"Duh, gawat nih!" ngedumel hati Amy saat melihat kemacetan didepannya. Andai tadi menuruti kata suaminya untuk diantar ketempat kerja, Amy tidak akan sepanik ini. Namun, Amy tadi menolak karena masih merasa kepagian. Dengan santainya dia melajukan motornya di sepanjang jalan Sudirman.
Fatalnya, Amy lupa ini hari Senin. Bukan senandung baru jika banyak yang terjebak macet di sini. Amy, berusaha mengikuti motor didepannya untuk mencari celah biar bisa lolos dari macet.
Huf!, berhasil! Detik berikutnya terdengar suara.
"Braakkk!"
Amy panik saat ban bagian depan motornya mencium bamper mobil Avanza disisi kanannya. Untunglah Amy tidak terjatuh, tapi sang supir mobil itu memaki, Amy.
"Maaf pak, gak sengaja," ucap Amy terbata. Tapi sang supir tak terima, lantas keluar memeriksa mobilnya. ternyata cuma lecet sedikit saja.
"Makanya hati-hati jangan asal serobot saja."
"Ada apa di depan, Rif?" tegur Pram, yang sedang menerima telepon dari mamanya.
"Tau, bos. Mungkin ada yang kecelakaan kali," sahut Arif asal.
"Tuh, sana periksa dulu." Arif keluar dan melihat insiden kecil itu. Saat itu Amy sudah mulai jalan, dan berhasil keluar kemacetan dengan menempuh jalur lain.
"Tidak apa-apa, bos. Sepertinya sebuah motor menyerempet avanza putih itu," jelas Arif pada Pram.
"Ya, udah ayo segera pergi." Arif melajukan mobilnya kembali, karena macet sudah terurai dengan hadirnya petugas lalu lintas.
Begitu sampai di perusahaan miliknya, sebuah sepeda motor menghalangi jalan menuju area parkir.
"Duh, siapa yang markir motor, sembarangan gini," guman Arif.
"Udah, turun aja dulu, geser tuh motor," ucap Pram.
"Eh, bos. Sepertinya ini motor yang buat masalah dijalan tadi?"
"Emang kenal?"
"Gak juga, tapi tadi aku liat motornya sama persis."
"Kan, banyak yang mirip. Udah, sana geser motornya. Aku turun di sini saja," ucap Pram lalu bergegas turun. Arif menggeser motor itu, supaya bisa masuk area parkir. Selanjutnya mengambil tas kerja Pram dan membawanya ke ruangan, Pram.
"Selamat pagi, pak?" s…
Sebuah Harga Diri
Bab. 8. Hari pertama masuk kerja.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
semangat Amy dalam bekerja...
2025-05-14
0