Amy tengah mengoleskan cream malam ke wajahnya, saat di mendengar klakson mobil suaminya. Amy melirik sudah jam diatas meja riasnya tepat di angka 20;30. Amy, menghela napasnya panjang. Dia tak berniat mau menyambut kepulangan suaminya. Amy melanjutkan aktifitasnya di meja rias.
Heru, membuka pintu kamar dan melihat istrinya tengah melakukan perawatan wajah.
"Tumben cepat pulang, bang," sapa Amy tanpa mengalihkan matanya dari cermin.
"Lemburnya cuma sebentar," sahut Heru. Mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi.
"Oh," sahut Amy datar. Lalu naik ke tempat tidur.
"Dek, tolong siapkan makan malam abang, ya?" ucap Heru dari dalam kamar mandi.
"Abang, belum makan? Hari ini aku tidak masak, bang. Biasanya juga abang tidak makan di rumah," sahut Amy.
"Ya, udah. Gakpapa," ucap Heru lirih. Heru mengguyur tubuhnya dengan air yang lumayan dingin. Sedingin penolakan istrinya menyiapkan makan malamnya.
Bukan salah istrinya, karena itu dia tidak dapat marah saat mendengar jawaban Amy. Sikapnyalah yang memulai duluan, sehingga istrinya juga melakukan hal yang sama.
Selesai mandi, Heru melihat istrinya telah lelap dalam tidur. Heru menghela napas panjang. Lalu diambilnya kaos oblong dari dalam lemari. Memakainya, dan naik ke tempat tidur.
Entah sengaja atau tidak, posisi tidur Amy, telentang. Biasanya dia selalu memunggungi suaminya. Amy yang mengenakan daster, ujung dasternya tersingkap, sehingga pahanya yang putih mulus nampak.
Heru menelan salivanya, melihat istrinya. Seketika, gairahnya naik keubun-ubun melihat kemolekan tubuh istrinya. Perlahan, jemarinya meraba dan mengelus tubuh, Amy. Amy yang dalam keadaan terlelap, menggeliat secara refleks saat merasakan sentuhan itu
Napasnya mendesah. Takkala sentuhan tangan Heru makin liar. Amy, serasa dialam mimpi, hingga akhirnya dia merasakan tubuhnya terasa sesak. Saat dia membuka matanya, ternyata suaminya telah berada diatas tubuhnya.
"Bang," beliak Amy, tapi mulutnya langsung dibekap oleh ciuman panjang Heru. Membuat Amy seo…
Sebuah Harga Diri
Bab 7. Gairah yang padam.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
hanya menyiksa batin dan fisik saja... kasian Amy yang selalu berharap...
2025-05-14
0