Indonesia
NovelToon NovelToon
Move On

Move On

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ocha Kartika

Perusahaan orang tua Luna bangkrut
Dan itu alasan mengapa Luna dan Roy dijodohkan

Walaupun mereka akhirnya saling mencintai tetapi mereka adalah korban dari ambisi orang tua mereka

Bram Pratama (ayahnya Luna) yang ingin menyelamatkan perusahaannya dari kebangkrutan
Dan Gunawan (ayahnya Roy) yang ingin menghancurkan perusahaan Bram karena dendamnya di masa lalu

Namun pernikahan mereka gagal dilakukan dan ternyata ini adalah bagian dari rencana Gunawan untuk menghancurkan keluarga Bram Pratama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ocha Kartika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan ke-dua

"Iya itu dia Mah, Papa juga bingung, gimana cara deketin mereka".

"Iya menurut Mama sih lebih baik pertemukan dulu aja, siapa tahu Luna merasa cocok dengan Roy" ujar Sinta.

"Iya ya Mah mudah-mudahan tanpa ada paksaannLuna mau di dekatin sama Roy, perusahaan kita selamat dan anak kita bahagia" ujar Bram dengan penuh harapan.

"Amin Pah" jawab Sinta.

"Tapi Mah, gimana dengan Lisa, dia juga kan belum dapat jodoh sampai sekarang Mah" tanya Bram.

"Mama juga sering tanyain Lisa kok Pah, udah punya pacar apa belum, kenalin dong sama Mama sama Papa, eh Lisa nya malah jawab gini, apaan sih Mah nggak ada pacaran pacaran Lisa mau fokus kerja dulu, gitu katanya Pah" jelas Sinta.

Lisa memang berbeda dengan Luna, dari kecil Lisa memiliki sifat yang cuek dan tertutup, pada saat kuliah dia memiliki seorang kekasih namun ditentang oleh Sinta karena baginya berpacaran saat belajar itu hanya akan menghancurkan masa depannya hingga saat Lisa sudah sukses pun belum memiliki pasangan.

"Lisa emang gak pernah cerita tentang kehidupannya di luar sana Mah, beda sama Luna yang selalu terbuka dengan kita" ucap Bram.

"Ya sudah lah Pah mungkin itu udah jadi sifatnya Lisa dia nggak mau terbuka sama kita,

nanti juga kalau dia udah ada pacar terus pacarnya serius sama Lisa, pasti bakalan cerita kok sama kita" ujar Sinta.

"Iya Mah, tapi Lisa itu sudah cukup umur loh buat Nikah, apa sebaiknya kita carikan dia jodoh Mah?" tanya Bram memberi saran.

"Jangan lah Pah, Lisa pasti nggak akan mau dijodohkan, biarkan dia memilih sendiri, lagian jodoh kan nggak akan kemana Pah apalagi Lisa kan perempuan, perempuan itu di cari bukan mencari, kalau udah ada jodohnya pasti akan datang dengan sendirinya kok" jelas Sinta.

*****

Luna dan teman-temannya sedang nongkrong di sebuah caffe dan kebetulan Roy juga lagi ada meeting di caffe tersebut.

Tiba-tiba Roy melihat ke arah dimana Luna sedang duduk menikmati sebuah minumannya.

"Bukannya itu Luna anaknya Pak Bram?" batin Roy bertanya-tanya.

Setelah diperhatikan Roy semakin yakin kalau yang dia lihat itu memang benar Luna, diam-diam Roy menatap wajah Luna sembari tersenyum melihatnya hingga konsentrasinya saat meeting pun terganggu.

"Cantik" satu kata yang membuat klien Roy merasa heran, pasalnya dari tadi Roy tidak memperhatikan apa yang di bahas oleh klien nya.

"Pak Roy?" klien memanggilnya namun tidak ia gubris hingga ke 3 kalinya klien itu memanggil barulah Roy sadar.

"Eh iya kenapa Pak" jawabannya kaget.

"Sepertinya dari tadi Bapak tidak mendengarkan pembicaraan saya" ujar klien sedikit kesal.

"Iya maaf Pak, saya kurang fokus" jawab Roy jujur.

Setelah Roy menyelesaikan meeting nya,

Roy langsung menghampiri Luna.

"Emmh maaf kamu Luna anaknya Pak Bram kan?" tanya Roy.

"Iya kok tahu?" dahi Luna mengernyit.

"Siapa ya, kayak pernah ketemu tapi di mana?" batin Luna bertanya.

"Sebelumnya kita pernah ketemu tapi belum sempat kenalan" Roy menyodorkan tangannya

"kenalin aku Roy, rekan bisnis Pak Bram" ujar Roy.

"Luna" jawab Nya dan segera melepaskan jabatan tangannya.

"Oh iya aku baru inget, aku pernah lihat kamu di kantor Papa waktu sama om Gibran kan".

"Iya betul sekali, emm boleh kita bicara sebentar di meja sebelah sana, ada banyak hal yang ingin aku tanyakan sama kamu" tanya Roy.

"Emmh gimana ya tapi aku lagi sama teman-teman aku, kasihan mereka kalau aku tinggal" jawab Luna gak tega.

"Aku janji cuma sebentar kok, bisa kan?" tanya Roy.

"Ya udah kalau gitu aku tinggal sebentar gapapa kan" tanya Luna kepada Rere dan Vina sahabatnya.

"Iya gapapa kok Lun santai aja,

tapi habis ini Lo punya hutang cerita ya sama kita" sahut Rere dan Vina yang langsung diangguki oleh Luna.

Roy pun mempersilahkan Luna untuk duduk di kursi yang telah dia sediakan dan mereka pun ngobrol sekitar satu jam lamanya.

"Oh iya Lun, apa orang tua kamu pernah cerita sesuatu sama kamu tentang perusahaan?" tanya Roy tiba-tiba.

"Enggak tuh, emangnya kenapa dengan perusahaan?" Luna berbalik tanya.

"Emmh berarti Pak Bram sedang merahasiakan tentang kebangkrutan perusahaannya sama Luna, lebih baik aku gak usah ikut campur sama urusan keluarganya" Batin Roy.

"Emangnya kenapa ya dengan perusahaan Papa aku, kok malah bengong?" tanya Luna penasaran.

"Gapapa kok, maksud aku Papa kamu gak pernah cerita tentang aku gitu sama kamu" tanya Roy mengalihkan pembicaraan.

"Enggak " jawab Luna singkat.

"Emm, oh iya maaf kalau boleh tahu kamu udah punya pacar?" tanya Roy.

"Kenapa kok tiba-tiba nanyain pacar, kepo banget" ujar Luna.

"Enggak, aku cuma nggak mau ada kesalah pahaman di antara kamu sama pacar kamu gitu" ujar Roy.

"Siapa yang bakalan salah faham Pak Roy, orang aku nggak punya pacar kok" jawab Luna jujur

"Masa sih" tanya Roy tidak percaya, apakah benar cewek secantik Luna gak punya pacar.

"Terserah kalo Pak Roy gak percaya" jawabnya.

"Syukur deh kalau belum punya pacar" celetuknya pelan.

"Gimana?" tanya Luna yang tidak mendengar ucapan Roy.

"Ah enggak, jangan panggil aku Pak dong panggil Roy aja biar lebih akrab! " jawabnya mengalihkan pembicaraan.

"Enggak ah, Kesannya agak gimana ya kalo panggil nama, gak sopan aja gitu kalau sama yang lebih tua" celetuknya.

"Emangnya aku udah kelihatan tua ya? padahal aku masih muda loh, aku kan seumuran sama om kamu Gibran, dia sahabat aku waktu kuliah dulu " ujar Roy.

"Bentar deh, kalau kamu seumuran sama om Gibran berarti umur kita bedanya sekitar 7 tahunan dong, tetep aja lebih tua kan itu namanya" ujar Luna.

"Emangnya harus ya membanding bandingkan umur, jaman sekarang banyak kok yang nikah tapi umurnya jauh beda" celetuk Roy.

"Ih apaan sih kok jadi ngebahas nikah" ujar Luna mendengus sebal.

"Ya gapapa, siapa tahu kita jodoh kan" ujar Roy tersenyum seolah bercanda.

"Apaan sih makin ngaco aja, udah ah aku mau balik ke teman-teman aku dulu kasian mereka dari tadi nungguin" ujar Luna bangkit dari tempat duduknya.

"Ya udah kalau gitu kamu balik ke teman-teman kamu, aku juga mau pulang, oh iya jangan pulang larut malam gak bagus buat kesehatan,

salam ke Pak Bram dari aku ya " celotehnya.

"Ih aneh banget ini orang, baru kenal udah ngatur" batin Luna.

Roy sudah pergi dari caffe itu dan Luna segera menghampiri kedua sahabatnya itu yang sedari tadi menunggunya.

"Hay guys maaf ya aku agak lama" sapa Luna.

"Iya gapapa kok, tapi ngomong-ngomong itu siapa Lun kok dia bisa kenal sama Lo?" tanya Rere penasaran.

"Biasa Re, itu rekan bisnisnya Papa di kantor" jawab Luna.

"Ciiieee yang di deketin sama pengusaha kaya udah tampan, keren, tajir lagi, cariin dong yang kayak gitu juga buat gue" celetuk Vina.

"Apaan sih Vin, itu cuman rekan bisnis Papa doang kok nggak lebih" ujar Luna.

"Tapi cara dia menatap Lo itu loh dalem banget, kayaknya dia suka deh sama Lo Lun "ujar Vina.

"Vina kamu apaan sih udah ah lebih baik kita pulang aja yuk, udah malam nih gue takut Mama sama Papa khawatir" ajak Luna.

"Hadeuh susah ya kalau temenan sama anak yang terlalu disiplin waktu" celetuk Vina.

"Luna emang bener kok, ini udah malam lebih baik kita pulang aja yuk" sahut Rere setuju dengan ucapan Luna.

"Iya Vin, kalau Lo masih betah di sini ya udah Lo gak usah ikut kita pulang, Lo nginep aja di sini" celetuk Luna.

"Ih enggak lah gue juga mau pulang, masa gue sendirian di sini" ujar Vina langsung bangkit dan membawa tasnya.

1
chifa
next 🤭
Holik
pembaca setia nih thor, rajin up ya! 🥰
Zhara
🥺🥺🥰🥰🥰🥰
Holik
lanjut Thor
Nur Farida
semangat ya teh😍😍😍
indira
kalo Roy bner2 gak datang, kasian sih s Luna, 🥺
Zhara
Lanjut Thor, semangat 😊👍
Holik
Semangat ya 🥰🥰🥰
Susi lestari
hai thor..👋👋
salam kenal ya dari "Bintang Samudera"..🥰🥰
Kartika: hai, salam kenal juga kak👋👋☺️🙏🥰🥰
total 1 replies
Zhara
Semangat berkarya
chifa
Lanjut ☺️💪
Holik
up lagi thor 💪
indira
Lanjutkan thor
Holik
Mana kelanjutannya thor
chifa
Semangat terus thor💪
Holik
makin seru
Mawar Berduri💕
semangat berkarya Thor.
Holik
lanjut Thor
chifa
♥️♥️♥️♥️♥️
Holik
😅😅😅 Lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!