Indonesia
NovelToon NovelToon
Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:89.8k
Nilai: 5
Nama Author: Defi khotriyah

Setiap orang pasti menginginkan memiliki pasangan yang menjadi pendampingnya sampai dia menutup mata, namun kadang takdir tak selalu sama apa yang dia inginkan.


Jodoh adalah sebuah teka-teki yang kita tidak ketahui kapan datangnya, yang lahir terlebih dahulu belom tentu dia mendapatkan jodo lebih dahulu, karena kapan datangnya jodoh adalah hak Tuhan, manusia hanya bisa berusaha untuk memperbaiki diri agar mendapat jodoh yang baik.

Niar Maulida gadis desa yang menikah dengan Ifan kakak sahabatnya, di usia setahun pernikahannya semua berjalan lancar dan baik, kebahagiaan selalu mereka rasakan, namun saat pernikahan mereka memasuki usia hampir dua tahun masalah mulai menghampiri, apakah pernikahan mereka akan bertahan, atau kah mereka akan berpisah, dan mereka salah jodoh seperti yang dikatakan Ibu dari Ifan.






mau tau kelanjutan kisah cerita cinta Niar, baca terus cerita ini sampai selesai ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defi khotriyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BSJ 06

™ Suasana malam ini begitu meriah, langit terlihat cerah dengan cahaya bulan yang bertabur bintang, suasana makan malam antara keluarga Bu Andini dan karyawannya terasa begitu hangat dan sangat kekeluargaan, hampir tidak ada sekat antara keluarga Bu Andini dan karyawannya.

"Ayo dimakan ayam dan ikannya, jangan sungkan, ambil saja jangan malu-malu." ucap pak Rahman kepada karyawan istrinya.

"ayo semuanya makan, ambil saja mana yang disuka, gak usah sungkan, sayurnya juga tuh dimakan." ucap Bu Andini menimpali ucapan suaminya.

"iya Bu, pak." Ucap Niar dan teman-temannya

™ Niar dan teman-temannya pun segera mengambil hidangan yang sudah mereka masak bersama, suasana yang terjalin begitu akrap antara keluarga Bu Andini dan karyawannya, mereka makan bersama tanpa adanya sekat yang memisahkan, mereka makan dengan penuh suka cita, diselingi dengan obrolan ringan dan canda tawa.

Wulan salah satu karyawan Bu Andini berbicara. "Sebentar lagi karyawan penjahit akan berkurang satu nih Bu."

Bu Andini. "kok berkurang satu? memangnya ada apa?"

wulan. "Itu Bu si Nina, sebentar lagi dia kan akan menikah, dan dia pasti tidak akan tinggal di rumah kerja ini lagi Bu."

Bu Andini. "Owh, soal Nina, dia memang sudah bilang sama ibu, kalau dia mau nikah, tapi Nina masih kerja kok disini, hanya saja dia sudah tidak bisa tinggal di rumah kerja ini lagi dengan kalian, Nina akan berangkat pagi dan pulang sore setiap kerja setelah nanti dia sudah menikah." ucap Bu Andini menerangkan.

™ Dilain tempat, dikediaman Niar pada waktu yang hampir bersamaan pak Maulana dan Bu Nurlinda serta Nabila sedang berbincang-bincang setelah makan malam, banyak yang mereka bicarakan, mengenai masa kecil Nabila dan Niar, mengenai tanaman padi yang sebentar lagi akan panen, dan banyak lagi yang mereka obrolankan, sampai membahas masalah kuliah Nabila yang sudah semester enam akhir.

"Nabila gimana kuliahmu nak?" tanya pak Maulana kepada putrinya, Nabila.

"Alhamdulillah pak lancar, dan insyaallah nanti awal semester tujuh Nabila mau daftar untuk buat skripsi." Ucap Nabila menjawab pertanyaan pak Maulana.

"Kok sudah ambil sekripsibnak?" Bu Nur bertanya.

"Iya Bu, Alhamdulillah nilai SKS Nabila sudah cukup untuk mengajukan skripsi, jadi Nabila mau usahain untuk selesai kuliah tiga setengah tahun saja, biar bapak, ibu dan mba Niar gak Nabila repotin terus." Ucap Nabila

"Ya sudah kalau itu mau mu Nabila, tapi ibu berpesan, kamu jangan sampai kecapean, apa lagi sampai sakit karena lupa istirahat mengerjakan skripsi, gak usah ngotot, kerjakan saja sesuai kemampuan mu Nabila." Ucap Bu Nur menasehati Nabila.

"Iya Bu, Nabila gak akan ngotot kok, Nabila akan jaga kesehatan, ibu dan bapak gak usah hawatir." ucap Nabila menenangkan hati kedua orang tuanya.

"Nabila butuh laptop kan untuk kerjain sekripsinya?" Tanya pak Maulana kepada Nabila.

"Iya pak, Nabila memang butuh laptop, tapi gak usah dipaksain beli, Nabila kan bisa pergi ke warnet buat kerjain skripsinya." Ucap Nabila.

"Alhamdulillah Nabila ibu dan bapak ada tabungan dari hasil panen, uang jahit ibumu, serta uang dari mba mu Niar yang bapak dan ibu mu sisihkan, dan insyaallah uangnya cukup untuk beli laptop buat kamu." ucap pak Maulana sambil mengelus kepala Nabila yang duduk di tikar dibawah kursi ruang tv.

"Besok kamu ke kota S beli laptop, ajak aja mba Niar untuk temani kamu beli laptop, toh besok hari Minggu, mba mu tidak kerja jahit toh besok?!" ucap pak Maulana menyuruh Nabila agar tidak pergi sendiri untuk membeli laptop, dan meminta kakaknya untuk menemani.

"Iya pak, nanti Nabila akan kasih tau mba Niar." ucap Nabila mengiyakan saran pak Maulana.

™ Nabila pun beranjak dari tempat duduknya untuk pergi beristirahat, sebelum masuk ke kamarnya Nabila pergi dulu ke kamar mandi untuk sikat gigi dan mencuci muka, serta berwudhu, Nabila sudah terbiasa untuk berwudhu sebelum tidur, karena dia akan merasa lebih tenang dan bisa tertidur nyenyak dengan berwudhu sebelum tidur. hal itu juga yang dilakukan Niar sebelum tidur, pak Maulana dan Bu Nur memang mengajarkan kedua putrinya untuk berwudhu sebelum tidur, bukan hanya wudhu, sebelum tidur mereka terbiasa membaca tiga surat qul, dan bacaan dzikir lainnya agar tidur mereka dipelihara oleh Allah SWT. Sebelum tidur Nabila mengirim pesan WA kepada Niar kakaknya.

Nabila : "Assalamualaikum, mba udah tidur?"

Niar : "Waalaikumsalam, belom dek. ada apa?"

Nabila : "Mba Niar besok bisa antar Nabila beli laptop?

Niar : "Insyaallah bisa dek, memang uangnya sudah ada?"

Nabila: "Alhamdulillah mba, uangnya sudah ada, hasil nabung uang panen, uang jahit ibu, serta uang yang mba kasih ke bapak dan ibu yang bapak dan ibu sisihkan untuk beli laptop."

Niar: "Besok Nabila datang saja ke butik busana Andini, nanti biar mba ijin sama Bu Andini buat antar kamu beli laptop."

Nabila: "Iya mba, besok aku datang sekitar jam 09:00."

Niar: " Iya dek, besok datang saja, sudah malam kamu istirahat gih, mba juga mau istirahat."

Nabila: "Iya mba, makasih. ya udah mba, Nabila mau istirahat, assalamualaikum."

Niar: "Waalaikumsalam wr. wb."

Niar dan Nabila pun menyudahi obrolan mereka lewat pesan WA, mereka pun segera memejamkan matanya untuk beristirahat, agar besok pagi badan mereka terasa lebih segar dan siap untuk memulai aktifitas yang sudah menunggu mereka.

™ Singgah sana bulan pun mulai tergantikan oleh sinar jingga yang menghangatkan, matahari mulai menampakkan sinarnya merangkak naik secara perlahan untuk menghangatkan bumi, detak jam dinding telah menunjukkan pukul 07:20 Nabila pun bergegas untuk pergi ke kota S menemui kakaknya, Niar.

"Bapak, ibu. Nabila pergi dulu ya?!" ucap Nabila berpamitan kepada orang tuanya.

"Iya nak, hati-hati." Jawab pak Maulana.

"Sampaikan salam dari ibu dan bapak untuk mba mu Niar." Ucap Bu nur ikut menimpali.

"Iya Bu, insyaallah nanti Nabila sampaikan ke mba Niar." ucap Nabila seraya menncium punggung tangan kedua orang tuanya.

"Assalamualaikum." ucap salam Nabila sebagai tanda pamit.

"Waalaikumsalam. wr, wb." Ucap pak Maulana dan bu Nur menjawab salam anaknya.

™ Nabila pun segera bergegas berjalan menuju jalan raya, dia tidak sabar untuk segera sampai di kota S, Nabila ingin segera bertemu dengan Niar, dan mengajaknya untuk segera membeli laptop, Nabila ingin segera menyelesaikan kuliahnya, agar Nabila segera bisa memperoleh pekerjaan yang layak, Nabila tak ingin terus merepotkan orang tuanya, dia ingin meringankan beban orang tuanya dengan membantu perekonomian keluarganya setelah nanti dia bekerja.

"Gak sabar rasanya ingin segera wisuda, semoga nanti aku bisa memperoleh pekerjaan yang baik, aku gak tega lihat bapak, ibu, dan mba Niar kerja keras demi biaya kuliah aku, aku ingin meringankan beban mereka, Ya Allah, lancarkan lah semua urusanku, dan kabulkanlah do'a kami. Amien." Gumam Nabila dalam hati saat perjalanan menuju kota S.

1
Atin Sri widianti
wee...pernah ketemu tow
Leony Angelia
lanjut
Sri Wahyuni
ifan suka tuh sama nabila
Sri Wahyuni
lanjut thor
Rahma Uthey
sedih aku
Rahma Uthey
kapan niar bahagia nya
manis senja: nanti ada saatnya kak. makasih sudah mau baca. 😊
total 1 replies
Rahma Uthey
kasian si niar
Heni Rani
kasihan Niar dah 2 kali harus kehilangan calon anaknya 😓😓
⏤͟͟͞R Bellva
lagi
Marfuah Argenci
👍👍👍
Marfuah Argenci
namanya kebalik balik antara Rafi sama Ifan dan suaminya Bu Andini kadang kok namanya Rahman kadang andi
manis senja: terimakasih sudah mau membaca, nanti diperbaiki. 😊
total 1 replies
⏤͟͟͞R Bellva
,lagi
Mira Utami
Ijin yah kakak author. Terima kasih

bantu promosi novel teman.

CINTAKU BUAT OM PAPA (Oleh Author :Unchi)

silahkan mampir baca yah kak. Terima kasih
Dara Fuji
semangat thor,,lanjut up..
salam MANTAN ADALAH JODOH YANG TERTUNDA
AFTER WEDDING BY ALIF KHAN
Afrida Ria Lubis
cerita nya bagus... semangat tor .. selalu saya ksh like nya
Rahimah Dilla
mantap pesannya
Rahimah Dilla
begitu hikmat acara pernikahannya
Rahimah Dilla
begitu hikmat acara pernikahannya
Rahimah Dilla
pesannya sungguh menyentuh hati
jadi terharu membacanya
terima kasih untuk pesan yg disampaikan
Priska Anita
Nice story 💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!