Kedatangan Chelsea di pusat rehabilitasi, disambut ramah oleh para petugas yang bekerja mencari nafkah di tempat itu.
Seusai mengurus segala prosedur yang ada, Pak Joni, Bu Susi, beserta Bu Nining segera pulang tentunya setelah memberi arahan juga motivasi kepada Gadis itu. Agar segera meninggalkan kebiasaan buruk nya dan bisa kembali berbaur dengan masyarakat pada umumnya.
"Ayo! Ikut bersama ku, Dik!"
Kak Lila, seorang gadis cantik segera menuntun Chelsea ke suatu ruangan yang di mana para pecandu banyak yang meringkuk di sudut-sudut ruangan menahan sakit luar biasa di sekujur tubuh mereka.
Chelsea menurut langsung menggaet lengan mengikuti langkah ringan Wanita di sampingnya, dan mendengar suara jeritan dari masing-masing mereka yang sepertinya begitu menderita. Ia bersyukur masih belum begitu tergantung pada barang sialan yang dapat merusak masa depan para Pemuda-pemudi di seluruh Dunia khususnya hidup anak-anak generasi penerus bangsa Indonesia.
"Nah ini dia tempatnya! Kalau kau memerlukan sesuatu, segera panggil aku, ruanganku tepat berada di sebelah. Sebaiknya kau makan terlebih dahulu!" Perintah wanita itu meletakkan nampan berisi makanan sehat dan bergizi.
"Hm, terima kasih." Sahut Chelsea mencuci tangannya di mangkok yang sudah disediakan lalu mulai menyantap makanan tersebut dengan lahap. Akibat belum makan apa-apa sedari tadi perutnya amad keroncongan sekali.
"Apa ruangan ini hanya dikhususkan bagi Wanita saja?" tanya Chelsea membuat langkah wanita itu seketika terhenti.
"Ya. Namun ada kalanya juga semuanya berkumpul dalam satu ruangan. Misalkan ketika sedang makan bersama, senam pagi, dan acara keagamaan." jawab lila menerangkan sambil menyodorkan gelas berisi air putih ke tangan Chelsea yang meraba-raba meja mencari air minum.
"Okelah kalau begitu aku harus segera pergi, ada yang hendak ku kerjakan. Semoga kau dapat secepat nya pulih. Serunya berlalu pergi.
...
Sehabis makanan ludes tak tersisa lagi, Chelsea beranjak dari tempat duduknya menelusuri ben…
Mengapa Harus Dia?
Melarikan diri.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments