Indonesia
NovelToon NovelToon
"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: KGDan

Valerie Walton tidak pernah sedikitpun terpikir, akan terlibat hubungan asmara dengan Paman mantan pacarnya, dan menjadi posesif padanya.

Dua tahun menjalin hubungan, pacar Valerie selingkuh dengan sepupunya!

Di saat ia jatuh dengan perasaan terluka, Nathan Edmund, Paman mantan pacarnya, mengulurkan tangan kepada Valerie saat ia menangis sendirian.

Nathan Edmund, pria dewasa berusia tiga puluh delapan tahun, yang masih melajang itu, seorang CEO yang mendominasi, dan sangat di takuti mantan pacar Valerie. Nathan melamar Valerie, saat di hari pertunangan mantan pacar Valerie, dengan sepupu Valerie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26.

Valerie tertawa kecil melihat cincin, yang di sematkan Nathan ke jemari manisnya. Cincin itu kebesaran di jemari Valerie, hingga cincin tersebut nyaris jatuh dari jemari Valerie.

"Kebesaran" kata Valerie tanpa sadar dengan suara pelan.

"Iya" Nathan tersenyum melihat cincin yang kebesaran menjawab perkataan Valerie, "Nanti kita pergi untuk membeli yang seukuran dengan jemarimu"

Nathan kemudian memberikan cincin Benny, untuk di sematkan Valerie ke jemarinya. Valerie perlahan memasukkan cincin tersebut ke jemari manis Nathan.

"Kekecilan" kata Valerie, dan nyaris tertawa seperti tadi, saat Nathan menyematkan cincin Dorothy ke jemarinya.

"Ini hanya sementara saja" kata Nathan menatap cincin yang di sematkan Valerie, yang tidak sepenuhnya masuk ke dalam jemarinya.

Prok! prok! prok!

Dorothy dan Benny bertepuk tangan, melihat ke dua cincin telah di sematkan ke jemari Nathan dan Valerie. Dengan suara yang terdengar begitu senang, Dorothy pun mengumumkan lamaran Nathan.

"Nathan telah sah melamar Valerie, dan setelah ini mereka akan melangsungkan pernikahan mereka, lalu selanjutnya mencari hari yang tepat, untuk mengadakan resepsi pernikahan mereka!" kata Dorothy dengan penuh semangat.

"Tidak bisa! Valerie.. pikirkan sekali lagi, aku mohon!!" kembali Nico mencegah Valerie, karena tidak rela melepaskan Valerie.

Nathan melindungi Valerie ke balik punggungnya, lalu telunjuknya menunjuk Nico dengan tatapan dingin, "Kamu jangan berteriak tidak sopan memanggil nama istriku! kamu mulai sekarang harus memanggil Valerie Bibi, mengerti?!"

"Pa.. Paman... Paman, kenapa Paman begitu kejam padaku! bukankah ada wanita yang lain, yang lebih pantas dengan umur Paman! misalnya kak Giselle, dia sudah lama menyukai Paman, kenapa mesti Valerie? Valerie mantan pacar ku, Paman!!"

Plak!

Nathan memukul kepala Nico, dan sontak membuat Nico menciut, lalu mundur dua langkah kebelakang, "Kamu tahu kenapa sampai satu jam yang lalu, aku masih sendiri dan tidak pernah mendekati seorang wanita! karena aku tidak suka dengan wanita munafik!"

Nico menelan ludahnya tanpa sadar, aura dingin Pamannya membuat dia takut, karena Nathan bisa berbuat sesuatu padanya. Mungkin memblokir kartunya, atau memindahkannya ke luar kota.

"Kamu menyia-nyiakan gadis yang tulus mencintaimu! dan asal kamu tahu, Nico! tipe wanita yang kuinginkan persis seperti gadis yang telah kamu campakkan! jadi.. ini kesempatan yang sangat baik untuk ku mengakhiri masa lajang ku, dan menikahi gadis kecil ini!"

Nathan menarik tangan Valerie, dan merangkul pinggang Valerie dengan posesif. Menunjukkan kepada Nico, kalau keponakannya itu harus menerima kenyataan.

"Iya, benar sekali! aku senang Valerie masih bagian dari keluarga Edmund, gadis sebaik Valerie sangat di sayangkan, kalau sampai menikah dengan pria lain!" Benny menganggukkan kepalanya, sangat setuju dengan apa yang di lakukan adiknya tersebut.

Nathan meraih koper Valerie, "Sekarang kamu sudah mendapatkan wanita yang kamu cintai, jadi berbahagialah kamu! kami pergi dulu untuk melangsungkan pernikahan kami!"

Masih merangkul pinggang Valerie, satu tangan Nathan menyeret koper Valerie keluar dari rumah Walton. Meninggalkan Nico terhenyak di sofa, dengan tatapan tidak percaya melihat Valerie menjadi Bibinya.

"Valerie! apa kamu pergi begitu saja? kami ini masih orang tuamu! bagaimana bisa kamu pergi begitu saja?!" teriak Lea begitu Valerie melangkah keluar melewati pintu.

Valerie tidak merespon teriakan ibunya, ia dengan pasti terus saja melangkah, membiarkan Nathan tetap merangkul pinggangnya.

Asisten Nathan membuka pintu mobil untuk Nathan dan Valerie, lalu menerima koper yang di seret Nathan. Dan kemudian memasukkannya ke dalam bagasi mobil.

Sementara Benny dan Dorothy mengikuti mobil Nathan dari belakang, menuju lokasi pernikahan kilat yang telah di atur Nathan dengan bantuan Asistennya.

Sementara itu di rumah Walton, suasana rumah tampak lengang setelah di tinggal Valerie, Nathan, Benny dan Dorothy.

"Bibi, jangan bersedih, Valerie sedang emosi, nanti kalau amarahnya reda, dia pasti akan kembali lagi!" Lili dengan nada lembut memegang tangan Lea yang terduduk lemas di sofa.

Begitu juga dengan Philip, duduk di sofa dengan raut wajah, yang terlihat tidak bersemangat. Valerie pergi begitu saja tanpa menoleh ke belakang.

Dan ia pun merasa, apa yang di katakan Lili ada benarnya juga, kalau Valerie sedang emosi, dan esok harinya pasti akan sadar akan apa yang ia lakukan.

Bersambung.....

1
PNC
kayak dracin ga sich
PNC
apa kandung Tah
kok ga yakin ya
PNC
mungkin bkn anaknya
PNC
tapi ibunya Valeri kok ga khawatir anaknya dibawa kerumah sakit ya
PNC
Valeri bkn anaknya paling
PNC
jangan jangan si lili anaknya bapaknya Valerie dng ibu nya lili

ponaanku juga anakku
ea
ea
Dewa Dewi
Valerie nih sebenernya anak tiri apa kandung sih?
Dewa Dewi
makanya jadi bapak jangan bego
Dewa Dewi
bapak gila
Annisa Lupiyanah
seru banget
Al Fatih
si lili itu punya ilmu apa sih,, mudah bngt provokasi orang...,, dan orang2 itu mudah bngt percaya sama omongannya lili😡
Marina Tarigan
senang sm vihur Natan sangat mencintsi isyrinya dan tanggung jswab penuh pf keluarga nya
Marina Tarigan
bahus memang harus dikarantina katena sdh hola dan psikopat
Marina Tarigan
giti ya orang gila otaknya pendek lanjiy
Marina Tarigan
lili belum kapok ya benar Ramon sebelum kamu menemui valeri mungkin kepalamu sdh menggelinding duluan jgn terhasut orang gila. lili
Marina Tarigan
sdh hancurpun masih menghina orsng lain
Marina Tarigan
lili sdh maduk bubupin masih ngeyel terus manusia atau monyet kamu lilo
Marina Tarigan
la jut lili orang gila dan dungu sekali
Marina Tarigan
lili kamu sangat keras kepala menganggap kamu pintar ya tunggu hasil perbuatanmu yg sadis sekali
Marina Tarigan
nasip penculik ditangan yg berbahaya dan juga kamu lili
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!