Ujian Cinta, keyakinan dan masa depan.
Muhammad Fahri dan Anindya Iskandar .
“Tuhan mempertemukan kita bukan tanpa alasan. Tapi kita di pertemukan lebih cepat sebelum keadaan berubah, tidak ada yang salah, tapi memang keadaannya yang belum tepat”
Semua orang berhak merasakan cinta, dan jangan pernah menyalakan cinta karena memang kodrat manusia untuk mencintai dan dicintai. Tapi mungkin cara kita dalam mencintai yang salah.
👌Happy reading
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisa Anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Usaha untuk lupa
Sepanjang malam Nindy mengingat kenangannya bersama Selo, dia teringat dua tahun yang lalu sejak pertama kali mereka bertemu di gereja.
Waktu menunjukkan pukul 12.00 jam dinding terus berdenting . Malam sudah sangat larut tetapi Nindy tak bisa melupakan bayang bayang Selo . Malam ini terasa sangat hening, tidak ada suara apapun terdengar.seakan semua hal yang ada di bumi ikut beristirahat.
Ia mengenakan headsed Nya dan memutar lagu kesukaan dia dan selo
Oh, oh
When the visions around you
Bring tears to your eyes
And all that surrounds you
Are secrets and lies
I'll be your strength
I'll give you hope
Keeping your faith when it's gone
The one you should call
Was standing there all along
And I will take you in my arms
And hold you right where you belong
'Til the day my life is through
This I promise you
This I promise you
I've loved you forever
In lifetimes before
And I promise you never
Will you hurt anymore
I give you my word
I give you my heart
This is a battle we've won
And with this vow
Forever has now begun
Just close your eyes (close your eyes)each loving day (each loving day)
And know this feeling won't go away (no)
'Til the day my life is through
This I promise you
This I promise you
Over and over I thought
When I hear you call
Without you in my life, baby
I just wouldn't be living at all
And I will take you in my arms (I will take you in my arms)
And hold you right where you belong (right where you belong)
'Til the day my life is through
This I promise you, babe
\~ This i promise you\~
Lantunan lagu dari hp Nindy , Nindy mendengarkan dengan meneteskan air mata dan teringat ketika Selo menyatakan cintanya 2 tahun lalu.
Dan hari hari bahagia mereka berdua selama dua tahun . Air matanya terus mengalir dan terus mengulang ulang lagu itu.sambil melihat lihat foto berdua di hpnya.
Waktu menunjukkan pukul 05 pagi. Suara adzan terdengar.
Nindy yang sedari tadi ngehalu dalam kegalauannya tiba tiba terkaget.
Ia mendengar suara adzan yang berkumandang dari masjid sekitar. Entah mengapa hatinya tiba tiba menjadi tenang .
“Indah sekali panggilan untuk orang Islam” batinnya.
Dia mematikan musiknya dan mendengar sampai adzan itu berakhir . Dia memejamkan mata seperti suara adzan itu sudah menyentuh hatinya.
Nindy yang tadinya galau nangis nangis sendiri tiba tiba mendapatkan kekuatan.
“Nindy kamu kenapa sih, kamu harus kuat dong, pokoknya harus, gak boleh gini” ucapnya menyemangati dirinya sendiri.
Nindy yang tegar akhirnya kembali. Dia melihat ulang foto foto nya bersama Selo dan menghapusnya satu persatu. Kemudian ia berkeliling di kamarnya mengumpulkan barang barang pemberian Selo dan kemudian menaruhnya di karton .
“Maaf Selo, aku gak maksud buang barang barang pemberian kamu tapi aku harus melupakannya dengan cara ini” batinnya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 6.00 dan semalaman dia belum tidur memikirkan hal hal yang sudah seharusnya dilupakan.
Dia melihat jadwal kuliah, ternyata hari ini dia masuk siang, masih ada cukup waktu baginya untuk istirahat dan menambah energi untuk sebentar siang.
Nindy kemudian kembali ke tempat tidur untuk melanjutkan istirahat setelah semalaman buang buang air mata. ia memasang alarm di jam 11 .
06.00
07.00
08.00
09.00
10.00
11.00
Kring kring kring!!!
Alarm jam berbunyi. Menunjukkan pukul 11.00 . Nindy segera bangun dari tempat tidurnya. “Sepertinya istirahatku cukup” batinnya.
“Semangat Nindy, kamu boleh patah hati tapi jangan patah semangat” ucapnya menguatkan diri sendiri.
Ia bergegas bersiap siap, mandi terlebih dahulu kemudian berangkat ngampus.
“Kamu mau ngampus nin? “Tanya ibunya
“Iya bu”
“Hati hati ya”
Nindy melangkahkan kaki keluar rumah.
“Eits sepertinya ada sesuatu yang tertinggal”
Ia berlari kembali ke rumah dan menuju kamarnya. Ternyata hpnya hampir saja ketinggalan. Dilihatnya hp tersebut banyak sekali notifikasi dari Selo yang masuk . Nindy tidak menghiraukannya lagi. Dia nge blokir nomor Selo saat itu juga.
“Selamat tinggal Selo, sekarang aku bisa tanpa kamu” ucapnya.
Dia kembali berlari keluar untuk segera menuju kampus.
Nanananan
Telepon dari Sinta.
“Halo nin”
“Iya sin kenapa?”
“Kamu baik baik aja kan”
“Iya aku gak apa kok”
“Aku mau beritahu kamu sesuatu nin, besok kak Fahri sidang skripsi nin, katanya kamu disuruh hadir nemenin dia.”
“Kok aku” ucap Nindy heran.
“Iya ih gak tau , pokoknya kamu datang ya “
“Okey”
Setelah telepon ditutup. Nindy kembali melihat jam, “aduh sudah mau jam 12, masih keburu gak yah “ dia kemudian menaiki grab yang udah dia pesan. “Pak sesuai aplikasi ya”
Yang benar saja , saat sampai di depan kelas. Ternyata perkuliahan sudah dimulai, dan mahasiswa tidak boleh lagi masuk saat dosen sudah mengajar dalam kelas.
“Sial”
Kali ini Nindy mencoba untuk masuk dan mengelabui sang dosen.
“Permisi pak”
“Iya kenapa ?” Jawab dosen dengan muka menakutkan.
“Maaf pak saya terlambat. Tadi kejebak macet dijalan” ucapnya dengan gugup
“Emangnya kamu bangun jam berapa sampe kena macet?” Tanya dosen
“Pagi kok pak, cuman emang kebetulan aja tadi macet” jawab Nindy bohong
Demi satu matkul ini Nindy berani bohong. Dia sudah beberapa kali terlambat, kalo hari ini gak masuk materinya bisa terganggu.
“Please pak izin in saya masuk ya pak”
“Kali ini saya kasih toleransi , tapi hanya kali ini ya, besok besok saya tidak terima alasan lagi.”
Mahasiswa lain yang melihat hal itu agak cemburu.
“Huuuuu” teriak yang lain ke Nindy
Nindy memperlihatkan muka yang masa bodo sama seruan mereka dan mengambil tempat duduk yang masih kosong.
Nindy duduk dengan baik dan mengikuti materi dari sang dosen.
“Hari ini sampai sini dulu ya” ucap dosen
“Iya pak, terimakasih “ucap mahasiswa bersamaan
Nindy bergegas keluar dari ruang kelasnya dan berencana untuk menemui Sinta. Tapi Nindy tidak melihat keberadaan Sinta sama sekali.
”apa Sinta gak masuk ya hari ini, atau gimana” Nindy membatin.
Nindy mengambil hpny dan menghubungi Sinta.
“Halo sin, kamu dimana? Aku cari di kampus kok gak ada.
“Oh ini nin, aku lagi fokus ke sidangnya kak Fahri untuk besok, besok kita ketemu ya. Aku mati in dulu”
Tut tut
Nindy belum sempat nyampain sesuatu telepon sudah di tutup oleh Sinta.
Nindy kembali sendiri d kampus , bayang bayang Selo kembali datang ke fikirannya. Nindy berusaha menepisnya dan mengingat Hal lain.
“Oh iya mending aku cari kado buat kak Fahri”
semangat selalu
salam dari This is Our Love
yuuk mampir di karyaku author
Salam manis dari Bunda Merry Hanya Milik Kami