"Nggak Mas. Aku nggak pernah punya masalah sama orang. Aku juga nggak tahu kenapa ada yang berniat jahat. Siapa yang jahat dan siapa juga yang melindungi aku?"
"Hanya dugaanku aja, Sayang. Udah, yang penting kamu selamat, kamu baik-baik aja. Jadikan ini pelajaran. Jangan ke mana-mana tanpa aku. Harus ada aku, oke. Kamu bisa telepon aku kapan aja, aku akan tinggalkan kantor kalau memang kamu ada keperluan di luar rumah. Dari pada kayak tadi malah bikin aku jadi paranoid. Jangan diulangi, aku nggak suka."
Rinjani mengangguk patuh, tak berselang lama ia melenggang pergi dari sana. Persoalan itu rupanya tak berhenti sampai sana. Malam harinya, keberadaan mobil Rinjani yang tidak berada di tempatnya tentu saja menjadi pertanyaan untuk Pak Surya. Untuk kedua kalinya, Rinjani mengulang cerita yang sama.
Mengulang cerita tadi membuat Rinjani teringat bahwa peran utama dalam drama membingungkan ini adalah ayahnya sendiri. Ia bimbang dan dilema, mana yang harus ia percaya. Tapi bukankah orang-orang disekelilingnya tidak ada yang bisa di percaya selain ibunya?
"Mungkin nggak orang yang berusaha untuk mencelakai Rinjani itu orang yang neror kita selama ini?" kata Dave.
"Udah nggak ada teror, kenapa jadi bahas ke sana lagi?" sahut Pak Surya.
"Apa yang menjamin bahwa teror sudah berhenti? Apakah sebenarnya orang ini sudah mencapai apa yang dia mau? Kalau memang dia menginginkan kehancuran keluarga kita seperti yang Ayah pernah bicarakan, yang terjadi sekarang keluarga kita masih baik-baik saja. Teror yang kita terima hanya istirahat, tiidak berhenti. Tersangka ini hanya ingin kita lalai, kita nggak waspada, kita merasa sudah bebas dari teror, akhirnya kita santai dan tanpa kita sadari kelalaian kita ini membahayakan nyawa kita sendiri. Bukankah yang saya bicarakan ini cukup masuk akal?"
Semua diam. Yang di bicarakan Dave memang cukup masuk akal. Rinjani semakin dibuat pusing oleh keadaan dan orang-orang disekitarnya. Dalang di balik teror, kejahatan dan rahasia ayahnya, misteri l…
Siapa Sebenarnya Suamiku?
36. Adu Mulut Antara Dua Pria
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments