Dengan penuh rasa cemas serta amarah menggebu Andrean menyerang mereka bertubi-tubi, iya meraih botol minuman kemudian melempar salah seorang anak buah yang memegang pistol yang seketika terkulai lemah karena benda kaca tersebut tepat mengenai pelipisnya yang langsung mengeluarkan cairan kental berwarna merah.
Tanpa menyia-nyiakan waktu yang ada dia merebut paksa 2 senjata sekaligus, kemudian menembaki para manusia sampah yang syukurnya tak mempunyai benda tajam untuk dipergunakan untuk menyerang balik.
Mereka yang sudah membuat Chelsea, si kesayangannya terluka harus menerima ganjaran setimpal. Tidak ada kata untuk berhenti saat ini, karena iya harus bergerak cepat keluar dari tempat sialan itu dan mencari pertolongan guna mengeluarkan peluru-peluru yang bersarang di tubuh Chelsea.
Sepertinya setelah hukuman yang banyak memberi pelajaran berharga di sepanjang hidup nya berakhir, Andrean bakal dihadapkan kepada bermacam-macam masalah baru yang harus dia hadapi dan selesaikan sendiri. Pada saat ini, begitu banyak di keluarganya problema besar, ditambah lagi tindakan kriminal yang telah dia lakukan bisa saja pmembawa ia terjerat ke Rana hukum. Tapi ia berusaha mengesampingkan segala kesulitan tersebut. Hanya satu yang pria tampan itu inginkan saat ini, yaitu keselamatan Chelsea sang Wanita yang belakangan ini sudah mengisi reluk hatinya..
"Matilah kalian semua! Paman, kau telah mencoba bermain-main denganku, tunggu dan terima saja akibatnya."
Andrean meraih tubuh lemah itu ke dalam rengkuhannya, lalu berjalan angkuh menginjak tumpukan para anak buah Aryo yang sudah kehilangan nyawa, mereka semua benar-benar tak dapat melawan kegilaan dan aura kelam Pria malaikat pencabut nyawa itu.
"Apa kau kira bisa lolos semudah itu, nak?" seru Naldis berdiri tegak menatap remeh sehingga menghadang langkah Andrean yang terburu-buru seketika terhenti menatap tak kalah sinis.
"Menyingkirlah dari hadapanku!!" ucapnya dingin.
"Sepertinya kau begitu tergesa-gesa, Nak? Duduklah terlebih d…
Mengapa Harus Dia?
Bawa dia pulang!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments