Hari ini, suasana di rumah Amy, nampak ramai. Para kerabat Amy, berkumpul di kediamanan Amy karena hari ini adalah acara lamaran. Beberapa saat lagi, Pram dan kedua orang tuanya serta kerabat dekatnya juga akan datang untuk melamar, Amy.
"Duh, cantiknya," Mira sepupu Amy, memuji kecantikan Amy yang dibalut kebaya warna hijau olive dipadukan wiron batik warna coklat. Begitu serasi membalut tubuh, Amy.
"Ah, kamu Mir, ada-ada saja."
"Aku penasaran, seperti apa wajah calon kamu. Aku bisa bayangkan dia itu pasti, gagah dan tampan."
"Biasa aja kok, udah, jangan godain kita lagi, ah." ucap Amy jengah.
"Hem, oke deh. Eh, sepertinya tamu kita sudah datang. Bentar ya, Amy, aku intip dulu." bergegas Mira keluar kamar, lallu dalam sekejap sudah balik lagi.
"Mereka sudah datang, Amy. Aku disuruh membawamu keluar."Amy berdiri dan berjalan perlahan di dampingi, Mira.
Semua mata memandang ke arah, Amy, saat mereka tiba di ruang tamu. Pram, memandang Amy, hampir tidak berkedip. Begitu juga dengan kedua orang tuanya, yang tersenyum bahagia melihat calon menantunya.
Amy duduk di kursi, setelah lebih dulu memberi salam kepada pihak keluarga, Pram.
Tanpa membuang waktu lagi, acara lamaran segera di gelar.
"Selamat sore untuk semuanya. Pertama sekali, marilah kita mengucap syukur kepada, Tuhan, kita bisa menggelar acara lamaran ini. Semoga acara berjalan lancar, dan tahap demi tahap rencana kita bisa terwujud dengan baik." Pak Dicky mengutarakan maksud kedatangan mereka.
Lalu dilanjut oleh tetua dari kedua belah pihak. Membicarakan kapan pernikahan akan dilakukan dan pernak pernik pernikahan.
Setelah beberapa jam, acara lamaran pun selesai dilaksanakan yang diisi dengan acara tukar cincin, pada puncak acaranya. Lalu diakhiri dengan makan bersama.
"Kamu cantik sekali, tadi aku pangling saat melihatmu." bisik Pram, sambil menyuapkan puding ke mulutnya.
"Udah, malu didengar orang," bisik Amy dengan wajah bersemu merah.
"Emang kenapa kalau ada yang dengar. Ada yang marah, ya? Aku tidak sa…
Sebuah Harga Diri
Bab 48
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
malam yang di tunggu² untuk sepasang pengantin baru... olahraga malam untuk mencetak gol 🤭
2025-05-15
0
Yunerty Blessa
sabar Pram...tiga bulan sekejap saja...
2025-05-15
0