Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."
Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.
Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.
"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Warisan Darah di Puing-Puing Kerajaan
Langit pagi di atas kawasan pelabuhan utara berangsur-angsur berubah warna menjadi kelabu terang ketika gema sirene ambulans dan mobil polisi bayangan Sterling mulai menjauh dari area pembantaian. Puing-puing kontainer yang hangus dan tumpukan besi tua berserakan di mana-mana, menjadi saksi bisu atas badai kehancuran yang baru saja melibas habis sisa-sisa kekuatan sindikat Zayn Al-Fayed. Di tengah hamparan reruntuhan dan genangan air laut yang bercampur jelaga, suasana terasa begitu sunyi—bukan karena damai, melainkan karena rasa takut yang teramat sangat telah membungkam siapa saja yang berani mendekati wilayah teritori keluarga Sterling pagi ini.
Ceira berdiri tegak di atas lambung kapal kargo yang kini telah berubah menjadi monumen kematian bagi musuh mereka. Gaun malam gelap berbalut jubah panjang yang dikenakannya berkibar tertiup angin laut yang asin, sementara helaian rambut hitamnya menari bebas membingkai wajah datarnya yang memancarkan aura kekuasaan mutlak. Di dalam ruang kesadaran batin, Scarlett menarik napas panjang, menikmati aroma mesiu dan darah musuh yang menguap ke udara bagaikan sebuah candu yang paling memabukkan di dunia.
“Ah, bau kemenangan ini benar-benar terasa sangat manis di lidah kita, Ceira,” batin Scarlett mendesis pelan, nada suaranya bergetar dalam kepuasan yang luar biasa besar. “Pria-pria bodoh itu mengira dengan menantang kita, mereka bisa merebut singgasana yang kita dirikan di atas tulang belulang musuh. Sekarang, lihatlah ke bawah sana. Kepala Zayn terpenggal dengan indahnya, dan para tikus got lainnya berlarian ketakutan tanpa arah tujuan.”
Ceira merespons batin alter egonya dengan senyuman miring yang nyaris tak terlihat di sudut bibirnya. Insting pembunuhnya sebagai seorang transmigrator yang telah lama hidup di bawah bayang-bayang pengkhianatan tidak merasa iba sedikit pun. Di dunia hitam, belas kasihan adalah bentuk kelemahan paling fatal yang bisa mengundang kematian lebih cepat. Siapa pun yang berani mencoba merusak kedamaian dinasti mereka harus membayar harga mutlak dengan nyawa dan kehancuran total keluarga mereka sampai ke akar-akarnya.
Langkah kaki tegap berirama terdengar mendekati tempat Ceira berdiri merenung. Kaiser, King, dan Zero muncul secara bersamaan dari balik anjungan kapal, menyingkirkan sisa-sisa puing kayu dengan gerakan acuh tak acuh. Ketiga pria penguasa dunia bawah itu memancarkan aura dominasi yang begitu pekat, seolah kehadiran mereka saja sudah cukup untuk membuat dunia bertekuk lutut. Zero adalah orang pertama yang mendekat, manik mata merah pekatnya menyorotkan rasa lapar yang tidak pernah padam akan kekuasaan dan wanita di hadapannya.
"Pembersihan di sektor dermaga utara telah diselesaikan seratus persen oleh pasukan bayangan, Ma Cherie," laporan Zero mengalun rendah, suaranya terdengar begitu menggoda namun sarat akan ancaman kematian yang mematikan. "Tidak ada satu pun mata-mata musuh yang berhasil lolos membawa informasi keluar dari wilayah teritorial kita. Semua perangkat komunikasi dan dokumen rahasia mereka telah kita sita."
King menyusul di sisi sebelah kanan Ceira, melipat kedua tangannya di dada bidangnya yang terbalut kemeja gelap. Wajah tanpa ekspresinya tampak dingin bagaikan pahatan es abadi, namun tatapan matanya menyiratkan kepemilikan yang mutlak. "Berita runtuhnya sindikat Zayn sudah mulai menyebar ke telinga para petinggi sindikat regional lainnya di luar negeri," ujar King datar. "Mereka saat ini sedang tiarap ketakutan, tidak berani mengangkat kepala atau mencoba mencari masalah dengan keluarga Sterling dalam waktu dekat."
Kaiser merangkul pinggang ramping Ceira dengan gerakan posesif yang sangat mendominasi, menarik tubuh wanita itu bersandar rapat ke dadanya tanpa memberikan jarak sedikit pun. Pria itu menundukkan kepalanya, menghirup aroma parfum mewah yang bercampur dengan bau angin laut dari leher jenjang Ceira, lalu mengecup kulit sensitif itu sekilas dengan penuh keintiman di tengah puing-puing medan perang.
"Biarkan mereka gemetar ketakutan di sarang masing-masing," bisik Kaiser dengan suara bariton yang berat dan serak, napas hangatnya membakar kulit Ceira. "Mereka harus tahu bahwa singgasana ini tidak tersentuh. Dan ratu kita, Ceira, adalah satu-satunya penguasa mutlak yang memegang kendali atas hidup dan mati mereka semua di dunia ini."
Ceira menengadahkan dagunya, membalas tatapan tajam dan penuh puja dari ketiga pria yang telah menyerahkan seluruh jiwa dan raga mereka kepadanya. Di dalam kehidupan lamanya, ia hanyalah seseorang yang diinjak-injak oleh takdir dan pengkhianatan. Namun di sini, di dunia baru ini, ia telah bertransformasi menjadi jantung dari sebuah dinasti kegelapan yang paling ditakuti di muka bumi.
"Kita tidak boleh lengah begitu saja hanya karena Zayn telah tiada," ucap Ceira dengan suara dingin yang membelah keheningan pagi, otoritas seorang ratu terpancar jelas dari setiap kata yang meluncur dari bibirnya. "Runtuhnya satu kepala hydra hanya akan memicu kepala-kepala baru untuk tumbuh di tempat lain. Dunia hitam selalu dipenuhi oleh para bajingan serakah yang merasa diri mereka lebih hebat dari pendahulunya."
Zero menyunggingkan senyuman iblis mendengar ucapan penuh perhitungan dari wanita yang dipujanya itu. "Baguslah kalau begitu," sahut Zero tajam, jemarinya memainkan belati taktis yang masih menyisakan noda darah segar. "Itu artinya kita tidak akan pernah kehabisan hiburan darah dan daging segar untuk dihancurkan setiap akhir pekan."
King mengangguk setuju, matanya menerawang menatap jauh ke arah cakrawala kota yang mulai sibuk di kejauhan. "Jaringan intelijen kita sudah mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan dari faksi timur yang dipimpin oleh keluarga Moretti. Mereka mencoba memanfaatkan kekosongan kekuasaan pasca-kejatuhan Zayn untuk merebut jalur distribusi logistik kita di pelabuhan selatan."
Scarlett mendengus keras di dalam batin Ceira, amarahnya kembali mendidih mendengar nama musuh baru yang berani mencoba mencari celah. “Keluarga Moretti? Cacing-cacing menjijikkan itu rupanya ingin merasakan bagaimana rasanya dikuliti hidup-hidup di ruang bawah tanah kita. Jangan beri mereka ampun, Ceira! Mari kita jadikan mereka target operasi kita berikutnya sebelum matahari terbenam.”
Ceira mengangkat tangan kanannya memberi isyarat agar para suaminya tetap tenang, sementara senyuman miring yang penuh dengan perhitungan strategis terukir indah di bibirnya. "Keluarga Moretti tidak perlu diserang secara langsung sekarang," ucap Ceira tenang, membuat Kaiser, King, dan Zero menatapnya penuh rasa ingin tahu dan kekaguman mendalam. "Kita akan menggunakan strategi yang jauh lebih elegan untuk meruntuhkan mereka dari dalam. Biarkan mereka saling curiga satu sama lain, memakan sesama anggota faksi mereka sendiri, hingga akhirnya mereka datang berlutut memohon belas kasihan di depan gerbang kediaman kita."
Ketiga penguasa Sterling itu terdiam sejenak meresapi rencana brilian yang dilontarkan oleh ratu mereka, sebelum akhirnya serentak tersenyum lebar dengan aura gelap yang mengerikan. Kecerdasan taktis yang dipadukan dengan kekejaman mutlak menjadikan Ceira sebagai sosok pemimpin yang tidak tertandingi di dunia hitam.
"Perintah tuan putri adalah mutlak," ucap Kaiser lembut, mengecup punggung tangan Ceira dengan penuh takzim. "Apapun yang kau inginkan, kami akan mengeksekusinya tanpa celah."
Matahari pagi kini telah sepenuhnya naik ke langit, memancarkan sinar hangat yang menerangi puing-puing pelabuhan utara. Namun bagi keluarga Sterling, cahaya matahari tidak pernah berarti kedamaian—ia hanya menjadi saksi atas lembaran baru kekuasaan berdarah yang akan terus mereka tulis sampai kapan pun di puncak rantai makanan dunia hitam.
aku tunggu👍👍👍👍
semangat......
gak jdi tuker tempat ma kamu ah..atutt 🤣🤣🤣🤣 jiwa halu ku meronta 😩😩
aahhh...gak sabar up lgi..👏👏👏