Seusai mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, dan juga memastikan nenek liyani tidak tertangkap oleh para manusia sampah itu, Andrean keluar dari dalam gubuk memperlihatkan tubuh gagahnya yang tampak begitu putus asa.
Rasa sedih, kecewa, menyesal, bercampur amarah kini telah menjadi satu. Dia menganggap kalau ialah lelaki paling bodoh dan paling lemah di seluruh jagat raya ini, sehingga melindungi seorang Gadis saja pun iya tidak mampu.
"Apa yang kalian inginkan sebenarnya? Saat ini di hadapan kalian sudah berdiri pewaris tunggal Pratama grup, yaitu: Andrean Pratama." ucapnya lemah duduk di atas tanah lembab dan meletakkan senjata miliknya di sebelah kiri tubuhnya.
Seketika kegiatan semua anak buah naldis beserta Aryo terhenti sehabis melihat pemuda tampan dan kaya raya ini begitu pasrah akan hidupnya, mereka menggeleng tak percaya menyaksikan target besar mereka bagaikan seekor anak kelinci yang ditinggal induknya dan berada di tengah kerumunan singa lapar.
"Tunggu apa lagi? Ayo! Kalian menginginkan nyawaku bukan? Maka ambil saja." ucapnya dengan mata yang mengembun.
"Hahahaha. Kenapa Johan si penguasa itu memiliki Putra dungu sepertimu? Hahaha."
Sontak suara dari belakang gubuk tersebut menggema hingga sampai ke pendengaran semua orang.
"Kurasa ayahmu tidak mendidikmu dengan baik ya, Nak? Ckck. Ayo, bergabunglah denganku mari kita menghancurkan ayahmu bersama-sama!" ucapnya menempelkan pistol di pelipis Andrean.
"Paman, aku tak tahu apa masalahmu dengan ayahku. Tapi mengapa kau melampiaskan dendammu dan menembak gadis lemah seperti dia? Jika saja kau menyakiti diriku, aku tidak masalah sedikitpun. Tap-"
"Cih. Jadi kau ingin mengatakan, akan lebih baik kalau kau yang terkena tembak? Dan kau sangat terpukul atas sesuatu yang menimpa Gadis buta yang tak berguna itu? Hahaha." timpal Aryo tertawa sambil meludah jijik.
"Sekarang kau hanya boleh memilih satu saja. Ikut bersamaku dan membunuh ayahmu, atau nyawamu melayang saat ini juga?" ujarnya menakutkan lalu men…
Mengapa Harus Dia?
Daging panggang.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments