"Apa ini?" pekik Pak Surya begitu melihat foto yang beliau terima. Entahlah, semenjak teror itu bermula, kehidupannya penuh dengan kejutan. Setiap detik dan menit terasa mengejutkannya, entah itu hasil dari perbuatannya sendiri atau murni dari teror yang beliau terima.
Detik ini adalah salah satu contoh di mana Pak Surya dikejutkan oleh perbuatanya sendiri. Dua orang yang beliau perintahkan untuk menyekap Dave agar bisa diinterogasi dan di habisi, justru yang terjadi mereka malah tewas dalam keadaan mengenaskan.
Tunggu! Foto ini di kirim dari salah satu nomor orang yang saat ini tengah berada di semak-semak dengan keadaan mengenaskan, siapa orang yang melakukan ini? Pikirnya. Tanpa berlama-lama lagi, pria yang tak lagi muda itu menekan tombol panggil. Besar harapannya bahwa yang terjadi tidak seperti yang sudah-sudah. Namun sayangnya, nomor itu sudah tak bisa dihubungi. Selalu seperti itu. Dengan kesal yang berada di puncak kepala, Pak Surya menendang angin dan mengepalkan tangan kuat.
Disaat amarah Pak Surya sudah ingin beliau luapkan, terdengar suara langkah kaki dari arah tangga. Tak berselang lama, pemilik kaki yang menuruni anak tangga satu persatu itu berdehem pelan. Apa yang ia lakukan seolah tahu apa yang sekarang sedang dirasakan oleh Pak Surya.
"Ada sesuatu yang membuat Ayah marah? Kenapa seperti tegang sekali?" tanya Dave dengan nada mengenjek.
"Tidak perlu ikut campur urusan saya, urus diri sendiri dan keselamatan kamu, itu jauh lebih baik dari pada kamu terus menerus mengekang saya. Saya tidak peduli kamu tahu dari mana masa lalu saya, sedikit saja kamu bocorkan apa yang kamu tahu. Adikmu yang akan menjadi taruhan!"
Dave menyunggingkan senyum miringnya. Ia ingin sekali rasanya menertawakan ucapan Ayah mertuanya. Bagaimana tidak? Ucapannya terlihat seolah beliau mengetahui bagaimana bentuk dan rupa sang adik yang seringkali ia ceritakan sebelum menikah dengan Rinjani.
"Cari saja sampai dapat identitas adik saya. Saya bersumpah akan menjadi budak An…
Siapa Sebenarnya Suamiku?
25.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments