"Hai, Pram, suprise banget bisa ketemu kamu disini." teriak Alya yang sudah berdiri tepat dihadapan, Pram. Jarak mereka hanya setengah meter. Pram memutus jarak itu, dengan mundur satu langkah.
Dalam hati Pram menggerutu, bisa-bisanya dia ketemu Alya di kantor ini. Apakah Alya bekerjaa disini?
"Kamu kerja disini, ya," ucap Pram datar.
"Iya, kamu ada urusan apa disini?"
"Kebetulan mau ketemu, teman," ucap Pram tidak merinci tujuan kedatangannya.
"Perlu diantar?"
"Tidak usah repot, aku bisa menemukannya sendiri," ucap Pram.
"Kamu kok gitu sih, Pram. Selalu menghindari aku."
" Bukan apa-apa, saya sangat sibuk jadi lupa semuanya," sahut Pram gerah karena sikap Alya selalu bersikap akrab.
"Karena itukah, kamu meninggalkan aku saat reuni kemarin? Kamu tega sekali, Pram. Aku sangat kecewa sama kamu. Bahkan kamu tidak meneleponku, setelahnya." ucap Alya masih dengan sikap manjanya.
Diingatkan soal reuni kemarin, seketika otot di wajah, Pram, menegang. Kejadian sore itu seperti slide film yang diputar diingatannya.
"Kamu tidak tau sama sekali kenapa aku pergi?" Tatap Pram menusuk ke manik mata Alya.
"Aku meneleponmu berkali-kali tapi tidak aktif. Bahkan sampai sekarang kamu nomormubtidak bisa aku hubungi."
"Aku telah menggantinya?" sahut Pram dingin.
"Benarkah, kenapa kamu tidak kasih tau aku kalau kamu ganti nomor."
"Maaf, aku harus bertemu temanku itu. Dia pasti sudah menungguku," ucap Pram seraya melirik jam dilengannya. Bahkan Pram tidak menanggapi ucapan, Alya. Dengan langkah panjang dia bergegas meninggalkan Alya.
Tadinya, dia bermaksud menyinggung kejadian tempo hari, soal minumannya yang telah dicampur Alya dengan obat perangsang. Namun waktunya tidak tepat, sehingga Pram meredam emosinya atas ulah Alya.
Sementara Alya yang ditinggalkan, Pram, begitu saja membuat hatinya dongkol dengan perlakuan Pram.
"Dasar, angkuh! Aku ingin lihat sejauh mana kamu bisa bertahan menghindariku terus," guman Alya tersenyum licik.
"Hai, Vino. Apa khabar!" ucap Pram mengagetkan teman l…
Sebuah Harga Diri
Bab 25.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
kalau Amy dengar, entah seperti apa reaksi nya...
2025-05-14
0