Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Antagonis?, Ok

Aku Antagonis?, Ok

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Teen School/College / Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama
Popularitas:33.4k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HELENA KANAYA ATMAJAYA gadis enam belas tahun yang masih duduk di bangku sekolah, sejak kecil Helena sudah di jodohkan dengan anak teman mendiang Ibunya, yang bernama RAVELO TRIAN ADITAMA yang sama sama masih duduk di bangku sekolah, kebetulan Helena dan Velo masih satu sekolah namun beda kelas.
Dari dulu Helena memang sudah menyukai Velo, dan saat tahu kalau keduanya di jodohkan Helena semakin menempel pada Velo, membuat Velo terkadang merasa risih sendiri.
Helena sebenarnya gadis yang baik, hanya saja dia memiliki sifat posesive pada sesuatu yang memang sudah jelas jelas miliknya termasuk pada Velo. Helena tahu kalau Velo dekat dengan gadis satu kelasnya yang bernama HANA LARASATI, jadi Helena selalu berusaha menjauhkan Hana dan Velo.

Dan sikap Helena yang seperti itu, membuat semua murid di sekolahnya mengecap Helena sebagai gadis Antagonist, awalnya Helena tidak terima dirinya di anggap Antagonist, namun pada akhirnya Helan benar benar memerankan sosok Antagonist yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Larut malam sebuah mobil land cruiser melaju kencang di jalan raya, pengemudi mobil itu yang tak lain adalah Antonio, dia tidak perduli dengan umpatan dari kendaraan lain, sekarang yang ada di fikirannya dirinya harus sampai di kediaman Atmajaya secepat mungkin.

Beberap saat tadi Antonio teringat kalau meninggalkan ponselnya di dalam mobil, lalu dia segera kembali ke mobilnya untuk mengambil ponselnya, dan saat menyalakan ponselnya ternyata ada beberapa panggilan tak terjawab dari Nonanya, sontak Antonio langsung menghubungi balik nomor Nonanya, namun sudah menghubungi beberapa kali nomor Nonanya tetap tidak aktif, membuat Antonio cemas bukan main, jadi dia langsung mengemudikan mobilnya dan kembali ke kediaman Atmajaya.

Dan saat di perjalanan Antonio baru teringat untuk menghubungi Pak Ndut.

''Ada apa Pak Anton?'' tanya Pak Ndut dari sebrang telfon.

''Tadi Nona menghubungiku berkali kali, ada apa?'' tanya Antonio.

''Oh, mungkin Nona mau minta anda untuk mengantarkannya ke bandara, malam ini Tuan William pulang'' jawab Pak Ndut.

''Terus, sekarang Nona di mana?'' tanya Antonio.

''Nona sudah pergi ke bandara'' jawab Pak Ndut.

''Sama siapa?'' tanya Antonio cepat.

''Sendiri'' jawab Pak Ndut.

''Apa!, sendiri, kalian gimana sih, kenapa membiarkan Nona mengemudi sendiri malam malam'' marah Antonio lalu mematikan sambungan telfonnya sepihak.

''Ck, Antonio kenapa kamu bisa teledor, ninggalin ponsel di mobil, jadi tidak tahu kan kalau ada telfon dari Nona'' umpat Antonio pada dirinya sendiri.

Akhirnya Antonio memutuskan langsung pergi ke bandara, tapi sayangnya saat sampai di bandara Antonio tidak menemukan keberadaan Nonanya maupun Tuannya, lalu dia bertanya pada petugas bandara pesawat dari Negara London kapan tiba, dan ternyata sudah sejak dua puluh menit yang lalu, yang berarti Nona dan Tuannya mungkin sudah dalam perjalanan pulang, akhirnya Antonio memutuskan langsung pergi ke kediaman Atmajaya menemui Nonanya untuk minta maaf.

Namun baru mengemudikan mobilnya keluar ke jalan raya, mungkin berjarak tiga kilo meter diri bandara Antoni terkena macet.

''Ck, pakek macet segala'' decaknya.

Antonio perlahan menurunkan kaca jendela mobilnya dan bertanya pada orang yang lewat di samping mobilnya.

''Maaf, di depan macet kenapa ya?'' tanya Antonio.

''Itu Pak, ada kecelakaan beruntun'' jawab orang itu.

''Kok bisa?, apa ada kendaraan yang mengalami rem blong?'' tanya Antonio yang tiba tiba sangat penasaran, padahal biasanya Antonio tidak terlalu perduli dengan hal hal yang tidak berhubungan dengan Nonanya, entah kali ini tiba tiba Antonio sangat ingin tahu.

''Katanya sih, ada mobil yang gak sengaja nabrak wanita yang sedang nyebrang, lalu mobil itu berhenti mendadak, dan berakhir terjadi kecelakaan beruntun'' jawab orang itu.

Antonio menganggukkan kepalanya. ''Terimakasih infonya'' ucap Antonio.

''Sama sama pak'' sahut orang itu lalu pergi.

Dan Antonio menaikkan kembali jendela kaca mobilnya, entah kenapa tiba tiba Antonio merasakan perasaan tidak enak, seperti ada hal buruk yang akan terjadi.

''Huh,,, mungkin perasaanku saja'' gumam Antonio menenangkan dirinya.

Setelah menunggu antrian beberapa menit, akhirnya Antonio baru bisa menjalan kembali mobilnya, namun tetap melaju dengan pelan, karna hanya jalur kanan yang di buka, sedangkan jalur kiri di tutup total untuk mengevakuasi korban kecelakaan.

Antonio melajukan mobilnya sembari melihat kendaraan kendaraan yang menjadi korban kecelakaan beruntun, para tenaga medis dan polisi sibuk mengevakuasi para korban, ada yang tak sadarkan diri dan ada juga yang merintih karna kesakitan, namun mata Antonio langsung membulat saat melihat mobil yang sangat dia kenali, terjepit di antara dua truk kontainer.

''Tidak, tidak mungkin'' gumamnya dengan gugup, Antoni langsung menghentikan mobilnya begitu saja, lalu dia keluar dan berlari melompati pembatas polisi.

''Pak, anda mau kemana?!'' seorang polisi yang melihat aksi Antonio langsung menahannya.

''Lepas!, itu mobil Nona saya, saya ingin menolongnya'' teriak Antonio berontak dan akhirnya berhasil melepaskan diri.

Antonio berlari ke arah mobil BMW yang terjepit di antara dua truk kontainer, lalu dia menarik petugas yang sedang berusaha menyelamatkan korban di dalam mobil itu, mata Antonio membulat dan tangisannya langsung pecah, saat melihat Helen di dalam jok kemudi dalam keadaan tak sadarkan diri, dengan kondisi wajah yang di penuhi darah, dan di sampingnya William juga tak sadarkan diri, serta kondisinya jauh lebih parah, karna posisi William terjepit body mobil dan bagian belakang kontainer.

Antonio berusaha membuka pintu mobil Helen yang terkunci, dia tidak perduli dengan tangannya yang terluka karna terkena pecahan kaca jendela mobil.

''Hikss,,, Nona anda harus baik baik saja'' isak Antonio.

Setelah berhasil membuka pintu mobilnya, Antonio berusaha mengangkat tubuh Helen, namun sayangnya sangat sulit karna kedua kaki Helen terjepit.

''Hiks,, Nona, maafkan saya'' isak Antonio sembari berusaha mengeluarkan kaki Helen yang terjepit dengan hati hati.

Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Anton berhasil mengeluarkan kaki Helen, lalu dia langsung mengangkatnya.

''Ambulans, mana ambulans cepat!'' teriak Antonio.

Lalu petugas kesehatan datang sembari membawa tandu, dan Antonio langsung merebahkan tubuh Helen di atas tandu dengan hati hati.

''Om, selamatkan Papa'' gumam Helen yang tiba tiba membuka matanya.

Sontak Antonio terkejut melihat Nonanya sadar, dia langsung mengusap air matanya dan menatap Nonanya dengan tersenyum lega.

''Baik Nona, anda jangan khawatir, saya pasti akan selamatkan Tuan William'' tukas Antonio meyakinkan Nonanya.

Setelah Helen di masukkan ke dalam ambulans, dan di bawa pergi ke rumah sakit, Antonio kembali lagi untuk menyelamatkan William, pria yang memiliki jasa yang begitu besar pada hudupnya.

''Tuan, anda harus baik baik saja'' gumam Antonio.

Setelah beberapa saat kemudian akhrinya Antonio berhasil mengeluarkan William dari dalam mobil, dan saat merebahkan tubuh William di atas tandu, Antonio di kagetkan dengan William yang tiba tiba sadarkan diri dan mencekal tangannya dengan lemah.

''Tuan, anda bertahanlah, saya akan membawa anda ke rumah sakit'' ucap Antonio ikut masuk ke dalam mobil ambulans bersama William.

''To,, tolong jaga Helen untukku, jangan biarkan dia bersedih apa lagi sampai menangis'' bisik William lirih bahkan Antonio sampai mendekatkan telinganya di bibir William agar biasa mendengar dengan jelas.

''Pasti Tuan, tanpa anda minta pun, saya pasti akan menjaga Nona Helen dengan baik'' ucap Antonio dengan sungguh sungguh.

William tersenyum lalu perlahan memejamkan matanya, dan tangannya yang mencekal lengan Antonio langsung luruh begitu saja.

''Tuan, Tuan'' panggil Antonio, namun William sudah tidak menyahut lagi, lalu Antonio mencoba meletakkan tangannya di hidung William, dan Antonio langsung menatap ke langit langit mobil ambulans menahan tangis, karna William sudah tidak bernafas lagi.

''Tuan, saya janji akan menjaga Nona Helen seumur hidup saya'' gumam Antonio sembari mengusap air matanya.

Berita kecelakaan beruntun itu langsung di beritakan di seluruh stasiun televisi, dan yang paling membuat heboh seluruh ibu kota, di karnakan pemilik perusahaan Atmajaya Group bersama putrinya, menjadi salah satu korban kecelakaan beruntun itu.

1
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪💪
Tiara Bella
iuhhh si Hana naksir om Anton GK bakalan mw dia....apalg klu Anton tw klu itu Hana.....
tinie
semangaat
Hellen dan om Anton
pasti kuat menghadapi cobaan
ulet bulu
tinie
gilaa🤣🤣
stiap orang ganteng kamu suka
apalagi jika tau om Anton lebih tajir
punya dua perusahaan
Sribundanya Gifran
lanjut thor
kaylla salsabella
musuh nya keluarga velo
Sulati Cus
kyknya musuh nya keluarga beli atau hana pasti srh menghancurkan salah satu dr mereka emang dasar velo jodohnya si hana😅
tinie
apakah vello termasuk saingan orion🤔🤔
tinie
heey
kirain kamu sudah melahirkan
karna di p rks 🤔🤔
Tiara Bella
apa yg dilihat si Hana ya beruntung Bangt dia ada yg nolong.....
Sribundanya Gifran
lanjut
kaylla salsabella
weleh si biang kerok datang
endang
double dong kk 🤭🤭💪💪👍
Tiara Bella
udh velo sm Hana aja....gk ush gangguin Helen lg
aristi
Hana muncul lgi
kaylla salsabella
si hana
kaylla salsabella
eh emang bang Antonio bujang tua🤭🤭🤭
tinie
horee selamat ya om
cintamu diterimah💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut
endang
semangat kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!