"Astaga, Mas. Kendalikan dirimu, ini rumah sakit, kita bisa diusir. Emosi kamu tidak akan menyembuhkan Rayan di dalam sana. Jadi tolong, tenanglah. Aku yakin Rayan bisa bertahan." Rinjani menahan lengan Dave dengan sedikit takut. Sangat menakutkan melihat emosi Dave yang sangat jarang ia lihat, bahkan tidak pernah. Apalagi jika Rinjani ingat bahwa suaminya membunuh belasan orang dengan alasan yang tidak jelas.
Dave nampak mengatur napas yang membabi buta, emosi yang sudah ia tahan sejak berada dalam perjalanan sungguh membuat ia lupa daratan.
"Stay calm, Mas. Kalau kamu nurutin emosi kamu malah nggak bisa nemenin Rayan nanti." Rinjani mengelus dada suaminya di saat ia merasa emosi Dave perlahan turun.
Tunggu, kenapa detak jantung Dave secepat ini? Apakah seorang psikopat juga bisa merasakan gugup?
Rinjani memanfaatkan kesempatan ini untuk membuat Dave merasa nyaman dan luluh padanya, jika untuk hal kecil ia bisa mengendalikan Dave, maka hal besar pasti juga bisa kendalikan.
"Duduk, Sayang. Kita tunggu dengan tenang. Rayan baik-baik saja."
Dave seketika menoleh ke arah sang istri. Bukankah ini pertama kalinya Rinjani memanggilnya dengan panggilan seperti itu?
Ah, sial. Perasaan macam apa ini? Ingat Dave, Rinjani sudah tahu siapa kau. Dia tahu kalau kau pembunuh. Jangan terlena, dia sedang berusaha untuk membuatmu bisa membongkar busukmu dengan mulutmu. Tahan, Dave!
Sepasang suami istri yang terlibat dalam drama itu kini saling sandiwara. Mereka sama-sama memakai topeng untuk mencapai tujuan masing-masing.
Tidak lama setelah sepasang suami istri itu duduk, seorang dokter laki-laki berkacamata keluar ruangan. Refleks Rinjani dan Dave berdiri bersejajar dengan Pak Jim.
"Dokter, bagaimana keadaan adik saya?"
"Alhamdulillah operasinya berjalan lancar. Kami sudah berhasil mengeluarkan peluru yang ada di punggung pasien. Tinggal menunggu kesadaran pasien saja."
Ketiga manusia yang berada di depan dokter itu bernapas lega.
"Sayang, tolong kamu tunggu Rayan sebentar…
Siapa Sebenarnya Suamiku?
42. Pemain Yang Handal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments