NARAYA DEVI AGATHA -- wanita cantik berusia 23 tahun yang hidup sendiri setelah kepergian mama tercinta nya yang depresi karena suatu sebab di masa lalu.
Nara juga mempunya sosok pria yang begitu sangat mencintai diri nya yang mengejar cinta nya saat masih SMA. Mereka pun menikah dan hidup dengan bahagia. Pria itu adalah DAVID ADRIANO WIBOWO.
Namun takdir berkata lain, saat kecelakaan hebat merenggut nyawa David. Nara terpuruk karena kepergian sang suami. Apalagi diri nya tengah mengandung buah cinta mereka
Hingga diri nya menjadi lebih baik setelah di dampingi oleh sosok pria yang tulus pada nya. Yang tak lain adalah DAMAR ARSENIO WIBOWO -- kakak kandung dari David.
Lalu bagaimana kisah Nara dan Damar? Apakah hubungan mereka bisa berubah menjadi lebih spesial?? Apakah Nara akan membuka hati nya untuk sang kakak ipar?
Ikuti terus yaaaa
Jangan lupa follow IG ku : @queen.zhy12
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Zhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7 - Kejutan untuk Nara
BRYS 7
David mengajak Nara untuk makan malam di luar. Tapi sebelumnya David akan mengajak Nara jalan jalan dulu. Yang awalnya ingin berbelanja , tapi kini dia tunda dan ganti dengan jalan jalan saja. Masih ada waktu hingga waktu makan malam tiba.
"Jalan jalan kemana sih, sayang?" tanya Nara.
"Ya jalan aja sayang, aku pengen jalan jalan keliling keliling aja sama kamu," ucap David lalu mengecup punggung tangan Nara yang sejak tadi dia pegang. Padahal Nara sudah mengingatkan agar David fokus menyetir saja, tapi memang dasarnya David susah dibilangin, dia tetap saja menggenggam tangan Nara dengan posesif. Nara pun mengalah dan membiarkan apa yang dia mau asalkan tetap berhati-hati.
"Kita mau makan malam di mana sayang?" tanya Nara.
"Nanti kamu juga tahu, aku juga mau kasih kejutan buat kamu," kata David.
"Kejutan apa? Ulang tahun aku masih dua minggu lagi," kata Nara.
"Iya aku tahu, tapi aku nggak mau kasih kejutan untuk ulang tahun kamu kok, ada kejutan lain yang spesial yang akan aku kasih ke kamu," ucap David penuh misteri.
"Hih, apaan? Aku jadi penasaran kaa," kata Nara.
"Ya kalau aku kasih tahu kamu sekarang, namanya bukan kejutan dong. Nanti kamu bakalan tahu kejutan apa yang akan aku kasih ke kamu," ucap David.
"Hmm, iya deh, terserah kamu aja. Tapi aku udah nggak sabar mau tahu kejutan apa yang mau kamu kasih ke aku," kata Nara.
"Sabar ya sayang, gak lama kok waktu makan malamnya. Kita sekarang jalan jalan dulu aja," ucap David dan Nara tersenyum lalu mengangguk. Walaupun sudah sangat penasaran dengan kejutan dari sang kekasih, tapi Nara akan tetap sabar untuk menunggu. Tapi kali ini Nara merasa deg deg an akan mendapat kejutan dari pria yang sangat dia cintai itu.
Mereka berdua berkeliling sembari bercerita banyak. Kadang mereka juga mengenang masa sekolah mereka yang penuh canda dan tawa juga sedih. Mereka berdua merasa jika cinta mereka sungguh kuat karena berhasil berada di titik ini. David bersyukur bisa mendapatkan Nara, begitu juga sebaliknya.
"Aku dulu jadi mata mata nya Om Agra tauk," kata David.
"Masak sih sayang?" tanya Nara tidak percaya.
"Iya, Om Agra minta aku buat selalu mantau Ailsie kalau nanti ada cowok yang ganggu atau deketin dia. Waktu Roy nembak AIlsie itu aku juga lapor ke Om Agra, sampai sekarang Ailsie nggak tahu kalau aku pernah lapor ke suami nya," ucap David.
"Hih dasar ya kamu. Gitu kamu nggak mau cerita sama aku lagi."
"Ya kalau aku cerita sama kamu, nanti kamu pasti ngomong ke dia, kalian kan bestie," ucap David.
"Haha, iya juga ya," ucap Nara tertawa. Sudah pasti dia akan cerita karena tidak ada rahasia di antara mereka berdua. Sampai saat ini mereka pun masih bersahabat. Namun saat ini Agra dan Ailsie tinggal di kota yang berbeda dengan mereka karena suaminya ada urusan pekerjaan.
Setelah cukup lama berkeliling, kini David mengajak Nara ke suatu tempat karena memang waktu makan malam hampir tiba. Lokasinya tidak terlalu jauh dari mereka berada saat ini. Nara makin tidak sabar menunggu kejutan dari sang kekasih, Nara benar benar penasaran, kejutan apa yang nanti akan dia dapat dari David.
Mobil David pun berhenti di suatu tempat di sebuah kafe. Davie mengeluarkan penutup mata dari kantong kemejanya. "Pake penutup mata dulu ya," ucap David.
"Kok gitu, kenapa coba harus pake penutup mata segala?" tanya Nara.
"Ya kan ini kejutan, jadi aku harus nutup mata kamu," ucap David. Nara setuju dengan ide David. David mulai menutup mata Nara dengan kain tapi tidak terlalu kencang karena takut jika nanti akan menyakiti Nara. "Tunggu ya, aku turun dulu," ucap David.
"Kok aku di tinggalin?" kata Nara.
"Nggak di tinggal sayang, aku bantu kamu turun dari mobil."
"Oh, oke oke."
David turun dari mobil lalu dia berjalan ke arah Nara dan membuka pintu untuk gadis itu. Nara turun dari mobil dengan di bantu oleh David. David memegang tangan Nara dan dia keluar dari mobil. "Pelan pelan sayang," kata David.
"Hmm, iya," ucap Nara.
David menuntun Nara untuk berjalan karena tidak mungkin David membiarkan Nara jalan sendiri dengan mata yang di tutup. Merek berdua masuk ke dalam kafe. Ya, David membawa Nara ke sebuah kafe dan kafe itu sudah dia reservasi semuanya. Malam itu dia menyewa kafe untuk memberi kejutan untuk pemilik hatinya. David ingin kejutan ini benar benar terkesan untuk Nara, oleh karena itu David benar benar menyiapkan semuanya dengan semaksimal mungkin.
David yang selalu genggam tangan Nara kalau lagi nyetir😍
atau mungkin David mau ngelamar Nara x ye 😂
belum jadi aj udah se sayang itu,, apalagi kalo udah resmi 🤗😇
Favorit ahh