Meliza menangis dan lesu saat mengingat kembali anak yang dia buang.
"Jangan menangis di saat aku bertanya padamu! Katakan sejujurnya, berapa banyak rahasia yang kalian sembunyikan selama ini?" tanya Eline dengan nada kesal.
"James, katakan semuanya!" ketus Eline.
"Apa yang Mama dengar semuanya adalah kenyataan, Aku dan Meliza telah memiliki seorang anak perempuan," ungkap James.
"James...,"teriak Meliza yang ingin menghentikan suaminya.
"Lalu...di mana anak itu?" tanya Eline yang hampir tidak percaya.
"Sudah kami buang di tempat sampah," jawab James.
Eline yang mendengar jawaban menantunya ia langsung lemas dan memundurkan langkahnya. Hatinya tidak bisa menerima perbuatan pasangan itu sama sekali.
"Ka-kalian begitu kejam pada seorang bayi yang baru lahir...terbuat dari apa hati kalian itu," ucap Eline yang mengeluarkan air mata.
"Ma, tolong jangan beritahu papa tentang masalah ini, Aku tidak mau melihat papa menderita." Meliza langsung berlutut pada ibunya dan menangis histeris.
"Kenapa kamu melakukan ini? Apa lagi yang kalian sembunyikan dari kami? Sejak kamu menjadi mahasiswi universitas tinggi kamu lebih sering tinggal di luar. Sehingga kamu hamil aku dan papamu juga tidak tahu. pantas saja saat itu kamu sering tidak pulang dengan alasan sibuk. Ternyata semua itu hanya rekayasa ceritamu saja," ucap Eline.
"Aku bodoh karena membohongi kalian, Aku sangat menyesal hingga sekarang. Aku tidak tahu dia bagaimana dan ada di mana. Apakah dia masih hidup atau tidak," tangisan Meliza.
"Kamu sangat mengecewakan aku, Meliza. Dirimu memiliki hati yang kejam. Kalian berdua tidak berperasaan sama sekali. Apakah selama ini kalian tidak merasa bersalah sama sekali?" bentak Eline.
"Ma...,"ucap tangis Meliza yang menyesal dan terduduk di lantai. Wanita itu tidak berhenti menepuk dadanya karena hatinya yang sakit.
"James, dirimu sebagai seorang pria, Kenapa harus mengunakan cara ini agar bisa menikah? Apakah hatimu juga terbuat dari batu?" Eline menghampiri menantunya yang sama sek…
Perjalanan Hidup Molly
Bab 37
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments
Lydia
Lanjut Author... terima kasih 😁
2023-11-03
0