Indonesia
NovelToon NovelToon
Utami Khoirunnisa

Utami Khoirunnisa

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Cinta Seiring Waktu / Cinta pada Pandangan Pertama / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: Chika Aulia

Utami Khoirunnisa, Seorang muslimah yang ingin memperbaiki diri, namun justru terjebak dalam sebuah cinta dan nafsu yang membutakan hatinya.

Ketertekanan dari keluarga dan penindasan dari teman temannya membuat Utami merasa depresi sehingga mencari pelampiasan di kehidupan yang bebas.

Akankah ia mampu mengatasi dirinya yang masih labil?

mari ikuti ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chika Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8. Sindiran!

Dengan lambaian tangan Abi di pintu angkot, cukup menarik perhatian teman teman Utami yang hendak memasuki gerbang sekolah. Entah itu tatapan iri, jijik, ataupun benci, tampak begitu beragam.

Sejauh perjalanannya menuju kelas, berjalan lancar, Semua baik baik saja, namun setibanya di kelas, sindiran mereka membuat Utami merasa tersinggung.

"Gays, Ada *** *** berkedok Ukhty!" Selly mulai memantik Api.

"Penampilan aja tertutup, kelakuannya ngga beda jauh dari wanita malam"

"Munafik!"

"So Alim!"

Cibiran mereka memang tidak di tujukan secara langsung pada Utami, tapi ia yakin cacian itu untuknya.

Asri dan Nisa yang mengerti keadaan hanya diam, mencoba menutup telinga mereka seolah tak ingin mendengar.

Tak lama setelah itu, Trixi datang dan segera mengambil kursinya, tepat disamping Utami.

"Nih!" tiba tiba ia menyodorkan sebungkus cokelat pada Utami. "Dari Daniel!"

Siapa lagi itu Daniel? Utami mengangkat alisnya penuh tanda tanya.

"Jangan bilang gak tau, dia sekelas sama kita, sohibnya si Ade"

Utami melirik sebentar ke bangku belakang, Sudah ada Ade dan pria berkacamata di sana yang terciduk sedang memperhatikannya.

"Oh yang pake kaca mata?"

"Iya"

"Kenapa kok tiba tiba ngasih cokelat?"

"Dia kan ulang tahun, cuman dia bagi bagi cokelatnya ga ke semua orang, ada tuh di catetannya"

Sekali lagi Utami melirik ke belakang, pandangannya kembali bertemu pada Daniel yang saat ini memberi senyum tipis.

Setahunya, Daniel memang orang yang humoris, meski berkaca mata, dia tidaklah culun seperti lelaki pada umumnya, selalu berbagi, dan peduli pada orang lain. Selain itu dia juga murid dengan hafalan terbanyak. Namun sejauh Utami mengenalnya, mereka belum terlibat dalam sebuah obrolan, sama sekali tidak pernah mengobrol, karna itu dia heran, kenapa namanya bisa tercatat dalam list pembagian cokelat.

"Wih, Nyogok pake apa tuh di kasih cokelat?" Selly mulai beraksi lagi, tentu karna dia mendengar apa yang Trixi bicarakan.

"Paling pake sikap so alimnya itu" tambah Fitri, yang selalu memprovokasi.

Jika Asri dan Nisa hanya diam, lain hal dengan Trixi yang pemberani, Ia menoleh ke belakang dan menatap tajam mereka secara bergantian, matanya yang bulat dan besar, dengan bulu mata hitam lebat menambah sangar tatapannya.

"Kok nyindir? Gak Berani ya ngomong langsung?"

"Dih kok sewot? Suka suka dong!"

Trixi gampang terpancing emosi, dan pagi ini nyaris saja Emosinya memuncak demi membela Utami, namun semua terhenti saat bel tanda masuk sudah berbunyi, guru mata pelajaran masuk kelas dengan tepat dan memulai pelajaran, di awali dengan membaca do'a.

"Kemana Rendy sama Naufal?" Tanya Bu Sindi, si paling cepat menghafal nama murid muridnya.

Semua menoleh ke bangku Rendy dan Naufal yang kosong. Namun tak ada satupun yang bicara, anak laki laki seperti mengetahuinya namun tak ingin bicara.

Sampai datanglah guru BK yang mengabarkan kalau keduanya tengah bertengkar di Hujroh.

Entah kenapa, Utami merasa khawatir, ada rasa ingin menemui Rendy dan melihat kondisinya.

"Anak anak, kerjain dulu tugasnya, halaman satu sampai lima, nanti kita bahas bareng bareng, Ibu mau ke ruang guru dulu sebentar" Ujar Bu sindi bergegas.

...*********************...

"Umi!" Panggil Rendy di luar kelas saat Jam istirahat sudah tiba.

Utami yang masih mencatat cepat cepat keluar, menghampiri Rendy yang sepertinya baru keluar dari ruang BK sejak perkelahian pagi tadi.

"Apa?"

"Tadi nulis apa?"

"Ngerangkum!"

Wajah Rendy tampak lebam, dia semakin memasang wajah menyedihkan untuk mendapat perhatian Utami.

"Tolong, punya aku tulisin, aku ga bisa nulis, tangan aku bengkak" ucapnya seraya menunjukan tangan kanannya yang bengkak di sertai dengan warna biru keunguan.

Refleks, Utami meraih tangan bengkak itu dan mengusapnya iba.

"Ngapain atuh? Berantem sampe gini ngerebutin apa?" tanyanya dengan nada marah tanda sayang.

"Heh!" Kedatangan Selly yang habis dari kantin itu mengagetkan Utami yang langdung saja melepas pegangannya dari tangan Rendy.

Tanpa bicara, Selly menarik tangan Rendy dan membawanya pergi, sebelum itu ia melempar tatapan mematikan pada Utami.

"Astagfirullah, aku ngapain si!" batinnya.

Tangannya itu, selalu refleks memyentuh orang lain, dia takut jika itu akan jadi kebiasaan yang buruk.

Utami kembali masuk ke kelas, berjalan menuju bangkunya Rendy, membuka tasnya dan mengeluarkan buku catatannya untuk merangkum pelajaran tadi.

"ngapain?" Tanya Daniel yang duduknya di samping bangku Rendy, ia menghentikan sejenak hafalan alqur'an nya.

"Mau nulis, kasian itu Rendy tangannya sakit, ga bisa nulis"

"Eh jangan mau dimanfaatin anak itu!" ucapnya serius.

"Cuman sekali kali"

Daniel tak lagi bicara.

"Oh iya, makasih cokelatnya" Senyumnya melirik pada Daniel yang ternyata masih memperhatikannya.

"Sama sama, Cuman sepuluh orang yang aku kasih, cewenya cuman Trixi sama kamu doang"

"Kenapa?"

"Gak papa" Pria itu beranjak dan pergi dengan senyum simpul. Membuat Utami mengedikkan bahunya tak peduli.

...****************...

...************...

1
Fifi sun
awas Lo Shinta kalau nyakitin Utami gua, gua santet lu😡
Ni sya ♡: Woaah 😅
total 1 replies
canvie
nanti aku mampir berkala ya kak. lanjutkan👍🏻👍🏻
Ni sya ♡: terima kasih
total 1 replies
canvie
adem sekali novel satu ini
🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Hwaiting Kak
Ry Benci Pakpol mampir
Fifi sun
siapa yang naro bawang di sini, hah jawab😭
Fifi sun
hmm affah iyhh😂
Fifi sun
Fitri cepu
Fifi sun
dasar pak teguh tukang modus
Ibu Umas
guud
Fifi sun
siapa yang naro bawang di sini😭😭😭😭😭
Nurmlaa
haii aku udah mampir nih, cerita yang bagus, aku kan udah mampir gak mau di kasih minum dulu gitu
Fifi sun
keren sih ceritanya menarik, faiting 💪
Ni sya ♡: uuuh makasih besti😂
total 1 replies
Zhu Yun💫
Aku mampir kak
Fifi sun
nice 👍
Fifi sun
setuju banget💔
Fifi sun
oh ngerti aku di bagian ini teteh lagi nyeritain siapa🤭
Munana4_
udah mampir nih sayang 🥰🐱
Munana4_: sami sami 🥰
total 2 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ● °°~°°Dita Feryza🌺
semangat terus ya berkarya 💪💪
Liu Zhi
Halo, Kak. Aku mampir ninggal jejak dulu, nanti lanjut. Semangat ngetik ceritanya
Ig : Author_fanie.liem
sudah mampir ya
jgn lpa mamlir balik mksh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!