Indonesia
NovelToon NovelToon
Ranula (Sejarah Penuh Luka)

Ranula (Sejarah Penuh Luka)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Fantasi Wanita / Chicklit
Popularitas:17.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mulyani Syahfitri

Bagaimana jadinya jika seorang Zoya Anastasya mengalamai kejadian yang begitu menakjubkan yang tidak pernah terduga.

Hanya karena kecelakaan yang dia alami, Zoya terbangun pada zaman dinasti kerajaan dimana segala hal yang tidak pernah dia duga terjadi dalam hidupnya.
Kesakitan, ketakutan, cinta dan airmata, membuat Zoya begitu larut dalam peran nya di zaman itu.

Akankah dia bisa kembali terbangun menjadi Zoya yang sebenarnya???
Atau malah terjebak didalam zaman kerajaan itu sebagai putri Ana???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mulyani Syahfitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curiga

Zoya berjalan mengikuti pangeran Adipati dengan wajah bingung nya. Dia benar benar tidak ingin ikut dengan pangeran ini. Tapi jika menolak dia pasti akan di hukum. Ya ampun, ini pasti karena otak nya yang selalu memikirkan tentang pangeran Erlangga hingga sekarang, dan karena fikiran bodohnya itu dia jadi terjebak dengan pangeran Adipati ditempat sepi seperti ini.

Kebun tanaman obat yang semakin kedalam semakin rimbun dan dipenuhi dengan berbagai jenis tanaman obat. Dan anehnya tidak ada orang sama sekali disini. Padahal biasanya Zoya selalu melihat jika ada orang orang yang mengurus kebun tanaman obat ini. Tapi kenapa sekarang terlihat sepi???

Apa mereka libur?

Tidak mungkin kan.

"Gadis berkerudung merah. Kau tahu, aku sudah sangat lama ingin berbicara berdua dengan mu seperti ini" perkataan pangeran Adipati membuat Zoya terkesiap. Bahkan langkah nya yang terhenti tiba tiba membuat Zoya hampir saja menabrak punggung nya. Apalagi Zoya yang memang sedang melamun dan memperhatikan daerah sekitar mereka.

Zoya memandang pangeran Adipati dengan bingung. Apalagi saat pangeran Adipati menyerahkan setangkai mawar merah pada Zoya. Mawar merah yang sejak tadi dia pegang. Dan benar kan, dia menyerahkan nya pada Zoya.

Zoya hanya diam dan masih memandang mawar itu saja. Dia tidak mungkin mengambilnya kan.

"Kau tidak mau?" tanya pangeran Adipati.

"Maaf pangeran, tapi saya sungguh tidak pantas mendapatkan sesuatu dari pangeran" ucap Zoya seraya menundukkan pandangan nya. Jika bunga itu dari pangeran Erlangga, Zoya pasti tidak akan menolak.

Pangeran Adipati tersenyum dan memandang Zoya dengan lekat. Sejak pertemuan pertama mereka dulu, dia sudah tertarik pada Zoya. Gadis kasta rendahan yang selalu memakai selendang merah nya kemanapun.

"Lalu kenapa kau mau datang kesini dan memenuhi permintaan prajurit itu?" tanya pangeran Adipati.

Zoya tertegun, dia bingung harus menjawab seperti apa. Dia kan mengira jika pangeran Erlangga yang memanggilnya tadi. Jika dia tahu pangeran Adipati orang nya, tentu Zoya tidak akan mau. Untuk apa, tubuhnya semakin lelah sekarang, dan lebih baik dia istirahat saja.

"Itu karena saya penasaran pangeran" jawab Zoya seadanya.

Pangeran Adipati nampak mendengus senyum dan memalingkan wajahnya kedepan.

"Apa kau fikir yang memanggil mu adalah kakanda ku?"

deg

Jantung Zoya langsung terasa berhenti berdetak mendengar itu. Bagaimana pangeran Adipati bisa tahu, batin nya.

"Kau menyukai nya kan?" tuding pangeran Adipati. Membuat Zoya langsung meringis dan tertunduk.

"Aku tahu itu, disetiap kesempatan kau selalu memperhatikan nya. Bahkan sangat lekat dan penuh kekaguman" kata pangeran Adipati lagi.

Dan sungguh, jantung Zoya semakin bergemuruh hebat mendengar itu. Dia jadi takut sekarang, apa nanti dia akan dihukum jika ketahuan menyukai seorang pangeran? Tapi kan dia tidak ada mendekati pangeran Erlangga.

"Yah, wajar saja karena kakanda ku itu adalah calon putra mahkota. Siapapun pasti menyukai dan mengagumi nya. Hanya saja kau harus sadar diri, jika dia tidak akan bisa tersentuh. Meskipun kau cantik, tapi hati dan jiwa nya hanya untuk rakyatnya saja" ungkap pangeran Adipati.

Zoya memandang pangeran Adipati dengan senyum tipis yang terlihat samar. Pangeran Adipati tidak tahu saja bagaimana perhatian nya pangeran Erlangga padanya, bagaimana kuatnya dia untuk melindungi Zoya hingga meminta nya memasuki istana ini. Ya, tidak ada yang tahu bagaimana sikap pangeran Erlangga pada Zoya, selain Zoya sendiri.

"Pangeran benar, saya memang harus sadar dan tahu diri. Tapi sungguh, saya mengagumi pangeran Erlangga sama seperti rakyat nya yang lain. Mengagumi sosok putra mahkota tanpa berharap apapun. Hanya mengagumi, begitu pula dengan pangeran yang lain nya" ungkap Zoya.

Ah.... kenapa dia jadi pandai sekali berbicara sekarang.

Pangeran Adipati kembali memandang kearah Zoya.

"Termasuk padaku?" tanya pangeran Adipati.

Zoya mengerjapkan matanya beberapa kali. Sial... dia jadi terjebak. Tapi mau tidak mau, dia memang mengangguk pelan.

"Ya, bukankah semua pangeran sama" jawab Zoya

Namun pangeran Adipati nampak menggeleng pelan dan tersenyum sinis.

"Tentu saja tidak sama. Aku hanya anak dari ratu yang sekarang, sedangkan kakanda ku adalah anak dari ratu terdahulu. Dia masih menjabati jenderal terkuat di istana ini. Tentu berbeda, dan pandangan orang orang juga semua mengarah pada dia. Dia mampu merebut perhatian semua orang. Apalagi ayahanda" ucap pangeran Adipati.

Dan entah kenapa, Zoya bisa melihat pandangan iri dan rasa tidak suka yang besar pada raut wajah pangeran Adipati saat menceritakan tentang pangeran Erlangga. Dan ya, mereka memang dikenal sering tidak akur dan terlibat saling menandingi dalam hal apapun kan.

Tapi jika dilihat lihat, pangeran Adipati memang sangat jauh dari pangeran Erlangga. Pangeran Erlangga lebih hebat dalam segala hal. Bahkan hanya dalam sekali lihat saja, semua orang sudah tahu siapa yang paling unggul. Ah, kenapa jadi membandingkan seperti ini.

Seharusnya Zoya memikirkan bagaimana cara untuk pergi sini kan. Dan lagi, sebenarnya untuk apa pangeran Adipati ingin menemui nya? Apa hanya untuk mengatakan hal ini? Tidak mungkin kan.

"Tapi saya lihat jika kalian sama saja pangeran. Sama sama gagah dan hebat" ucap Zoya

"Benarkah, tapi perhatian mu selalu tertuju pada kakanda" sahut pangeran Adipati. Zoya jadi bingung harus menjawab apa. Lagipula kenapa dia bisa tahu.

"Tidak, itu hanya pandangan pangeran saja. Oh ya, pangeran, apa pangeran memerlukan sesuatu hingga pangeran memanggil saya kemari?" tanya Zoya akhirnya.

Pangeran Adipati tersenyum tipis.

"Tidak, aku hanya ingin berbicara padamu dan ingin menanyakan asalmu" jawab pangeran Adipati.

"Bukankah pangeran sudah tahu jika saya berasal dari desa Baloko?" tanya Zoya

"Kau bukan asli dari desa itu bukan. Rai mu sangat asing dan tak pernah ada ditemukan disekitar kerajaan Ranula" ungkap pangeran Adipati.

"Tidak, saya memang berasal dari desa Baloko. Saya tidak pernah keluar rumah, dan rai saya memang seperti ini sejak lahir" jawab Zoya

"Kau berbohong" tuding pangeran Adipati.

deg

"Aku tahu semua nya, jika gadis didesa itu hanya beberapa lagi, bahkan hingga yang ada didalam hutan. Kau baru datang didesa itu belum lama ini" ucap pangeran Adipati lagi. Dia memandang Zoya dengan lekat dan penuh curiga.

"Bagaimana pangeran tahu sedetail itu jika gadis desa Baloko sudah tidak ada lagi" tanya Zoya, dan kali ini pangeran Adipati yang terlihat tertegun. Dia seperti terlihat salah bicara.

Dan kini gantian Zoya yang memandang nya penuh curiga.

"Aku pangeran, jelas aku tahu tentang rakyatku" jawab pangeran Adipati.

Namun Zoya tidak percaya begitu saja. Yang dekat dengan rakyat adalah pangeran Erlangga. Dan sudah jelas, jika desa Baloko adalah desa paling ujung dari kerajaan Ranula, terletak dipesisir pantai pula. Mustahil sekali jika pangeran Adipati tahu sampai sedetail itu. Pangeran Erlangga yang sering keluar saja tidak akan tahu sedetail tu, tapi pangeran Adipati tahu.

Sungguh Zoya curiga dengan pangeran satu ini.

"Sepertinya pangeran tidak tahu lebih dalam. Saya memang berasal dari desa Baloko, desa pesisir pantai yang sangat jarang terjamah oleh petinggi kerajaan" ungkap Zoya

Pangeran Adipati memandang Zoya dengan lekat dan penuh curiga. Dia yakin, jika Zoya memang bukan berasal dari sana. Tapi walaupun begitu dia tidak akan mempermasalahkan itu, dia hanya ingin men........

"Sedang apa kalian disini?"

deg

Pangeran Adipati dan Zoya langsung terkesiap kaget saat melihat kedatangan seseorang ketempat itu. Wajah datar nya membuat Zoya takut.

1
Ayla Gotiq
Luar biasa
Maisyaroh
Zoya emng rada"korslet otaknya kalo udh brsangkutn dngn pangeran Erlangga🙄🙄
Maisyaroh: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
Maisyaroh
aish..... si pangeran bikin baper aku aja deh😁😁😁
Dewie Angella Wahyudie
akhhh....so sweeeeetttttt.....🥰🥰🥰🥰aku suka...aku suka.....😂😂😂
Dewie Angella Wahyudie
Astaga....semoga mereka gak ketangkap....pngeran erlangga tolong bnatu zoya...akhh pngeran adipati brengsekk mnjual kerajannya sendiri...dasar manusia kejii....
Marifatul ilmiyah
sumpaaaaahhhhh kereeeeennnnnn..... akhirnya up juga 😍😍😍😍😍😍
Dewie Angella Wahyudie
lanjutt thorr seruu....critanya beda dr yg nmnya kmwahan...😂😂😂
Musyafir: modal nekad buat cerita ini 🤭. tungguin ya, 🫰
total 1 replies
Marifatul ilmiyah
sumpah keren bngt 😍😍😍😍😍😍
Dewie Angella Wahyudie
lanjut kak....berasa kmbli ke umur 5thn nonton film tuturtinular😂😂😂
Musyafir: waduh .... ini tuturtinular fersi dua jaman 😂
total 1 replies
Dewie Angella Wahyudie
aku curiga ada yg mau ngdudomba antra 2 krjaan ya thor.akhhh smoga pngrn erlngg ng cerdas.
Dewie Angella Wahyudie
thorr...berarti djman dulu udah ada firskiss ya...hhhhh
Dewie Angella Wahyudie
aku kok mlh gk ngeh ya klo up...astaga pdhl udh aku nannti"😭😭😭
Marifatul ilmiyah
nah loh jangan2 ada darah zoyaaaa disitu 🥺🥺🥺🥺🥺
Marifatul ilmiyah
ah pangeran kenapa aku berasa jadi Zoya yaaaa 😍😍😍😍😍😍
Marifatul ilmiyah: iyaaaa loh jadi baper sekali 😍😍😍
total 2 replies
Marifatul ilmiyah
ah kenapa pipiku yang panas ya Tuhan 😍😍😍😍😍
Maisyaroh: astaga Thor....bisa bngt sih bikin para pmbaca baper😍😍😍🤭
total 2 replies
Marifatul ilmiyah
zoyaaaa kau terlalu berani hahahha.... bagus bagus bagus
Marifatul ilmiyah
ah aku juga sama kayak kamu zoyaaaa aku juga bingung kamu harus sadar apa enggak hahahhaha
Marifatul ilmiyah
akhirnyaaaa up juga kak
Marifatul ilmiyah: hahahahaha okeeee cinta lanjut
total 4 replies
mommy sya
kok ga pernah up lagi kak? padahal aku sangat nungguin lo
Musyafir: maaf ya kak...belum sempat. tapi nanti pasti aku tamatin 😊
total 1 replies
Marifatul ilmiyah
gilaaaaaa keren banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!