Tapi kenapa sayang? Bukankah kamu akan mengadakan pesta kecil-kecilan bersama karyawanmu"
Tanya bu Diana heran, pasalnya sebelum acara yang diadakan di rumah mereka Jessie sudah mempersiapkan acara syukuran khusus atas keberhasilannya di kantor.
"Tidak kenapa-napa Ma." Dia tertunduk lesu.
"Nona Jessi! Tuan, Nyonya!"
"Ada apa Bik?" Sahud Jessie mewakili kedua orang tuanya menatap asisten rumah tangga mereka itu begitu cemas dan seperti ada informasi penting yang ingin ia sampaikan.
"Tadi Mbok lihat berita di TV mengatakan berita bohong kalau tuan Andrean bukan anak kandung dari Tuan Johan. Tidak cuma itu saja mereka juga menyebarkan kalau Nonya bukanlah Ibul kandung dari Nona Jessi." Jawab mbok Yati to the point sambil mengatur nafasnya yang tersengal-sengal akibat berlari dari lantai 3 ketika ia sedang mengepel ruangan.
"Apa-apaan sih Bi, jangan sembarangan berbicara! Apa bibi sudah yakin berita itu memang benar adanya?" Tanya Diana tak percaya.
"Iya Nyonya. Saat saya Tengah membersihkan ruang keluarga, Saya melihat TV belum dimatikan. Dan saat saya mau mengambil remote untuk mematikan televisinya, saya amat terkejut dengan berita yang beredar dan langsung bergegas kemari."
"Apa? Berani-beraninya Pria sialan itu! Iya telah mengambil keuntungan dari kesabaran serta kebaikanku selama ini kepadanya, aku benar-benar tidak menyangka dia bergerak secepat ini." Johan seketika mengetatkan rahang.
"Hal inilah yang membuat aku tidak mau berangkat ke kantor Pa!. Siapa sebenarnya orang itu? Apa yang dia mau dari kita? Pada pukul 04.00 tadi asistenku menelpon dan mengabarkan bahwa pabrikku tidak diizinkan beroperasi dikarenakan tidak memiliki izin resmi, padahal dengan jelas data-data perusahaan itu lengkap dan memiliki surat lengkap dengan tanda tangan izin dari pemerintah."
"Dia hanya satu insan yang suka mencari sensasi nak, kamu tak perlu ambil pusing dengan masalah ini! Papa janji semuanya akan teratasi dan besok pabrik kamu sudah boleh kembali beroperasi seperti sedia kala…
Mengapa Harus Dia?
Berita palsu.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments