. Jakunnya terlihat naik turun dimana Trisna yang melihat menerbitkan seringai.

Ia meraih tangan Oza lalu mengarahkannya pada dadanya.

"Lihat dan rasakan Mas, ini adalah milikmu," ucap Trisna saat menempelkan tangan Oza, membimbing tangan itu untuk meremass dadanya.

"Aku istrimu dimana kamu bebas melakukan apapun padaku. Kalau bukan karena Rhea, lantas kenapa kamu membiarkan tubuhku tak tersentuh."

Oza memejamkan matanya, tubuhnya benar-benar kaku disaat Trisna berbisik lalu menghembuskan nafas pada lehernya. Ia terus saja kesulitan menelan ludah saat telapak tangannya berada pada dada istrinya.

Benar, Trisna adalah istrinya. Dan semua yang ada dalam tubuh wanita itu adalah miliknya.

Oza membuka matanya, dia akhirnya semakin keras dalam meremaas dada itu hingga Trisna melenguh. Sesaat Oza terbuai, namun dia langsung menarik tangannya. Ia juga menggeser tubuhnya dan pergi meninggalkan kamar.

"Sial," umpatnya sambil memukul dinding. Oza masuk ke kamar lain, kamar yang ia fungsikan sebagai ruang kerja. Ia duduk di kursi, menarik laci meja lalu mengambil sesuatu dari sana.

Matanya menatap benda itu cukup lama. Dari yang tadi merasa sangat kesal karena tubuhnya yang sudah bereaksi berlebihan, kini wajahnya berubah sendu bahkan air matanya berkaca-kaca.

"Kenapa ... ."

TBC

1
Esther
yah unboxing di kantor ini....awas gak bisa jalan nanti Rhea😄
dewi rofiqoh
Mimik cucu dulu ah dedek🤣🤣
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
tanggung jawab ka pada penasaran nih
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
wiiihhh dah ad sinyal lampu ijo
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
heeeyyyy nayaka ingat km LG kerja,NNT ad gangguan loh,
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
emng sengaja kyknya nih biar km g mau kerja lg
D_wiwied
yaaah tanggung amat thor 😆😆
lanjutin napa, kasian loh itu Nayaka dah nunggu lama momen ini 🤭🤭
GiZaNyA
gas pol Nayaka sampe gol yesss... 🤣🤣🤣
GiZaNyA
astagaaaa Othooorrrrr... gimana iniiii masa langsung di skip... 🤣🤣🤣
Icha Arlita
males ngebayangin sendiri, ayo ngebayangin bareng bareng 🤣🤣🤣
Bunda HB
hmmmmm pgi2 udh buat mrinding aja thor....😅😅😅
Lela Angraini
hdeeehhh pagi" dah haredang aja lah othor ini
ind@h
pagi² sudah dibikin panas dingin...🤭
ElHi
maem permen lolipop kaaakkk........kan biar santuyy dulu gitu lohh....Nayaka punya kok..tenang azaah....dah bayangin itu aja dah🤣🤣🤣🤣
falea sezi
kebayang muka nya pas blg yankk🤣🤣 q yg baper loo rea🤣🤭
dewi rofiqoh
Dah mulai bucin dan posesif niiih nayaka 🤭🤭🤭🤭
GiZaNyA
wihhh langsung ada huru-hara di hati Oza pastinya kalau tau Rhea nikah sama bos mereka sendiri.. 🤣🤣
GiZaNyA
intinya selamat yaa Nayaka Rhea... sekarang tinggal bikin geger orang sekantor yesss... 🤣🤣🤣
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
kyknya nikmat bngt lihat penderitaan orang km tono
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
apa hak lu,ngatur dan tanya tanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!