Indonesia
NovelToon NovelToon
Diary Maryam

Diary Maryam

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:37.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anowmuri3__

Maryam harus menerima kenyataan bahwa selama menikah, suaminya itu tidak pernah mencintainya. Dan selama menikah suaminya itu bersikap dingin padanya.

Apa yang membuat suami dari Maryam tidak mencintai Maryam? Dan apakah Maryam akan terus mempertahankan pernikahannya, setelah apa yang selama ini suaminya itu perbuat padanya? Ataukah Maryam menyerah dengan pernikahannya?

Yuk ikuti kisahnya 🤗

PERHATIAN: Cerita ini menggunakan POV.

Nb: Cerita ini hanya fiksi belaka, jika ada kesamaan dalam tempat, nama, alur, dan lain-lain, itu tidak disengaja 🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anowmuri3__, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25

Maryam POV.

Malam harinya, setelah aku dan Brian melaksanakan ibadah, aku pun memutuskan untuk pergi ke balkon rumah ku.

Di sana, aku berdiri seraya menatap langit, yang mana pada malam ini, langit begitu indah, yang mana bertebaran bintang dimana-mana dan juga sinar rembulan yang menyempurnakan keindahan malam ini.

Namun tidak dengan hatiku, yang tengah bersedih.

Jujur hatiku sakit ketika mendengar mas Leo menyuruhku tetap di ruangannya, lantaran ia tidak ingin berduaan saja dengan Brian.

Padahal sudah jelas Brian adalah anak kandungnya, darah daging nya, tapi bisa-bisanya suamiku itu tidak ingin berduaan dengan anaknya sendiri.

Jadi karena itulah, tadi siang aku menanyakan hal itu pada mas Leo, mengenai mengapa mas Leo tidak menyayangi anaknya sendiri.

Saat sedang asik melamun, tak lama aku mendengar suara mobil masuk kedalam halaman rumah, aku melihat ternyata itu adalah mobil suamiku.

Namun bukan hanya mobil suamiku saja, di sana juga ternyata ada mobil lain, yang aku sendiri tidak tau siapa mobil itu.

Hingga tak lama aku pun tau, siapa orang yang ada di mobil satunya, yang ternyata adalah Monic.

Mau apa dia datang kesini, bukankah aku sudah pernah mengatakan padanya, bahwa dia tidak boleh datang ke rumah ku, apalagi saat ini ada Brian, aku tidak ingin Brian tau apa yang dilakukan oleh ayahnya selama ini.

Aku pun berniat ingin menghampiri mereka, dan aku melihat sepertinya mereka tengah berdebat, entah apa yang mereka debatkan, aku tidak tau dan tidak perduli.

Yang aku inginkan adalah mereka pergi dari sini, lantaran aku tidak ingin kehadiran Monic menggangu anakku, apalagi jika anakku sampai curiga.

Aku pun menghampiri mereka, dan saat aku hendak membuka pintu rumah, aku tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka.

"Aku mohon sama kamu mas, tolong jangan abaikan aku."

Aku mendengar Monic memohon pada mas Leo.

Dan tak lama aku pun mendengar mas Leo berbicara. "Aku tidak mengabaikan kamu, aku hanya meminta untuk tidak bertemu lebih dulu, aku meminta kita sama-sama saling introspeksi diri. Karena jujur aku capek, jika harus bertengkar dengan masalah itu-itu saja," ucap mas Leo.

"Oke-oke, aku janji aku tidak akan mengungkit hal itu lagi, aku serius."

"Aku mohon sama kamu, jangan abaikan aku, aku tidak bisa jika tidak bertemu dengan mu, aku mohon mas."

"Aku ... "

"Mas," sela ku.

Kedua orang itu pun melihat ke arah ku. Aku pun menghampiri mereka.

"Sudah aku katakan, jika kalian ingin bertemu jangan disini, apalagi kamu tau mas, Brian masih ada di rumah. Aku tidak mau, jika Brian mengetahui bahwa ayahnya memiliki wanita lain selain ibunya," ucap ku.

"U diam saja, ini bukan masalah lu. Jangan ikut campur! Ini hanya antara gua dan mas Leo, paham!" ucap Monic.

"Kata siapa aku ingin ikut campur? Aku hanya mengatakan kamu jangan pernah ke rumah ku lagi, hanya itu saja," ucap ku.

"Dan jika kalian tengah memiliki masalah sebaiknya kalian selesaikan di luar sana, jangan disini. Aku tidak tau apa masalah kalian dan aku tidak tau apa yang kalian debatkan, tapi yang jelas aku tidak mau anakku mendengar perdebatan kalian. Jadi mas, bawa wanita mu dari sini, jika tidak ingin anakmu tau dan papah mu tau," ucap ku lagi.

"Monic sebaiknya kamu pergi," ujar mas Leo tiba-tiba.

"Kau mengusirku?" tanya Monic, aku dapat melihat raut wajah Monic yang seakan tidak percaya dengan ucapan yang dilontarkan oleh mas Leo.

"Tidak, aku tidak bermaksud mengusir mu. Aku hanya ingin ketenangan, aku pusing, aku lelah dan ingin istirahat," jelas mas Leo.

"Oke, aku akan pergi dari sini. Tapi kamu harus memaafkan aku, dan kamu harus datang ketika aku menginginkan kamu untuk datang padaku, jika tidak aku tidak akan pergi," ucap Monic bersikeras.

"Huffstt, oke aku maafkan kamu. Dan ya, aku akan menemui mu, puas! Sekarang kamu boleh pergi."

"Oke, terima kasih honey," ucap Monic, seraya memeluk mas Leo di depan ku, mas Leo pun membalas pelukan darinya.

"Kamu sudah dengar bukan, jadi kamu boleh pergi sekarang," ucap ku dengan dingin.

"Ck." Aku mendengar Monic berdecak, seraya menatapku dengan tatapan tidak suka, dan aku pun tidak perduli akan hal itu.

Setelah mengatakan itu, aku pun langsung masuk kedalam rumah, dan aku pun langsung naik ke lantai atas yang dimana kamar ku berada.

Didalam kamar aku pun menghala napas, seraya beristighfar.

Tak lama, aku mendengar suara pintu dibuka, aku pun menoleh ke arah pintu, dan ternyata mas Leo lah yang masuk kedalam.

"Aku pikir kamu mengantarkan kekasih mu itu ke apartemen nya," ucap ku ketika mas Leo tengah membuka kemejanya.

"Bisa tidak kamu diam. Hari ini aku malas berdebat," ujarnya.

"Lagi pula siapa yang ingin mengajakmu berdebat, aneh."

Mas Leo pun tak menggubris ucapan ku, dia pun masuk kedalam kamar mandi.

Aku pun berdiri dan mulai mengambilkan pakaian untuk suamiku, setelah itu aku pun menaruhnya di atas tempat tidur.

"Aku akan siapkan makan malam untukmu, jadi turunlah ke bawah setelah jika sudah selesai!" ucapku agak keras, agar suamiku mendengarnya.

Setelah itu aku pun pergi ke dapur guna menyiapkan makan malam untuk suamiku, lantaran aku dan Brian sudah lebih dulu makan malam.

Disaat aku tengah menata makanan di atas meja makan, mas Leo pun sudah ada di sana.

Mas Leo pun langsung duduk di kursi makan, dan aku pun mulai menyiapkan makan malam untuk suamiku itu.

"Kau tidak makan?" tanya mas Leo padaku.

"Tidak, aku sudah makan tadi, bersama Brian," jawabku.

Mas Leo pun langsung makan makanannya, sementara aku hanya duduk melihat suamiku makan.

Ya, itulah kebiasaan ku disaat aku sudah makan lebih dulu, sementara suamiku belum, maka aku tatap menemani suamiku makan.

Di saat aku menemani suamiku makan, tiba-tiba ponselku berdering, tanda ada orang yang menghubungi ku.

Aku pun melihat siapa yang menghubungiku, yang ternyata adalah Gus Hamzah, aku pun langsung mengangkat telepon itu, takut ada hal yang penting.

"Halo, assalamu'alaikum. Gus, ada apa?" tanya ku.

" ... "

"Baik, nanti saya akan sampaikan ke Brian."

" ... "

"Wa'alaikumusalam."

Aku pun mematikan sambungan telepon itu, dan aku melihat ke arah mas Leo yang ternyata dia juga tengah menatap ke arah ku.

"Siapa?" tanyanya.

"Maksud?"

"Siapa yang menghubungi mu tadi, apa Gus Hamzah itu?" tanya mas Leo, aku dapat melihat raut tidak suka di wajah dan juga matanya.

1
falea sezi
Mari yang. wanita paling bodoh di novel yg. pernah Q baca
falea sezi
cwraii aja bodoj
falea sezi
wanita goblokk tolol ya gini dengan dalih anak toh anak mu lo gk di anggap tau bodoh ngapain bertahan
falea sezi
screenshot jadiin bahan buat cerai di pengadilan jdilah wanita kuat gk menye menye ngemis2 ma lelaki
Iif Rubae'ah Teh Iif
kalo. suami udah menyuruh untuk pergi.. itu termasuk talak. kinayah
tanya apakah ketika mengucapkan kata itu berniat menalak nya atau engga
Riee 🕊️: Maa syaa Allah, terima kasih atas ilmunya kak🤗❤️
total 1 replies
VaVi Nda
maryam meninggal ya thor akhire ...😔😔
VaVi Nda
next thor
Widi Widurai
gamau miskin. hukumanny cm ga jd mimpin prusahaan doang. itu mah bukan hukuman. dia malah istirahat ga hrs kerja tp ttp menikmati kemewahan. siapa yg bakal jamin dia ga ngulangi. org dia minta maafnya ga tulus, cuman buat ga diusir aja
VaVi Nda
next thor
VaVi Nda
cerita bagus
VaVi Nda
next thor
Riee 🕊️: lgi direview ya kak🙏🤗
total 1 replies
Daulat Pasaribu
lanjut dong thor
Daulat Pasaribu
seru thor
Riee 🕊️: Terima kasih 🤗
total 1 replies
Daulat Pasaribu
di awal sudah sedih ceritanya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!