Nicholas mengeluarkan handphonenya dan menekan nomor tujuan.
Ia mendekatkan handphonenya di telinga dan menunggu seseorang yang menjawab panggilannya.
"Hallo, Bos," sahut seorang pria yang di seberang sana.
"Rico, utuskan anggota mencari Molly sampai dapat, Aku yakin dia masih di dalam kota!" perintah Nicholas.
"Baik, Bos."
Di sisi lain Molly yang baru lepas kerja ia berjalan sambil meniup kedua telapak tangannya yang sudah retak dan kering. Walau ia sudah mengenakan sarung tangan akan tetapi lukanya masih tidak sembuh.
"Sakit sekali, Badanku sudah kotor. Aku harus mandi di mana? Hah....ke laut saja. Malam-malam begini pasti sudah sepi," gumam Molly.
Tidak lama kemudian sebuah mobil berwarna putih berhenti di depan gadis itu.
Seorang wanita yang duduk di dalam mobil menurunkan kaca jendelanya.
"Molly, kenapa malam-malam begini kamu ada di sini?" tanya wanita itu yang adalah Meliza.
"Bibi," sapa Molly.
"Kamu ke mana? Kenapa ada di sini?"
"Aku...baru pulang kerja."
"Apa yang kamu kerjakan? Lihatlah badanmu begitu banyak pasir dan debu," tanya Meliza.
"Aku bekerja di tempat pembangunan."
"Di mana tuan yang bersama kamu kemarin?"
"Aku sudah keluar dari rumahnya," jawab Molly.
"Apakah kamu tidak ada tempat tinggal?"
"Tidak," jawab Molly dengan menunduk.
"Masuklah ke mobil, Malam ini kamu inap saja di rumah bibi!"
"Rumah Bibi?"
"Iya, Bibi hanya sendiri, Pamanmu itu jarang pulang. Jadi, anggap saja kamu menemaniku," jawab Meliza.
"Baiklah, Terima kasih, Bi," ucap Molly.
Molly kemudian memasuki mobil wanita itu dan ikut dia pulang ke kediamannya.
Beberapa saat kemudian mereka tiba di depan rumah James.
"Molly, Kamu pergi mandi, Lihatlah tubuhmu sudah berserakan. Bibi akan siapkan makan malam!"
"Terima kasih, Bi," jawab Molly.
Beberapa saat kemudian.
Makan malam bersama.
"Molly, makan yang banyak, kamu pasti kelelahan dan sudah lapar."
"Bibi, Terima kasih!" ucap Molly.
"Jangan sungkan! Tapi, kenapa kamu bekerja di pembangunan itu? Itu adalah pekerjaan laki-laki."
"Aku hanya…
Perjalanan Hidup Molly
Bab 57
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments
Lydia
Lanjut Author... terima kasih 😁
2023-12-01
0