Ya Tuhan, apalagi ini?
Tangan Rinjani bergetar hebat saat mengingat ucapan Rayan tadi siang. Ia ingat betul bahwa Rayan mengatakan bahwa ia ingin ke markas, tapi dilarang oleh Pak Jim karena Dave ingin mengeksekusi seseorang.
Pikiran Rinjani mulai kacau. Nafasnya sudah naik turun dengan cepat. Jika dihubungkan dengan ucapan Rayan tadi bukankah ada benang merah yang menyambungkannya.
"Ada apa, Sayang. Kenapa wajahmu ketakutan gitu?"
Saking terkejutnya Rinjani, ia tidak sadar bahwa suaminya sudah keluar dari kamar mandi.
Mata Dave beralih pada benda yang berada di tangan istrinya. Dengan raut wajah senetral mungkin, ia mengambil jam yang tangan miliknya.
"Itu noda apa?"
"Ini? Oh ini tadi kena darah aku, nih nggak sengaja kejepit pintu tadi." Dave menunjukkan luka di pergelangan tangannya.
"Di pergelangan tangan?"
"Iya, tadi memang niatnya mau nahan pintu yang udah mau ditutup sama orang. Aku kebablasan."
Rinjani menganggukkan kepala tanda mengerti. Terdengar masuk akal, tapi ia kurang bisa percaya. Itulah Rinjani, ketika ada seseorang yang menyembunyikan sesuatu darinya dan orang itu bisa dengan rapi menyembunyikan hal itu cukup lama, maka kepercayaan Rinjani sedikit demi sedikit akan hilang. Hal ini sedang terjadi pada suaminya sendiri.
Mereka menghabiskan waktu di kamar selagi menunggu jam makan malam. Memang tak ada yang mencurigakan dari sikap Dave padanya. Semua nampak sangat normal, bahkan pria itu terlihat menyayangi istrinya.
Rinjani kembali mendapat pesan saat tengah asik mengobrol.
[Aku harap kamu tetap hati-hati pada suamimu. Percayalah padaku untuk tetap waspada dengan kebaikannya]
[Jika kamu mengirim pesan ini bukan hanya candaan. Temui aku!]
"Pesannya penting banget sampai kita ngobrol aja perlu dibalas?"
"Ini dari temanku, Mas. Dia ngajak ketemu, lama kita nggak ketemu. Nggak apa-apa, kan kalau besok aku keluar?"
"Nggak apa-apa, Sayang. Kamu juga pasti bosan di rumah terus."
Merasa harus bertindak dengan kekacauan yang berada di keluarganya, R…
Siapa Sebenarnya Suamiku?
14. Pertemuan Yang Gagal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments