"Anak durhaka, Kau jangan pernah lupa, di dalam tubuhmu itu mengalir darahku," kata James.
"Tentu saja aku tidak lupa, dan kamu juga jangan lupa, Bagaimana di saat itu kamu membuangku di tepi tong sampah yang dalam suasana hujan deras. Apakah kamu masih tidak tahu malu ingin aku mengingatmu," bentak Molly dengan penuh emosi.
"Nona, Jangan emosi, Jaga kesehatanmu! Mari kita pergi saja!" ajak Jullia yang merangkul pundak Molly dan ingin melangkah pergi.
James yang masih tidak puas menghalangi langkah mereka.
"Sepertinya hidupmu cukup beruntung karena banyak yang melindungimu, tidak seperti yang kamu katakan hidupmu begitu susah dan tersiksa," ejek James.
"Apakah aku harus berterima kasih padamu karena sudah membuat aku menderita? Apa lagi yang kamu inginkan?" tanya Molly sambil menahan emosi.
"Tuan, tolong menyingkir, Jangan menganggu nona lagi!" kata Jullia dengan nada tegas.
"Nona? Hebat sekali, ternyata ada yang melayanimu. Memanggilmu nona, apakah kamu sudah menjadi anak orang kaya atau istri orang kaya?" tanya James dengan mengejek.
"Nona akan menikah dengan tuan muda kami, Jadi, tolong jaga sikapmu, Tuan!" jawab Jullia.
"Orang kaya dari mana suamimu?" tanya James.
"Tuan, kalau tidak ingin terjadi sesuatu lebih baik Anda menjauh, Tuan muda kami bukan sembarangan orang. Dia tidak akan senang ketika calon istrinya diganggu oleh orang yang tidak penting," ucap Jullia.
"Aku penasaran siapa dia, kenapa aku harus takut padanya," ketus James.
"Bibi, Mari kita pulang, tidak usah kita peduli padanya!" kata Molly yang mengandeng tangan Jullia.
James menarik tangan Molly dengan kasar sehingga ia kesakitan.
"Lepaskan tanganmu!" teriak Molly.
"Tuan, jangan keterlaluan, Singkirkan tanganmu!" ujar Jullia yang ingin melepaskan tangan pria itu dan tidak berhasil.
"Aku sedang mendidik anakku, Kamu hanya orang luar dan tidak berhak ikut campur. Siapa suaminya suruh dia datang ke hadapanku!" ketus James yang mendorong Jullia hingga terkapar.
"Bibi," seru Molly yang ingin memapah Ju…
Perjalanan Hidup Molly
Bab 74
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments
Wine Widianti
mentang2 disini perannya molly,moli lagi moli lagi yg sakit sndr...
gk ad gitu yg bucin sm dia gk kayak gini juga kali penderitaannya
2023-12-18
0
hl
kapan bahagianya si molly.
2023-12-17
0
Lydia
jiaahh molly keguguran... tumben gak ada bodyguard yg jaga molly n bu julia ud berusaha tp gagal juga
2023-12-17
0