Langit tiba-tiba saja mulai menggelap, panas terik di siang hari berubah menjadi dingin dan lembab. Angin sepoi-sepoi berhembus meniup daun-daun jati yang menjadi pancang alami di pinggir pemakaman. Iringan rombongan mulai menapaki jalan-jalan antara nisan yang sudah terbaring berpuluh-puluh tahun lamanya. Lantunan syair-syair tahmid berkumandang mengiringi mengantar almarhum ke rumah terakhirnya. Taburan kembang mawar, beras kuning serta irisan daun pandan mewarnai sepanjang jalur yang mereka lewati.
Tangisan demi tangisan mengiringi prosesi pemakaman pak ngatno dari awal hingga akhir. Anak-anaknya yang sedari pak ngatno sakit hingga meninggal di rumah sakit, tidak pernah sekalipun terlihat kini semua sedang meraung-raung histeria. Entah itu tangisan palsu atau memang mereka merasa kehilangan. Hanya Tuhan yang maha mengetahui hati manusia.
Kini almarhum sudah selesai di makamkan. Meninggalkan sebuah gundukan tanah dengan taburan mawar merah sebagai penghiasnya. kini perjalanan pak ngatno di dunia usai, perjalanan yang lebih panjang dan abadi sudah menantikan kehadirannya.
"Ayo pulang wan. Jangan lupa nanti selepas isya' kita adakan tahlilan di rumah bapak." Ajak pak sudi menepuk pelan bahu ikhwan.
"Baik pak." Jawab ikhwan menurut.
"Bapak-bapak, ibu-ibu, jangan lupa nanti malam ada tahlilan di rumah saya. Silahkan nanti siapapun boleh datang. Makananya sudah pasti enak-enak pak. Bapak, ibu, semua kan jarang makan enak. Jadi datang saja ya. Gratis!" Ujar pak iman yang sepertinya sengaja tak ingin kalah dengan adiknya, sudi.
Semua hadirin disitu hanya menatap pak iman dengan mata yang seakan kehilangan respek dan empati dengan pak iman.
"Dasar mulut kok nggak ada remnya. Ndlosor terus (meluncur terus) kaya sepur! (Kaya kereta!). " Hardik mbok tunem dengan mulut sinisnya.
"Kamu itu kenapa mbok?! Selalu saja mengangguku! Aku ki wis dadi wong sugih, rausah gawe perkoro nek gak pengen tak tuku lambemu! (Aku itu sudah jadi orang kaya, nggak usah buat masalah kalau nggak p…
Rumah Warisan
Kematian akan Segera Datang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments
Risma Dwika
denokku??? wkwkwkwk
2022-10-23
1