"Do, ini motormu!" teriak Andi dari jalan ketika melihat Aldo nongkrong di depan warung.
"Bawa kemari!" sahutnya, karena dia malas ke sana di tambah hari masih hujan.
Nadia melihat keluar warung karena mendengar suara yang familiar. "Lho itukan mas andi? Dan.. Bukankah itu motor yang tadi lewat dan malah membuat kotor bajuku, kenapa bisa begitu?" gumamnya. Dia pun keluar dari warung itu, ketika melihatku dia sedikit terkejut.
"Nadia, kamu ada di sini?" tanya Andi.
Tapi Nadia tidak menjawab pertanyaannya, malah langsung bertanya balik.
"Mas, mas kan yang naik motor tadi itu?"
"Eh.. Emang dari tadi mas naik motor, kenapa emangnya?" Dia sok polos.
"Lihat nih.. Baju seragam gua kotor.."
"Iya kah? Maaf ya, enggak sengaja." Dia mengalihkan wajahnya merasa bersalah.
"Iya, tapi mas kok tega sih..?" Dia memanyunkan bibirnya.
"Soalnya.. Hmm, Gua tadi terburu - buru, jadi enggak lihat kamu di jalan." ucapnya dengan gugup, aku mulai penasaran, apa yang di sembunyikan mas Andi ini.
"Bohong! Pasti kalian merancang sesuatu ya?" Nadia menatap mata mereka bergantian.
"Begini, sebenarnya gua yang merencanakan. Gua pengen dekat sama elo." Aldo buka suara. Sedikit ada rasa malu di wajahnya, biar bagaimanapun dia sudah ketahuan melakukan trik hanya untuk dekat dengan Nadia.
"Lantas, kenapa harus pake air comberan sih?! Kamu membuat aku jengkel!."
"Aduh, kamu jangan marah dong Nad, gua juga kan kena."
"Iya, tapi..."
"Udah deh Nad.. Dia hanya pengen nembak lo dengan ide begini."
"Tapi tidak begini juga kale, saya bisa sakit tahu.."
"Maaf Nad.. Gua tidak bermaksud buat lo sakit, gua hanya ingin kita jadian."
"Enak saja, gua sudah flu ini tahu.."
Nadia pun berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.
****
Di depan ruang perpustakaan, Andi dan Aldo sedang berbincang berdua.
"Hei Do, gua mau nayak elo nih, elo beneran serius sama Nadia?" Andi bertanya serius di sela - sela perbincangan mereka.
"Tentu saja gua serius, kenapa lo nanyak gitu?"
"Tentu saja, karena Nadia adik gua."
"Jadi Nadia tuh ad…
Kumpulan Cerpen Remaja
Bab. 26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments