Pak iman langsung mengelap wajahnya yang tak sengaja terkena 'kuah' milik ki gareng. Kedua tangannya mengambil posisi menangkup. Sesaat kemudian ia bangkit berdiri. dupa spesial kembali ia nyalakan lagi.
"Kamu disini dulu ya..man. Akan aku jemput besok pagi. Aku jamin semua keinginanmu akan terpenuhi jika kamu bisa melakukan lelaku (-ritual) ini." Ujar ki gareng berbalik dan meninggalkan pak iman sendiri yang belum sempat mengerti apa yang harus ia lakukan disini.
"Oh iya.. ingat pesanku ini baik-baik ya man. Apapun yang terjadi nanti disini, jangan sekali-kali kamu tertidur! Atau nanti kamu tanggung sendiri akibatnya." Tegas ki gareng sembari memberikan beberapa dupa lagi sebagai cadangan.
Kini terlambat sudah, ki gareng sudah perlahan pergi meninggalkan pak iman. Kini hanya dirinya seorang berteman gelap pekat malam di tengah hutan, sendirian. Matanya celingak-celinguk saat suara-suara mulai muncul lirih terdengar memecah kesunyian. Bau dupa spesial edition yang menyerbak wangi menambah suasana menjadi lebih mencekam.
Berjam-jam sudah lamanya pak iman duduk di atas batu ini. Rasa kantuk mulai datang menghampiri kedua matanya. Kendati begitu, ia tetap berusaha terjaga di malam yang semakin dingin mencekam ini. Tangannya terasa kebas, sekujur tubuhnya benar-benar linu bahkan gigi dari pak iman terdengar gemeratak menahan serangan dingin yang semakin ganas.
Tiba-tiba saja, hawa dingin yang sedari tadi menyelimutinya berubah menjadi panas seketika. Pak iman merasa begitu gerah. Keringat sebiji jagung mulai menghiasi dahinya yang sedikit botak. Karena sudah tak tahan lagi pak iman segera membuka jaket dan baju yang ia pakai. Dia bertelanjang dada di jam 3 dini hari.
Entah dalam keadaan sadar atau tidak, pak iman merasa ada seseorang yang sedang berjalan mendekatinya. Benar saja! Terlihat seorang wanita muda nan cantik tengah berjalan tanpa alas kaki ke arah pak iman. Wanita itu tersenyum anggun sembari melambai mesra ke arahnya. Wajah putih berseri dengan rambut panja…
Rumah Warisan
Pesugihan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments
Yuli Eka Puji R
bulu matanya yg lentik bukan matanya
2023-01-10
0