Cuplikan bab
Colly segera meraih ponselnya dan menekan satu nomor yang sangat ia hafal.
“Halo, Kak,” ucapnya pelan. “Ada yang mengikutiku.”
Di seberang sana, suara Shen Xiao Han langsung berubah dingin.
“Kirim lokasimu. Sekarang.”
Colly segera membagikan titik lokasinya.
“Aku di jalan utama. Mereka belum bertindak,” tambahnya.
“Jangan panik,” jawab Xiao Han tegas. “Tetap di tempat ramai. Jangan ambil jalan sepi.”
Panggilan terputus.
Di sisi lain kota, Janetta mengemudi mobilnya sendiri menuju rumah. Jalanan sore itu tidak terlalu padat—cukup lengang untuk membuat instingnya bekerja.
Tatapan Janetta menajam saat melihat bayangan mobil yang sama muncul di spion belakang…
berbelok bersamanya.
Satu kali bisa kebetulan.
Dua kali masih mungkin.
Tiga kali—bukan lagi kebetulan.
“Ada tamu yang tidak diundang,” gumam Janetta dengan senyum tipis.
Tangannya bergerak cepat. Ia menekan tombol di setir, mengubah mode kendaraan. Mesin meraung lebih dalam.
Janetta menginjak pedal gas.
Mobilnya melesat maju, memotong kendaraan lain dengan presisi tajam. Di belakang, dua mobil segera bereaksi dan ikut mempercepat laju.
Kejar-kejaran pun dimulai.
Janetta membelokkan setir ke arah jalan lain—jalan yang lebih sempit dan sepi. Lampu jalan jarang, bangunan mulai berjarak.
“Kalau mau bermain,” gumamnya tenang, “Aku temani.”
Mobilnya melaju semakin cepat, menikung tajam tanpa ragu.
Spion memperlihatkan bayangan mobil hitam yang masih bertahan di belakang.
Di dua lokasi berbeda, ibu dan anak—
keduanya sedang diburu.
Sementara itu, di lantai atas sebuah gedung tinggi yang menjulang di pusat kota, Jacky Yin berdiri menghadap jendela kaca besar. Cahaya kota memantul di wajahnya yang tenang—terlalu tenang untuk seseorang yang baru saja menjatuhkan hukuman mati.
Ia menempelkan ponsel ke telinganya.
“Bunuh wanita itu,” ucap Jacky datar. “Pastikan dia tidak bernapas.”
“Baik, Bos,” jawab suara di seberang tanpa ragu. “Kami sedang mengejarnya. Dia hanya sendirian.”
Jacky menyunggingkan senyum tipis.
“…
Perjalanan Hidup Molly
Promo novel
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments