Di tengah malam, Rinjani mengendap-endap keluar kamar. Semua orang sudah tertidur dengan pulas saat ia melarikan diri dari kamarnya. Langkahnya ia percepat ketika sudah sampai di ruang tamu. Lalu ia berlari saat sampai di halaman rumah. Sudah ada salah satu temannya yang sudah menunggunya di pinggir jalan dengan motor besarnya.
"Sorry banget lama, gue harus hati-hati biar nggak ketahuan," ujarnya menerima helm dari temannya.
"Lo yakin mau ke gedung tua itu? Kenapa nggak ke sana pas ada Dave aja dan lo pergoki dia. Kalo dia kebangun dan nggak ada lo di kamar, mau jawab apaan?"
"Udah diem. Tadi gue udah campurin obat tidur di makan malamnya, aman sampai besok." Rinjani naik ke motor dan meminta temannya itu untuk segera pergi dari sana.
Hening, tidak ada obrolan apa pun yang mereka keluarkan. Rinjani sudah menceritakan apa yang ia alami. Ia terpaksa meminta bantuan lantaran ia sendiri tak tahu harus meminta bantuan pada siapa. sangat tidak memungkinkan jika ia ke sana sendirian pada malam hari begini. Ia sudah bepikir jika seandainya terjadi apa-apa dengan temannya, tak pikir panjang ia akan melenyapkan Dave juga. Ia berani melakukan itu meski ia belum tahu keseluruhan cerita dan kenyataan yang ia lihat mengenai Dave, suaminya.
Setelah beberapa saat berada di jalanan, mereka sampai di gedung tua yang baru beberapa hari lalu Rinjani datangi. Ia tak tahu kenapa ingin sekali melihat isi dari ruangan yang berada di bawah tanah ini. Jika ruangan ini tersembunyi, pasti ada banyak hal yang bisa ia jadikan petunjuk untuk mengetahui siapa sebenarnya suaminya.
Dengan berbekal senter, kedua manusia itu berjalan berhati-hati memasuki gedung yang sebenarnya sudah lama tidak disentuh oleh manusia itu.
"Gue lihat Dave, adiknya, sama Raga keluar dari sini. Tapi ini gimana cara bukanya?" Rinjani menyorot tiga keramik yang berbeda warna.
"Coba injek asal aja. Pasti bisa kebuka," jawab Rey seraya waspada terhadap sekitar.
Rinjani mengangguk dan mencoba beberapa kali menginjak keramik it…
Siapa Sebenarnya Suamiku?
29.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments