Kepompong tanpa Ulat

......................

POV : Lestari

"Gimana kang? Apa kita buang disini saja?" Tanya iman terdengar lirih. Terasa jika pria itu tengah menginjak mendadak pedal rem mobil tua itu.

"Terserah kamu man. Ini semua ide mu. Aku cuma takut kita nanti ketahuan sama orang-orang." Jawab Ngatno terdengar samar berbisik-bisik.

"Ikuti saja aku kang." Jawab iman segera bergegas menuju lastri yang masih sekarat di bak belakang.

Nampak di balik terpal biru sebagai penutup, sebuah tubuh wanita dengan bersimbah darah yang menutupi wajahnya. Ia mendekap erat sesosok mungil yang tak lagi bergerak. Dengan tangis yang samar-samar terdengar lirih menyayat hati, ia mencoba memanggil-manggil kembali bidadari kecil yang sudah mulai membiru. Ia dengan lekat menatapnya sendu, tak henti-hentinya ciuman mendarat di kulit pipi yang sudah mulai dingin.

"Kalian...biadab..uhukk..uhukkk.." terdengar suara gertakan dari bibir yang sudah terbatuk-batuk itu. Nafas berat menahan kepedihan terlontar lirih namun tajam menghujam hati siapapun yang mendengarnya.

Srakkkk....

Kaki lestari di tarik begitu kuat hingga ia tak sengaja melepaskan bayinya yang sudah terbujur kaku. Meskipun begitu ia kemudian merangkak sekuat tenaga untuk menggapai lagi malaikat kecilnya. Dengan tangis yang semakin menjadi-jadi, ia meringkuk bersimpuh memohon agar dirinya di habisi juga sama seperti mereka menghabisi bayi mungilnya.

Disisi lain ngatno dan iman nampak terpaku melihat sosok yang sudah pasrah dengan keadaan. Hidup dan mati? Tidak ada batasan antara keduanya disini. Bukankah keduanya sama saja? Dengan kembali memantapkan hatinya, iman segera menyeret lestari kemudian membawanya ke dalam kebun yang cukup dalam. Membelah lebatnya deretan hutan karet yang membentang sepanjang puluhan hektar.

Setelah dirasa cukup jauh, tubuh lunglai itu kemudian di tinggal begitu saja. Dengan sisa-sisa tenaga yang masih tersisa, ia mencoba memegangi kaki dari iman. Ia berteriak sekeras mungkin. Berharap akan ada orang yang mendengarnya dan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!