Derap cepat kaki jenjang itu menembus kegelapan malam dengan memeluk erat tubuh gadis molek yang banyak kehilangan darah, guratan khawatir tercetak jelas di wajah Andrean yang tetap berlari kencang walau duri-duri serta kerikil tajam melukai kakinya menghindari kejaran anak buah Aryo dan naldis yang tak jua menyerah.
"Tubuhmu berat sekali, apa kamu makan batu setiap hari?"tanya Andrean basa-basi agar kesadaran Chelsea tetap terjaga.
Dia tidak menjawab, hanya cengkraman kuat pada baju Andrean lah membuktikan kalau iya tengah merasakan sakit yang teramat sangat.
"Hei! Kenapa kau hanya diam saja? Jangan pingsan di sini! Aku nggak mau disalahkan karena kebodohanmu yang amat keras kepala." kata Andrean bertambah khawatir akan kebungkaman chelsea.
"Sa-sakit ak-aku-"
Chelsea berujar lirih hampir tak terdengar, membuat langkah kaki Andrean semakin cepat.
"Aku tahu rasanya begitu sakit! Tapi semua ini adalah kesalahanmu, Chelsea! Andaikan kau tidak menyia-nyiakan kesempatan dan segera memotong tali yang mengikatku, kita berdua pasti tidak harus berlari seperti sekarang ini." ucapnya asal.
Gadis itu tak mampu berbicara mendengar lontaran tanpa sensor dari mulut Andrean, lagi-lagi iya menciptakan banyak kesulitan pada orang lain, buliran air bening itu kembali menetes seiring dengan bunyi hewan malam seolah mengatakan kalau dia cuma sumber malapetaka.
"Maafkan aku. Hiks. Kau memang benar, bila saja aku tidak bermain-main dengan menyiksa paman sialan itu, kau tidak akan repot seperti ini kak Aan. Aku memang sungguh tak berguna."
"Bu-bu-bukan begitu maksudku." ia gelagapan menanggapi perkataan Chelsea, penyakit minder akutnya kumat lagi.
"Sudah! Tak perlu merasa bersalah Ka Aan. Perkataanmu adalah kenyataan yang sebenarnya, walaupun begitu menyakitkan untuk kuterima. Seharusnya aku tidak masuk ke dalam kehidupan semua orang, aku patut untuk disingkirkan. Hiks. Maafkan aku!"
Chelsea, jangan,"
"Sit. Kak Aan, aku benar-benar tidak kuat lagi." fokusnya teralihkan karena suara lemah…
Mengapa Harus Dia?
Kenapa sesakit ini?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments