Beel adalah seorang siswa yang tenang dan santai.
Namun di balik sifat tenang dan santai nya ,Beel adalah seorang yang misterius dan tak terbaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6 - Permainan para pemimpin
Besoknya para murid Garuda Bhakti masuk sekolah seperti biasa.
Beberapa meter dari sekolah Beel turun dari mobilnya lalu berjalan ke arah sekolah,saat mendekati gerbang sebuah panggilan datang dari belakang Beel
"Beel.." panggil nya, yang adalah Christi teman sekelas nya
Beel menoleh
"eh Christi..baru sampe juga?" tegur Beel, Christi pun mengangguk
"kamu jalan kaki?" tanya Christi
Beel menggeleng
"tadi diantar.." jawab Beel
Kemudian saat mereka berdua di depan gerbang dan berjalan masuk, Jason pun hadir
"Beel, Christi..pagi" sapa Jason
"pagi Jason" balas Christi ramah
Beel melihat Jason
"pagi.." jawab Beel tanpa menoleh
Jason lalu jalan beriringan dengan mereka
"hari yang cerah kan.." ujar Jason sambil berjalan di samping mereka
Christi mengangguk
"benar pagi ini sangat menenangkan" tambah Christi sambil melihat ke arah Beel
Beel tidak merespons, pandangan nya masih tetap ke depan dan berjalan santai seperti biasa.
Saat mereka sampai di halaman sekolah, seorang kelompok perempuan mendekati mereka..itu adalah Monic dan kelompok nya
"lihat jagoan baru sudah datang.." tegur Monic yang hadir di depan Beel, Christi dan Jason
Lalu Monic menatap Christi dan Jason
"jadi sekarang kau memiliki 2 pengawal ya.." sambung Monic
Beel menatap Monic
"bisakah kami lewat?" tanya Beel sambil tersenyum manis kepada Monic, Monic tersentak dalam hatinya pun berbicara
'senyuman itu lagi'
Sementara teman-teman Monic tertawa
"kau pikir kami bisa memberimu jalan hanya karena senyumanmu itu" tawa teman-teman Monic
Lalu Monic dengan wajah sedikit tersipu kemudian bergeser memberikan jalan untuk Beel dan yang lain, teman-teman Monic terkejut tak percaya apa yang mereka lihat
"ehhhh.. Monic??" ujar salah satu temannya.
Beel, Christi dan Jason pun lewat, kemudian Beel menatap Monic lagi
"terimakasih ya..kamu memang baik" ujar Beel tersenyum kepada Monic
Monic diam namun tanpa sadar wajahnya sedikit memerah melihat Beel dan yang lain akhirnya pergi, sementara teman Monic melihat Monic
"Monic, are you okay?" tanya temannya
Monic pun mengangguk
"ya..gua cuma gamau mencari keributan, ini masih terlalu pagi" jelas Monic lalu berbalik menuju ke tangga untuk ke kelas nya di lantai 2.
Seorang temannya pun bergumam
"aneh sekali, ga seperti biasanya" gumam teman lainnya pelan lalu mengikuti Monic berjalan
Sementara Beel , Christi,Jason pun masuk ke kelas kemudian duduk di bangku mereka masing-masing.
"lu lihat tadi.. anak-anak kelas 12 sudah sangat intens menyapa kita" jelas Jason
Beel dengan tanpa ekspresi lalu menjawab
"setidaknya mereka mengenal kita" sambung Beel yang duduk di sebelah Jason.
Di kursi lain Christi duduk di sebelah Felicia
"ada sesuatu terjadi sebelum sampai kelas?" tanya Felicia ke Christi
Christi mengangguk
"wanita-wanita dari kelas 12 mencegat kami.." ujar Christi pelan
Felicia lalu menghadap ke Christi
"lalu apa yang terjadi?" tanya Felicia penasaran
Christi hanya duduk di bangkunya
"tidak ada yang terjadi ,hanya sapaan kepada kami" jawab Christi lalu melihat ke arah bangku tempat dimana Beel duduk.
Sementara di tangga lantai 2 Monic naik ke tangga, saat sampai di lantai 2 Aldo sedang duduk di dekat tangga
"udah ketemu anak itu?" tanya Aldo ke Monic
Monic menoleh dengan dingin ke Aldo
"ya.." jawab Monic dingin
Aldo kemudian tersenyum
"berbeda kan?" tanya Aldo lagi
Monic pun ikut senyum sedikit sambil berjalan
"mungkin.." jawabnya singkat lalu melanjutkan berjalannya ke arah kelas nya.
Di ruangan lain kelas 12 , Derry bersama kelompoknya pun saling berbicara
"apa istirahat nanti kita akan temui anak bernama Beel itu?" tanya salah satu orang di kelompok nya
"tidak.." jawab Derry
"kita akan menemuinya langsung saat dia pulang sekolah" jelas Derry dengan dendam yang masih tersimpan kepada Beel.
Di gedung B tempat anak kelas 11 berada, seorang siswa memberikan informasi kepada Gabe
"Gab..katanya ada 2 guru baru yang kembali ke sekolah" kata temannya Gabe itu
"terus?" tanya Gabe yang sedang melihat ke arah jendela
"menurut informasi mereka berdua adalah guru killer, 2 guru yang bisa menangani para 'pemimpin' di sekolah ini" jelas temannya, Gabe pun menoleh ke arah temannya dengan mata sedikit melebar.
Di ruang guru ,kepala sekolah dan para guru berkumpul.
"akhirnya kalian berdua kembali mengajar disini.." ujar kepala sekolah kepada dua orang guru yang sedang mereka sambut
Seorang guru laki-laki bernama Lee dan seorang guru perempuan bernama Sekar.
Guru Lee tersenyum
"karena kami dengar permainan 'pemimpin' itu sudah semakin meluas disini" ucap nya
Guru Sekar berjalan ke arah jendela dan melihat para murid yang ada di lapangan
"kami datang untuk melihat para 'pemimpin' baru itu" tambah Sekar dengan nada dingin.