Indonesia
NovelToon NovelToon
RNG Absolut: Dari Pecundang Jadi Legenda

RNG Absolut: Dari Pecundang Jadi Legenda

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Anime / Game / Slice of Life
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: webnakama

Kurosawa Kaito adalah pria paling sial di seluruh Jepang bukan kiasan, itu fakta yang bisa dibuktikan lewat statistik. Payung selalu ketinggalan pas hujan deras, promosi kerja direbut orang lain di detik terakhir, bahkan mesin ATM pernah menelan kartunya di hari gajian.

Semua berubah saat sahabatnya memaksanya mencoba Aeon Requiem, VRMMORPG full-dive terbaru yang sedang jadi fenomena dunia. Saat membuat karakter, Kaito yang selama ini terlalu sial untuk berharap apa pun asal memasukkan seluruh poin stat awal ke satu parameter yang paling sering diabaikan pemain lain: Luck (Keberuntungan).

Yang tidak ia sangka: sistem game ini menghitung keberuntungan bukan sebagai angka kosmetik, tapi sebagai variabel nyata yang memengaruhi drop rate, critical hit, event tersembunyi, bahkan takdir NPC. Seorang pemain yang di dunia nyata tidak pernah menang undian apa pun, kini menjadi satu-satunya orang yang ditakdirkan untuk selalu beruntung di dunia yang bukan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon webnakama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 5 — Sesuatu yang Aneh

Kaito nggak tau caranya ngehubungin orang lain di dalem game ini, jadi dia asal-asalan buka menu yang keliatannya paling masuk akal, dan untungnya nemu opsi "Panggilan Suara" yang otomatis nunjukin daftar temen. Cuma ada satu nama di situ, Souma udah nambahin dia duluan sebelum mereka log in tadi malem, jaga-jaga.

Dia tekan nama itu.

"Halo? Kaito? Lo udah selesai tutorial? Gimana rasanya?" suara Souma langsung nyaut, terdengar sama persis kayak di dunia nyata, cuma sekarang ada semacam gema tipis khas ruangan luas.

"Souma, lo di mana sekarang? Gue... perlu nunjukin sesuatu ke lo." kata Kaito, suaranya masih agak nggak percaya sendiri.

Mereka janjian ketemu di Plaza Kota Awal, semacam alun-alun besar tempat semua pemain baru dilempar begitu selesai tutorial. Begitu Kaito jalan ke sana, dia langsung disambut pemandangan yang jauh lebih rame dari padang rumput kosong tadi, ratusan karakter pemain lalu-lalang, toko-toko NPC berjejer di pinggir jalan, dan suara obrolan campur aduk dari berbagai arah.

Souma nongol nggak lama kemudian, avatar-nya keliatan lebih gagah dari aslinya, pake armor ringan yang jelas udah di-upgrade berkali-kali. Dia lambai-lambai dari kejauhan.

"Nah, gimana? Seru kan tutorial-nya?" Souma nyamperin, nyengir lebar.

Kaito tanpa banyak basa-basi langsung buka panel inventory-nya dan nunjukin ke Souma.

Butuh beberapa detik buat Souma bener-bener nyerna apa yang dia liat. Matanya melotot, mulutnya sedikit kebuka.

"...Ini bercanda kan?" katanya pelan, "Kaito, ini Fragmen Batu Keberuntungan Kuno. Ini item yang bahkan guild gue belum pernah dapetin sekalipun, dan guild gue udah aktif farming dungeon tinggi selama dua bulan."

"Gue dapetnya dari Slime Kayu di area tutorial."

Souma diem lagi lebih lama dari sebelumnya. "...Slime Kayu."

"Iya."

"Monster paling lemah di seluruh game."

"Iya."

Souma megang kepalanya sendiri, ketawa nggak percaya, campuran antara geli dan kalo Kaito jujur ngeliat ekspresinya sedikit rasa iri yang coba disembunyiin di balik senyum lebar. "Gue butuh dua bulan buat dapet item setara ini, dan lo dapetnya di sepuluh menit pertama masuk game. Ini... ini nggak masuk akal, bro."

"Makanya gue kepikiran ini bug, tapi udah kejadian berkali-kali. Tiap monster yang gue kalahin, hasilnya sama." kata Kaito.

Souma natap dia lama, terus ekspresinya berubah jadi lebih serius, tipe ekspresi yang jarang keluar dari orang secerianya dia. "Coba kita tes bareng. Gue tau ada beberapa dungeon kecil di sekitar sini yang biasanya dipake pemain baru buat farming ringan. Kalo pola ini emang beneran, kita bakal keliatan jelas di sana."

Mereka jalan bareng ke Hutan Cahaya Redup, dungeon kecil di pinggiran kota yang, kata Souma biasa jadi tempat nge-grind pemain level rendah karena monster-monsternya nggak terlalu berbahaya tapi drop-nya lumayan buat modal awal.

"Biasanya butuh sejam buat nyampe dungeon-nya dari sini, tapi kita bisa lewat jalan pintas kalo lo nggak masalah lewatin semak-semak." kata Souma sambil jalan.

"Terserah lo aja, gue kan masih buta arah di sini," jawab Kaito, nyoba ngikutin langkah Souma yang jelas udah hafal medan.

Begitu masuk, Kaito ngerasain sesuatu yang beda dari suasana hutan biasa, cahaya matahari yang nembus lewat celah dedaunan berwarna agak kebiruan, kesannya emang sengaja dibikin mistis. Ada kabut tipis yang ngambang deket tanah, bikin suasananya berasa kayak lagi jalan di dalem lukisan yang belom kering.

"Estetik banget ya di sini," gumam Kaito, sempet takjub sebentar sebelum inget tujuan utama mereka.

"Ya... ini salah satu alasan gue suka main. Developer-nya niat banget desain tiap area," jawab Souma, sambil ngeliat-liat sekitar, waspada.

Mereka nggak jalan jauh sebelum ketemu monster pertama, semacam serigala kecil berbulu abu-abu. Kaito maju, nyerang, dan hasilnya sama kayak tadi critical hit, drop langka.

Tapi yang bikin Souma makin syok adalah kejadian setelahnya. Di jalur yang mereka lewatin, muncul semacam peti kayu kecil yang menurut Souma seharusnya cuma spawn secara acak dengan kemungkinan yang sangat kecil di area itu.

"Itu chest tersembunyi, gue main di sini berkali-kali dan baru dua kali nemu itu selama dua bulan. Dan sekarang muncul tepat di jalur kita, baru lima menit kita masuk?" kata Souma, suaranya rendah.

Kaito buka peti itu, dan di dalemnya ada item lain yang bikin Souma makin diem membisu.

Nggak lama setelah itu, dari kejauhan muncul monster yang jelas beda dari yang lain, ukurannya lebih besar, warnanya lebih gelap, dengan aura kebiruan di sekelilingnya.

Panel nama muncul:

Serigala Elite Kabut — Lv. 8

"Itu... itu monster elite," Souma megang lengan Kaito, nahan dia buat nggak maju sembarangan. "Biasanya cuma spawn kalo ada kondisi khusus, langka banget muncul di area ini. Kaito, ini beneran nggak wajar."

Mereka berhasil ngalahin serigala elite itu bareng-bareng, Souma yang jelas lebih berpengalaman ngambil alih strategi, sementara Kaito, dengan gerakan yang masih kaku, tetep aja berhasil ngasih hit penentu yang bikin monster itu tumbang lebih cepet dari yang seharusnya.

Di tengah pertarungan itu, ada momen sepersekian detik di mana Kaito ngeliat sesuatu muncul di sudut pandangannya bukan panel sistem biasa, bentuknya lebih samar, kayak tulisan tangan yang nyala redup, cuma keliatan sama dia doang.

...kau mulai membangunkanku...

Kalimat itu ilang secepat munculnya, sebelum Kaito sempet baca ulang atau mastiin dia nggak salah liat.

"Lo liat itu tadi?" tanya Kaito ke Souma begitu pertarungan selesai.

"Liat apaan?"

"Ada tulisan aneh muncul sebentar. Bukan kayak notifikasi biasa."

Souma ngangkat bahu, bingung. "Gue nggak liat apa-apa selain notif drop item. Mungkin itu cuma buat lo doang?"

Kaito diem, ngerasa aneh sendiri. Kalo itu emang cuma keliatan buat dia, itu berarti bukan bug sistem biasa yang bisa dilaporin ke customer service. Itu sesuatu yang, entah kenapa, kerasa personal.

Jauh dari hutan itu, di sebuah kamar apartemen kecil di kota yang berbeda, seorang cewek duduk di depan layar besar, scroll forum komunitas Aeon Requiem dengan ekspresi datar yang khas orang yang udah kebal sama drama online.

Salah satu thread menarik perhatiannya: "Ada yang liat pemain baru di server Jepang-3 dapet Epic item dari Slime Kayu?? Screenshot di komen, sumpah gila drop rate-nya."

Dia buka komen-komennya, ngeliatin screenshot yang diunggah beberapa pemain yang katanya kebetulan ada di area tutorial yang sama. Alis dia sedikit terangkat.

Nama akun di screenshot itu cuma nunjukin satu kata: Kaito.

Dia sandarin punggung ke kursi, mikir sebentar. Sebagai salah satu pemain top-tier yang udah lama nyari celah dan anomali sistem buat dipelajarin, insting dia langsung bilang ini bukan sekadar keberuntungan acak biasa. Angka drop rate sekecil itu, berkali-kali berturut-turut, nggak bakal muncul murni dari faktor random kalo emang bener-bener random.

Dia udah cukup lama di dunia game ini buat tau bedanya antara pemain beruntung biasa sama sesuatu yang nyeleneh secara sistemik. Dan yang barusan dia liat di forum itu, jelas masuk kategori kedua. Kalo emang bener ada anomali sebesar itu, dan belum ada satu pun guild besar yang nyadar, berarti dia punya kesempatan buat jadi orang pertama yang bener-bener paham apa yang terjadi sebelum semua orang lain ribut soal ini.

Dia klik "simpan" ke daftar catatan pribadinya, nama server dan lokasi kira-kira di mana pemain itu terakhir keliatan.

Mungkin worth dicek langsung, pikirnya, sebelum nutup laptop dan berdiri, ngambil headset dive-nya sendiri.

Balik ke Hutan Cahaya Redup, Kaito dan Souma duduk sebentar di deket sungai kecil buat istirahat, ngobrolin semua kejadian aneh yang barusan mereka alamin.

"Gue nggak tau ini bakal jadi apa," kata Souma, natap air sungai yang mengalir tenang, "tapi kalo gue jadi lo, gue bakal terus lanjutin ini. Serius, Kaito, apa pun yang terjadi barusan, ini kesempatan yang orang lain bahkan nggak bisa bayangin."

Kaito diem, natap tangannya sendiri, tangan yang seumur hidup ini paling sering dipake buat nangkep hal-hal yang lepas di detik terakhir.

Buat pertama kalinya ada perasaan asing yang numbuh pelan-pelan di dadanya. Bukan excitement biasa. Lebih dalem dari itu.

Harapan.

Perasaan yang udah lama banget dia kubur, karena tiap kali dia biarin dirinya berharap, dunia selalu nemuin cara buat ngingetin dia kenapa dia berhenti.

Tapi malem ini, di dunia yang bukan dunia nyata, dia ngerasa mungkin, mungkin aja, kali ini beda.

Sebuah panel muncul lagi di depan matanya, cuma keliatan sama dia, dengan tulisan yang kali ini jauh lebih jelas dari yang tadi, kayak sesuatu yang udah nunggu lama banget buat akhirnya bisa ngomong:

Kau adalah yang telah lama ditunggu. Selamat datang kembali, Pembawa Keberuntungan.

1
Zyren Vale
ikut meramaikan 🔥
Zyren Vale
kena kutukan nih
Zyren Vale
inti bumi kah
Tio Buki
Hadiah untukmu thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Semangat ya thor🙏👍💪
Tio Buki
Lanjut
Tio Buki
Ikut meramaikan ya thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Mampir gan👍👍👍👍
Tio Buki
Hadiah untukmu thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Ngak tau saya, yang hanya buang buang waktu saja
Tio Buki
Mungkin nama spesial
Tio Buki
Apa itu
Tio Buki
Tidak mengapa
Tio Buki
Bumi ya
Tio Buki
Siapakah dia
Tio Buki
Wow
Tio Buki
Seberapa jau kah
the virtuso
saling support yah thor👍
Giooooo
Keren ceritanya thorku 💪
Author Melda
salah suport kak mampir yah ke novel ak KKN DESA MATI👍
Author Melda: terimakasih kak👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!