Bab 19. Kemarahan Amy

Napas Amy tersenggal, begitu dia masuk kekamarnya dan menghempas pintu. Kesabarannya kini sudah habis. Harga dirinya berontak oleh kepengecutan suaminya sendiri.

Apakah karena dirinya yang telah dinikahi sehingga suaminya berhak untuk berlaku seenaknya! Dengan alasan masa lalunya dia ingin menikah lagi.

Kalau memang tak rela harus hidup bersama dengan dirinya, karena masa lalu itu, kenapa memaksakan harus menikahinya? Sekalipun mereka telah bertunangan, bisa saja dibatalkan. Daripada menikahinya karena dasar kasihan.

Lalu mengabaikan dirinya dengan alasan belum bisa menerima keadaan dirinya. Sebuah sikap pengecut! Ternyata 7 tahun waktu yang berlalu tidak menjamin kalau suaminya benar-benar mencintainya. Tujuh tahun mengenalnya ternyata tidak cukup waktu untuk menyelami sifatnya.

Tidak percaya kalau Heru lelaki yang dia cintai itu, ternyata mencintainya sebatas fisik.

Amy, merogoh kantong dasternya saat merasakan getaran dari ponselnya. Terlihat nama Arya di aplikasi berlambang telepon hijau.

"Halo, kak," ucap Amy berusaha bicara dengan nada sewajar mungkin.

"Kamu kenapa, Amy?" seruan tanya di seberang melumpuhkan usaha Amy.

"Kak, aku mau bertemu kakak, boleh?" akhirnya Amy tak mampu lagi menahan isaknya. Arya, kaget mendengar isak Amy. Dia menelepon karena mau bertanya soal Heru. Kenapa tidak bisa dihubungi. Karena ada hal penting yang hendak ia tanyakan pada, Heru.

"Boleh, ada apa? Apakah Heru melukaimu?" isakan Amy makin kuat. "Oke, kita bertemu di taman dekat rumahmu, ya. Kebetulan kakak lagi satu blok dari tempatmu." Amy mengiyakan dan memutus percakapan.

Amy membuka pintu kamarnya, suaminya Heru, telah pergi sesaat setelah dia membanting pintu. Setelah mengambil jaket hoodie dan buru-buru mengenakannya. Memoles wajahnya dengan bedak seadanya. Juga lipstik di bibirnya yang pucat.

Saat Amy tiba di taman, Arya sudah duduk di sebuah bangku taman. Arya melambaikan tangannya, saat melihat Amy mencarinya dengan pandangan matanya. Begitu melihat lambaian tangan A…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

selepas ini Heru...kalian berdua adalah orang asing... jangan sampai kau menyesal,lelaki pengecut 😏

2025-05-14

0

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

kenapa sakit... padan muka kau... itulah akibatnya bila kau menyakiti Amy...

2025-05-14

0

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

keputusan yang bijak Amy.... lebih baik bercerai daripada terseksa...

2025-05-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!