“Tuan, mendengar informasi Nona Lucy kembali ke Shanghai, mungkin saja dia akan menjadi calon istri Anda. Ini adalah keputusan Tuan Besar,” ujar Nico pelan, menyampaikan kabar itu tanpa berani menatap mata Wallace terlalu lama.
“Lucy?” alis Wallace terangkat sedikit. “Dari keluarga mana lagi?”
Nico tersenyum tipis, mengingat masa lalu mereka. “Apakah Anda masih ingat, saat kita di kampus, Lucy adalah wanita tercantik di sana? Banyak yang tahu kalau dia mencintai Anda dan selalu mendekati Anda. Waktu itu semua orang mengira Anda mengejarnya, sehingga banyak wanita lain yang patah hati.”
Wallace hanya menatap kosong tanpa menanggapi.
***
Jam dinding menunjukkan pukul sebelas malam. Di luar, petir menyambar kuat berkali-kali, disertai hujan deras dan suara angin yang menakutkan. Cahaya kilat sesekali menembus tirai kamar Wallace, menyoroti sosok pria itu yang mengenakan jubah tidur abu gelap. Ia duduk di meja kerjanya, menatap fokus layar laptop sambil mengetik cepat, seolah badai di luar sama sekali tidak mempengaruhinya.
Namun di kamar sebelah, keadaan berbeda.
Celine terbangun dengan napas terengah. Suara petir yang memekakkan telinga membuat tubuhnya langsung gemetar hebat. Dadanya sesak, matanya menatap ke sekitar kamar dengan panik. Tanpa berpikir panjang, gadis itu turun dari ranjangnya dengan kaki lemas. Ia berjalan tergesa sambil menahan tangis, lalu meraih pintu, menguncinya dari dalam dengan tangan bergetar hebat.
Dengan langkah terhuyung, Celine berjongkok di samping lemari. Ia menutup kedua telinganya dengan telapak tangan, berusaha menahan suara badai yang terdengar menakutkan.
“Aaahh!” jeritnya melengking ketakutan. Bayangan kelam muncul di kepalanya—bayangan dua pria bejat yang pernah menodainya, menahannya, menyiksanya, memperkosanya tanpa ampun.
“Aaahh…!” jeritannya semakin keras, menembus suara hujan dan petir di luar. Air matanya jatuh tanpa henti, membasahi pipinya yang pucat pasi. Tubuhnya gemetar hebat, bahunya berguncang seiring isak tangis yang…
Perjalanan Hidup Molly
Promo novel
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments