Jam istirahat berbunyi, anak - anak pada riuh keluar dari kelas menuju kantin atau tempat lainnya.
Begitu juga dengan Lia dan 2 temannya yang lain mereka berjalan menuju kantin, karena mengisi perut paling utama ketimbang yang lain.
Tapi tiba - tiba seorang siswa menghampiri mereka.
"Apakah anda yang tadi pagi?" tunjuknya kepada Lia, dia sedikit bingung, tadi pagi? Apakah tabrakan itu? Tapi membuat dia aneh kenapa Ririn dan Tuti senyum - senyum?
"Kalau yang tabrakan itu, iya, itu saya, ada apa ya?"
"Enggak, saya cuma mau berkenalan saja" ucap pria itu.
"Oh, boleh" jawab Lia, dan sambil mengulurkan tangannya.
"Jeky Terado"
"Lia Anggraini, dan perkenalkan ini teman - teman saya."
"Sudah Lia, kami sudah kenal sama Jeky kok, dia teman kita juga walau tidak akrab." ucap Ririn.
"Hei, jek, kami hendak kekantin, ikut enggak?" ajak tuti.
"hmm, lain kali ya, saya mau kekantor kepala sekolah dulu, pak sucipto tadi manggil."
"Oh, ya sudah, kami pergi dulu.
Sesampai di kantin teman - temannya mulai mencandai Lia.
"hei, Lia gimana kamu lihat Jeky?" tuti buka suara.
"Hmm? Maksudnya?"
"Kamu enggak naksir sama dia?"
"Hmm, biasa aja, belum tertarik sepertinya" ucapanya acuh, baru juga bertemu, batinnya.
Ada kekecewaan di wajah teman - temannya ketika berkata begitu.
Ketika pulang sekolah, Jeky menemui Lia dan kawan - kawan di gerbang sekolah.
"Lia, saya antar pulang yuk" ajak jeky.
"Sorry jek, saya pulang bareng Ririn dan Tuti, tuh bus nya sudah nunggu, lain kali aja ya" jawab Lia dan langsung berlari ke arah teman- temanya yang sudah berdiri di samping bus yang biasa mereka naiki.
Jeky hanya bisa memandang dengan kecewa.
***
Pada suatu hari, entah mengapa Rini tiba - tiba marah dan menghampiri Lia yang sedang membaca bukunya di dalam kelas. Sementara kedua temannya lagi keluar kelas, entah melakukan apa.
"Hei Lia..! Kau tuh ya.. Anak baru sudah bertingkah, kau mau cari masalah denganku?" teriak Rini yang mengebrak meja di depan Lia, dia bingung, nih anak kenapa?
"Kamu ini kenapa? Ak…
Kumpulan Cerpen Remaja
Bab. 22
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments