Rahasia keluarga Zhou mulai terbongkar…
Dan pria yang dulu menolak cinta Jessica… kini menjadi satu-satunya harapan yang bisa menyelamatkannya.
***
Hari persidangan.
Seorang gadis berdiri di kursi terdakwa dengan pakaian tahanan berwarna kusam. Kedua tangannya terborgol di depan tubuhnya. Wajahnya pucat, matanya sembab akibat tangis yang tak berhenti sejak semalam.
Ruang sidang dipenuhi orang-orang yang datang bukan untuk bersimpati, melainkan untuk menyaksikan akhir dari kisahnya.
Di kursi tengah, hakim memimpin persidangan dengan wajah datar. Berkas perkara di tangannya dibuka perlahan. Suara kertas yang dibalik terdengar begitu jelas di tengah keheningan yang menyesakkan.
“Berdasarkan bukti, saksi, dan fakta persidangan, pengadilan memutuskan terdakwa, Jessica Zhou, bersalah atas pembunuhan berencana terhadap kedua orang tuanya sendiri.”
Suara hakim itu terdengar tegas, tanpa keraguan sedikit pun.
Jessica langsung terduduk lemas. Lututnya tak lagi mampu menahan tubuhnya. Dunia di sekelilingnya terasa berputar, sementara napasnya memburu tak terkendali.
Beberapa orang di ruang sidang bertepuk tangan pelan, merasa keadilan telah ditegakkan. Tatapan mereka penuh kepuasan.
Di bangku pengunjung, keluarga Jessica yang hadir tampak sedih.
“Yang Mulia, saya tidak setuju… saya ingin mengajukan banding,” suara Jessica bergetar, nyaris tak terdengar. “Saya tidak membunuh mereka. Saya dijebak…”
Hakim tidak langsung menjawab. Tatapannya tetap tertuju pada berkas di tangannya.
Tiba-tiba, seorang pria berdiri dari kursi pengunjung. Wajahnya menunjukkan kekecewaan.
“Jessica, Papa dan Mama begitu mencintaimu dan memanjakanmu. Kau tega sekali membunuh mereka. Hukuman ini pantas kau terima,” ucapnya lantang, membuat semua mata menoleh padanya.
Jessica menoleh cepat. Matanya membesar.
“Kakak… percayalah padaku. Aku tidak membunuh mereka,” ucapnya lirih, penuh harap, meski suaranya nyaris patah.
“Saat kejadian hanya kau, Papa, dan Mama yang berada di rumah. Siapa lagi kalau bukan kau…
Perjalanan Hidup Molly
Promo novel
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments