Rinjani bermain dengan ponselnya saat Dave masuk ke ruangan Rayan. Entah apa yang wanita itu mainkan, ketika Dave masuk ruangan, Rinjani juga refleks terburu-buru memasukkan benda itu ke tasnya. Pergerakan wanita itu tentu saja membuat suaminya curiga.
"Sayang, aku antar pulang aja, ya, kamu. Nggak enak tidur sofa, nggak apa-apa aku jaga sendirian."
"Aku pulang sendiri aja, Mas."
"Ini tengah malam, aku hubungi Pak Jim aja kalau gitu. Biar aku juga tenang."
°°°
Dave menggeliat saat merasakan kaku di sekujur tubuhnya. Entahlah, tak terbiasa tidur di sofa nampaknya kini membuat ia kesusahan. Begitu mata terbuka sepenuhnya, ia melirik ke ranjang Rayan. Terlihat Pemuda itu sudah membuka matanya entah sejak kapan.
"Kau sudah bangun? Apa yang kau rasakan? Apa bekas operasimu terasa sakit? Atau ada bagian yang lain yang sakit?" Dave memberondong pertanyaan seraya berjalan ke dekat ranjang.
Rayan tersenyum kecil, "Nggak ada, Kak. Habis operasi, ya, pasti ada sakitnya, tapi nggak apa-apa, aku baik-baik saja. Apa Kakak khawatir dengan keadaanku?"
"Kau masih bertanya setelah apa saja yang sudah aku lakukan? Aku rasa hanya aku saja yang tidak punya perasaan? Apa kau juga sama sepertiku tidak punya perasaan untuk merasakan kasih sayang seseorang, terutama aku?"
"Aku merasakannya, hanya saja ada saja yang buat aku ingin bertanya seperti itu. Maaf sudah merepotkan Kakak. Maaf susah lancang, bertindak sesuatu yang dilarang Kakak." Terlihat wajah bersalah dari Rayan karena melanggar apa yang sejak dulu dilarang oleh sang Kakak.
"Aku ingin marah, tapi aku nggak bisa. Jelaskan apa yang terjadi!"
FLASBACK ON
Rayan menghentikan langkahnya sesaat setelah melihat Pak Surya dan intel itu masuk. Sebuah senyuman tersinggung di bibir Rayan. Ia lalu kembali berjalan cepat menuju mobil Pak Jim berniat memberitahu pria itu bahwa tugasnya sudah selesai. Namun, siapa sangka Pak Jim yang seharusnya berada di dalam mobil tak dapat ia jumpai batang hidungnya.
"Pak Jim? Bapak di mana?" Rayan sedik…
Siapa Sebenarnya Suamiku?
43. Perhatian Seorang Pembunuh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments