Heru, setengah berlari di loby menuju ruangan pimpinan perusahaan tempatnya bekerja. Dia sudah terlambat lima menit. Gara-gara dia lupa dimana, menaruh berkas laporannya. Ternyata Khaty yang simpan. Sialnya , Khaty malah tidak masuk kantor karena sakit.
"Toktoktok...." Heru mengetuk pintu dan menunggu perintah menyuruhnya masuk. Setelah ada sahutan, Heru masuk dengan wajah menunduk karena telah datang terlambat.
Pak Firman, sang pimpinan menatap tajam ke arah, Heru.
"Bawa sini laporannya Pak Heru!" Heru menyerahkan map yang dibawanya . Pak Firman memeriksa laporan itu.
"Baiklah, laporannya saya acc, tolong pak Heru keluarkan dana seperti yang tertera dalam laporan ini."
"Baik, pak. Akan saya laksanakan," ucap Heru.
"Sebentar lagi, utusan mereka akan datang ke sini, pak Heru. Ada baiknya pak Heru segera siapkan dana itu."
"Baiklah, pak. Saya permisi dulu." Heru, kembali ke ruangannya dan mengaudit dana yang akan dicairkan. Serta membuat laporan keuangan lagi sebagai pertanggung jawaban.
Akhirnya tamu yang ditunggu datang juga. Heru, menyambut kedatangan mereka di ruangannya. Serah terima dana untuk kerja sama, berlangsung lancar.
"Terimakasih pak, atas kepercayaannya bekerja sama dengan perusahaan kami," ucap Alya menjabat tangan Heru.
"Sama-sama bu. Semoga kerja sama ini saling memberi keuntungan kepada kedua belah pihak," sambut Heru.
"Amin," sahut Alya.Alya sangat terkesan dengan penampilan Heru. Menurutnya , Heru adalah sosok pria menarik yang layak diperhitungkan.
"Maaf, pak. Boleh saling tukar nomor. Biar bisa saling tukar info ?" ucap Alya. Heru berpikir sejenak, lalu setuju saja dan menyebut nomor ponselnya.
Dalam benaknya, Heru menilai Alya adalah wanita yang begitu percaya diri. Selain cantik, tentunya dia adalah wanita cerdas.
Malam harinya, Alya menelepon Heru.
Setelah berbasa-basi soal urusan kantor, Alya dengan mudahnya menggiring pembicaraan ke ranah pribadi.
Heru mengakui, Alya cukup agresif sebagai wanita, yang dengan percaya dirinya lebih dulu memb…
Sebuah Harga Diri
Bab 16. Alya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
ternyata kau lelaki pengecut... semoga perbuatan mu cepat terbongkar...
2025-05-14
0
Yunerty Blessa
cewek yang di naksir oleh Arya adalah diri mu Amy...
2025-05-14
0