Bab 31.

Tanpa terasa 6 bulan telah berlalu. Amy sepertinya betah tinggal dan bekerja di kota kecil dengan ikon buah salak ini.

Udaranya yang sejuk, bahkan cenderung dingin karena dikelilingi oleh pengunungan dan perbukitan.

Selain itu juga, masyarakat disini ramah dan daerahnya cukup aman juga.

"Bu Amy, bagaimana laporan kegiatan untuk penyambutan, tamu kita dari kota? Apa semuanya sudah beres, Bu?" ucap Pak Zack saat memonitor latihan tor-tor di aula.

"Tinggal beberapa kali latihan lagi, Pak. Semoga semuanya lancar."

"Oke, saya percaya Bu Amy, pasti bisa menyiapkan acara penyambutan itu secara maksimal."

"Terima kasih, Pak atas kesempatan yang diberikan pada saya."

"Sama-sama, Bu Amy. Kalau ada kendala, Bu Amy jangan segan-segan bicara langsung ke panitia."

"Baik, Pak." Amy menatap kepergian Pak Zack hingga menghilang di pintu aula. Lalu memberi instruksi kepada para penari untuk istirahat sejenak.

"Oke, teman- teman kita rehat sebentar, sambil diskusi untuk penampilan kita minggu depan."

"Yeah, dari tadi kek. Rasanya kaki ini mau patah." ucap Bonar rekan kerja Amy yang super recok. Begitu dia selesai ngomong, suasana jadi riuh rendah.

"Caper, nih ye" goda yang satu.

"Yuhu, dasar, alay," ejek yang lain pula.

Amy cuma senyum-senyum melihat Bonar yang habis-habisan dibully. Bonar memang cowok paling riuh, suka menggoda Amy dengan rayuan pulau kelapa, eh rayuan gombal maksudnya.

Tidak jarang, Bonar, teriak menyatakan kalau dia suka pada, Amy.

"Ini minuman spesial, buat kamu deh, biar kakinya beneran patah," seru Amy, disambut tawa riuh dari semuanya.

"Astoge, hatiku yang jadi patah dengerin ucapan kamu, Amy sayang."

"Huuu, Amy, sayang. Dasar gombal!" teriak yang lain memanasi.

"Iri, bilang bos. Gak usah ngegas!" ucap Bonar ngakak keras.

"Oke, kita bahas soal kegiatan minggu depan dulu, ya." ucap Amy mengalihkan topik pembahasan. Amy tidak ingin guraun rekan kerjanya makin meluber kemana-mana. Sekalipun itu cuma candaan semata. Terkadang, Amy, merasa jengah juga setiap kali a…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

mungkin Pram tidak mahu orang lain menduduki tempat Amy...

2025-05-14

0

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

sanggup menunggu hanya sekadar kata maaf...

2025-05-14

0

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

atau kah Bonar memang ada hati dengan mu Amy...

2025-05-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!