Indonesia
NovelToon NovelToon
Mr.Actor

Mr.Actor

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: Selvia Dwiguna

Berawal dari dirinya yang terjerat skandal bersama model terkenal membuat Daniel Louise Alexander kelabakan dan menjadikan seorang staff hotel yang tidak tau apa-apa menjadi pelaku penyebaran foto tidak senonohnya bersama model itu.
.
.
.
Daisy Gabriella,yatim piatu sebatangkara yang bekerja sebagai waitress di salah satu hotel ternama,harus berurusan dengan aktor yang terkena skandal bersama saudaranya,namun tanpa ia sadari dirinya masuk terlalu dalam kedalam hidup sang aktor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selvia Dwiguna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

Daisy bangun di malam hari,ia melihat layar telepon genggam nya,banyak sekali panggilan tak terjawab dari Lea,segera Daisy menekan tombol hijau untuk menghubungi Lea kembali.

"hallo ada apa Lea?"

"hallo? temanmu mabuk berat di bar kami,bisa kah kau menjemputnya? dia ada di black pearl"

"ahh,iya baiklah,aku akan segera kesana"panggilan pun terputus "wanita itu,bagaimana bisa dia mabuk-mabukan sendirian?!" kesal Daisy,Dengan cepat Daisy bersiap menjemput Lea.

Taxi sudah sampai di depan bar Black pearl

'menghabiskan uang berapa banyak gadis itu sampai berani masuk ke dalam bar mewah ini?' dengan susah payah Daisy mencari keberadaan Lea,namun sepertinya ia tersesat,Daisy berjalan menyusuri lorong bercat hitam,terdapat beberapa pintu di sisi kanan dan kiri yang bertuliskan VIP "bagaimana aku bisa tersesat,bar ini sangat luas" saat Daisy hendak berbalik,tiba-tiba pintu di sebelah kiri terbuka,menampilkan seseorang yang ia kenal,namun orang itu tidak sendirian,dibelakangnya terdapat seorang wanita yang sedang menunduk terlihat di air muka nya sepertinya wanita itu baru saja menangis "Daniel,ka- eh Samantha?" ucap Daisy saat melihat kedua orang itu,Samantha mendongkakan kepala saat namanya di sebut "kau? sedang apa kau disini?!" tanya Samantha dengan nada sinis,sedangkan Daniel hanya memperhatikan Daisy,wanita ini sepertinya tersesat,lihat saja pakaian nya "apa kau ingin pergi ke pemakaman nona Daisy? bajumu terlalu panjang untuk mengunjungi tempat seperti ini" ledek Daniel,Samantha terkekeh pelan.

"ahhh maaf,tapi aku bukan tipe wanita yang suka memperlihatkan tubuh ku ke orang lain" sinis Daisy "aku sedang mencari teman ku,tunggu untuk apa aku memberitahu kalian? Lebih baik aku pergi,semoga malam kalian menyenangkan" menatap kedua orang itu dengan tatapan jijik.

"Stop!" ucap Daniel, Daniel berjalan mendekat ke arah Daisy yang sedang terpaku,entah kenapa gadis itu merasa ciut saat ini "kebetulan kau di sini" Daniel menyeringai membuat Daisy merasa takut "bukan kah kalian berdua bersekongkol untuk menjebakku?" Tanya Daniel kepada Daisy.

"a-apa? tidak!!" ucap Daisy tegas,Daisy melirik ke arah Samantha,wanita itu sedang memelototi dirinya "ahh jadi mana yang harus ku percaya di antara kalian berdua,Wanita ini bilang kalau kau kaki tangannya,tapi ternyata kau berkata tidak"

Daisy kembali melirik Kakaknya,merasa tidak tega tapi ia juga tidak mau dituduh untuk apa yang tidak ia lakukan "dia memang kaki tanganku Daniel,sekali lagi maaf kan aku,aku hanya ingin perhatian darimu"

'apa ini? Kakak menyukai laki-laki ini?' Daisy kembali menatap tajam Daniel "sudah ku bilang aku tidak melakukan apapun,terserah kau mau percaya siapa,lagi pula aku sudah terlanjur di benci oleh publik,dan kau jangan libatkan aku untuk urusan pribadi mu,aku juga tak habis pikir bagaimana bisa kau menyukai laki-laki kasar ini,lebih baik kau mencari yang lain nona Samantha"

"Kau!!!" ucap Samantha merasa kesal,Daisy pun pergi dari hadapan kedua orang itu 'sialan,aku pasti sudah gila berbicara seperti itu kepada kakak' Daisy kembali berkeliling untuk mencari keberadaan sahabatnya,namun ternyata semakin malam tempat ini menjadi semakin ramai dan tentunya banyak laki-laki hidung belang yang sejak tadi memperhatikan Daisy, "hallo apa kau yang menghubungi ku tadi?" tanya Daisy kepada barista yang sedang meracik menuman di seberang meja "oh kau teman wanita yang mabuk tadi? Daisy?"

"ya itu aku,kemana teman ku?"

"tadi dia sudah diantar oleh seseorang"

"hah? siapa?"

"dia seorang laki-laki,tenang saja laki-laki itu baik,dia tamu VIP di tempat ini"

"bagaimana bisa dia baik sedangkan dia tamu VIP di tempat seperti ini,bagaimana jika laki-laki itu mesum? apa kau mau bertanggung jawab?"

"kenapa kau memarahi ku? aku bisa jamin kalau teman mu diantar dengan selamat sampai ke depan rumahnya"

"ahh sial!!!" Daisy melirik sinis ke arah bartender itu 'seharusnya dia menahan Lea agar tidak ikut orang asing'

saat ia sedang mengkhawatirkan Lea tiba-tiba saja Daisy mendapat perlakuan tidak mengenakan dari seorang pengunjung bar,pria asing telah mencolek bokong nya "heii apa yang kau lakukan!!" pekik Daisy.

"tidak usah malu-malu begitu" ucap laki-laki berkepala pelontos itu.

"jaga ucapanmu atau aku panggilkan security!"

"Badanmu bagus,sayang jika memakai pakaian seperti itu"

kali ini Daisy benar-benar marah,ia mengambil satu gelas minuman milik tamu lain yang berada diatas meja bartender lalu dengan cepat mengguyur wajah laki-laki itu.

"Sial!! Dasar Jalang!" ucap laki-laki itu dengan nada tinggi,semua orang yang berada di sana menatap penasaran dengan apa yang terjadi.

"apa? mau apa kau?!" tantang Daisy.

Dari kejauhan seseorang mengamati wanita yang sedang beradu mulut itu,namun dengan cepat ia berjalan saat melihat laki-laki pelontos itu hendak memukul Daisy.

Daniel menahan kepalan tangan laki-laki itu "Jauhkan tangan kotor mu dari wanita ini tuan" ucap Daniel,tidak ada yang mengetahui jika pria bertopi itu adalah aktor terkenal selain memakai topi,Daniel juga mengenakan penutup wajah,berbeda dengan yang lain,Daisy langsung mengetahui siapa laki-laki di depannya ini,adu jotos pun tak terhindarkan,Daniel terkena pukulan di bagian perut sedangkan laki-laki itu terkapar tak berdaya di lantai bar,Daniel lalu menyeret Daisy menjauh dari tempat ini.

Daniel memerintahkan Daisy untuk masuk kedalam mobilnya,gadis itu menurut saja,lagi pula usahanya datang kesini sudah sia-sia,Daniel membuka penutup wajahnya,ternyata sudut bibirnya terluka.

"astaga?! bibirmu mengeluarkan darah! bagaimana ini? besok masih ada jadwal syuting" ucap Daisy benar-benar khawatir melihat wajah sang aktor terkenal terluka karena dia.

"sebenarnya untuk apa kau datang ke sana?! kau memang ceroboh! sepertinya kau tidak berniat untuk bersenang-senang disana mengingat pakaian yang kau pakai seperti ini,kau mengikutiku?!"

"Tidak! lihat kau selalu saja menuduhku! Sudah ku bilang aku sedang mencari temanku,tadi aku dapat kabar jika teman ku mabuk berat di bar ini,jadi aku ingin menjemputnya"

"sekarang dimana teman mu itu?!"

"dia sudah di bawa oleh orang asing saat mabuk,maka dari itu aku sangat khawatir,bartender bilang jika orang asing itu baik dan dia tamu VIP di bar itu,namun bagaimana bisa tamu VIP di tempat seperti ini dibilang baik? aku benar-benar sangat khawatir Daniel"

"dimana alamat rumah teman mu itu?"

"hah? untuk apa?"

"kita lihat saja ke rumah nya"

"ahh iya kau benar,rumahnya di jalan Broadway"

Daniel menjalankan mobilnya dengan kecepatan normal,tidak ada percakapan apapun di antara mereka,namun Daisy merasa canggung dengan keadaan seperti ini "apa kau yakin wajah mu baik-baik saja?" tanya Daisy.

"tidak perlu mengajakku bicara" ucap Daniel dingin.

"baiklah" jawab Daisy sambil memutarkan bola matanya. tak berselang lama akhirnya mereka sampai di sebuah apartemen kecil milik Lea "disini panas sekali" keluh Daniel.

"belajarlah menghargai kehidupan orang lain,tidak semua orang mempunyai banyak uang sepertimu"

"tapi teman mu mabuk-mabukan di bar mewah" 'ya aku juga heran dengan perempuan itu,bagaimana bisa ia menghamburkan uangnya begitu saja' gumam Daisy.

"mungkin dia sedang banyak pikiran saja,tunggu disini aku akan masuk kedalam"

"hei bagaimana bisa kau masuk? ini terkunci"

Daisy menekan beberapa nomor sandi untuk membuka pintu,lima detik kemudian pintu pun terbuka.

"kau bisa dicap sebagai kriminal nona" ucap Daniel sambil menggeleng-gelengkan kepala "tunggu,aku ikut" lanjutnya.

Daisy masuk kedalam apartment Lea namun suara ribut terdengar dari arah kamar Lea,Daniel dan Daisy saling menatap dengan cepat mereka berdua berlari ke arah sumber suara.

"aaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!"

1
ocha falisha
daniel daniel...
Sel-v: hallo kakak baca lagi episode baru mr.actor yu 🥰
total 1 replies
ocha falisha
bagus thor, lanjut thor,
ocha falisha: siap thor/Good/
total 2 replies
Sel-v
😍
Rosee
NEXT THOR, CERITANYA BIKIN NAGIH 🤩💪 ditunggu kelanjutannya

kapan-kapan mampir yuk ke novel aku makasih
Sel-v: makasih ya,maaf akhir-akhir ini lagi sibuk persiapan lebaran,oke nanti aku mampir😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!