Anggota Ric langsung mendatangi rumah sakit untuk menyelidiki kejadian yang menimpa teman bosnya itu.
"Tolong periksa pasien 116, apakah dia sudah keluar atau belum?"
"Pasien 116 belum mendaftar keluar," jawab suster.
"Kalian tidak tahu perbuatan siapa? Kalian tidak melihat siapa pelakunya?"
"Kami tidak tahu tentang hal ini," jawab suster.
"Tidak tahu? Apakah kalian sedang bercanda? Pasien itu terjadi sesuatu di rumah sakit kalian. dan kalian diam saja tidak mengambil tindakan untuk melindunginya," ketus pria itu dengan kesal
"Tunjukan rekamannya, sekarang juga!" kecamnya sambil mengeluarkan pistol. Beberapa orang yang berada di resepsionis sangat ketakutan.
"Jangan membuang waktuku," bentak pria itu.
"Iya," jawab suster yang di sana sambil menunjukan rekaman tersebut.
Di sisi lain Eline sedang mengantar suaminya ke rumah sakit. Pria itu tidak sadarkan diri dan berbaring di atas ranjang yang didorong dengan cepat oleh dokter dan para suster.
"Eric, kamu harus bertahan!" tangisan Eline yang mencemaskan suaminya itu.
"Nyonya, silakan tunggu di luar," ujar Suster yang menghentikan langkah wanita itu. Eric didorong masuk ke dalam ruangan tersebut.
Eline yang cemas hanya bisa berdoa untuk suami tercintanya.
"Eric, kamu harus bisa bertahan!" gumam Eline.
Sementara Molly yang duduk di kursi roda dan didorong oleh Tommy ingin menuju kamarnya.
"Aku sudah bisa jalan, Untuk apa Kakak menyuruhku mengunakan kursi roda?"
"Kaki Nona belum pulih total, Jadi, jangan banyak bergerak dulu," jawab Tommy.
Molly kemudian melihat seorang wanita berambut putih sedang berdiri di sana dan menangis. Wajahnya lesu dan kelihatan sangat sedih.
"Ada apa dengan nenek itu?" tanya Molly.
"Mungkin sedang mencemaskan anggota keluarganya yang berada di dalam ruangan itu," jawab Tommy
"Kakak, aku ingin menghampiri nenek itu!" pinta Molly.
"Baik, Nona," jawab Tommy yang mendorong kursi roda itu.
"Nenek!" sapa Molly yang menghampiri wanita itu yang adalah Eline.
Eline menatap gadis itu selama beberapa sa…
Perjalanan Hidup Molly
Bab 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments
Lydia
Lanjut Author... terima kasih 😀
2023-11-12
0